Pengerjaan Pagar Sekolah SMP Negeri 1 Merlung Dikerjakan Asal Jadi

Avatar

- Redaksi

Rabu, 26 Juni 2024 - 17:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJABBAR – Pembangunan Pagar SMP Negeri 1 Merlung yang terletak dikelurahan Merlung, Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi yang menggerus Anggaran APBD Tahun 2024 dikerjakan oleh PT.Putra Pahlawan dengan Konsultan Pengawas CV Setindo Karya Konsultan. Tampaknya tak sesuai rencana,sehingga dikhawatirkan Mutu,Kualitas serta Kuantitas terabaikan.

Terpantau dilokasi pekerjaan tampak Slop atau Cakar Ayam hanya beberapa Centimeter menghujam ke dasar tanah. Padahal kultur tanah dilokasi ini merupakan tanah rawa yang rentan roboh apabila Pondasi tak kuat. Pada Rabu (26/6/2024)

Bukan hanya itu saja akan tetapi ada beberapa tiang penyangga tak sesuai ukuran. seharusnya ukuran jarak dari tiang ke tiang tiga (3) Meter, namun ada beberapa tiang harus dilebihkan dari 3 meter lantaran Adanya Bekas tapak pagar tiang lama yang sulit dibongkar.

BACA JUGA :  PLTA PT. KMH Gelar Coffe Morning Bersama Media dan LSM, Bantah Tuduhan Penyebab Danau Kerinci Mengering

Kepala Tukang saat dikonfirmasi membenarkan ada dua (2) tiang balok tegak yang harus dilebihkan ukurannya. Seharusnya jarak antara satu tiang ketiang lainnya tiga (3) meter sesuai dengan Design akan tetapi terkendala adanya tapak bekas pagar lama.

” Memang betul ada dua (2) tiang jaraknya harus dilebihkan. Seharusnya setiap tiang berjarak tiga (3) meter, namun tidak mengurangi dari Volume Pekerjaan,” terangnya.

Namun saat ditanya berapa kedalaman slop Cakar Ayam awalnya kepala tukang ini mengatakan sudah sesuai dengan ketentuan. Bisa jadi 25 cm akan tetapi saat diperlihatkan kerangka Slop Cakar Ayam yang ada dilokasi yang hanya berkisar 10cm.

BACA JUGA :  PT KMH Kembali Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir dan Tanah Longsor Bersama Insan Media Dan LSM

“O ya maaf bang! itu memang kerangka besi untuk tapak slop Cakar ayam, ya memang segitu yang tertancap ke Dasar Tanah.”Katanya

Sementara itu, salah satu seorang Guru yang berada dilokasi Kerja menyampaikan pembangunan pagar ini seharusnya memiliki Design yang sempurna jikalau tidak akan mubazir, dikarenakan lokasi ini merupakan area Rawa dan setiap hujan digenangi oleh Air. Kultur tanah yang lembut membuat pagar tak kuat dan mengalami Roboh.

“Konsultan harus teliti jikalau tidak tentu akan sama seperti pagar terdahulu ambruk” ungkap guru ini

Ia juga berharap pihak Kontrakror bekerja harus sesuai Design, jikalau jarak antara tiang tiga (3) meter, jangan ada yang lebih ataupun Kurang dari ukuran yang telah ditentukan ini akan berdampak pada kekuatan pagar itu sendiri.

BACA JUGA :  PLN ULP Kuala Tungkal Tawarkan Promo Oktober Optimal Tambah Daya dengan Diskon 50% dan Voucher Listrik Senilai Rp80.000

“Seharusnya pihak Kontraktor mengali tapak lama, biar jarak dari tiang satu ketiang lainnya sesuai tiga (3) meter. Apa susahnya mengali Tapak lama?.” Ujarnya protes

Guru ini juga menambahkan jika pekerjaan tak sesuai dengan Design ditambah lagi Kualitas dari Agregat campuran semen, air, kerikil sebagai bahan baku pagar beton tak sesuai

“Saya menyakini Kualitas dari bangunan pagar tak sempurna, berawal dari tapak slop cakar yang Dangkal. Jarak antara tiang berbeda-beda ditambah bahan baku campuran semen dan pasir tak sesuai Standar. Cuma kita harap maklum ini Proyek Anggaran besar hasil tak maksimal” Katanya mengakhiri (Tan)

Berita Terkait

PETI Menggurita di Sungai Buluh Sejak 1998, Penegakan Hukum Dipertanyakan
Lima Personel Polsek Tungkal Ulu Berhasil Naik Pangkat Periode Juli 2026
Firmansyah Ketua DPD GERAK INDONESIA Jambi Laporkan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan ke Polda Jambi
PTPN VI Bukit Kausar Berdiri Sebagian di Tanah Lubuk Bernai, Hasil Tes Dua Pemuda Bungkam
Diduga Kades Rantau Benar Mar Up Anggaran Semakin Tersorot
Wilayah Kerja Masuk Desa Lubuk Bernai, Ciptra Soroti Tak Ada Warga yang Bekerja di PTPN VI Bukit Kausar
Perkuat Industri Hulu Migas: Dari Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Hingga Budidaya Ikan
Pertamina EP Jambi Peragakan Penanganan Kebakaran Sumur Migas, Jurnalis Saksikan Langsung Kesiapsiagaan Tim HSSE
Berita ini 283 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:49

PETI Menggurita di Sungai Buluh Sejak 1998, Penegakan Hukum Dipertanyakan

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:02

Lima Personel Polsek Tungkal Ulu Berhasil Naik Pangkat Periode Juli 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:23

Firmansyah Ketua DPD GERAK INDONESIA Jambi Laporkan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan ke Polda Jambi

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:38

Diduga Kades Rantau Benar Mar Up Anggaran Semakin Tersorot

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:18

Wilayah Kerja Masuk Desa Lubuk Bernai, Ciptra Soroti Tak Ada Warga yang Bekerja di PTPN VI Bukit Kausar

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:36

Perkuat Industri Hulu Migas: Dari Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Hingga Budidaya Ikan

Selasa, 23 Juni 2026 - 19:16

Pertamina EP Jambi Peragakan Penanganan Kebakaran Sumur Migas, Jurnalis Saksikan Langsung Kesiapsiagaan Tim HSSE

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:24

Eksplorasi Migas Semakin Agresif, SKK Migas: Media Mitra Edukasi Penting Bagi Masyarakat

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Fadhil Resmikan Gedung Koperasi Sawit Dano Bangko

Senin, 29 Jun 2026 - 22:53