Naas, Banjir di Marosebo Ulu Telan Tiga Korban Sekaligus Sengit Perebutan Kursi Terakhir DPRD di Dapil 4 Batanghari, Antara Mukhsin dan Ali Ahbar Suara Ivanda Sukandar Meledak di Marosebo Ulu, Tim Ucapkan Terimakasih Baru 1 Hari, Naik Air Capai Satu Meter di Marosebo Ulu Berikut Nama-nama Caleg PPP yang Diperkirakan Raih 10 Kursi di Batanghari

Home / Batanghari / Daerah

Sabtu, 10 September 2022 - 21:04 WIB

Ratusan Kader PKS Batanghari Gelar Aksi Flashmob Tolak Kenaikan Harga BBM

BATANGHARI – Ratusan pengurus dan anggota Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Batanghari menggelar Aksi Flash Mob di Simpang Empat Muara Bulian, Sabtu (10/9/2022) Sore.

Aksi Flash Mob itu dilakukan PKS Batanghari dalam rangka Penolakan terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang diputuskan pemerintah 3 September lalu. Aksi ini merupakan wujud kepedulian PKS terhadap jeritan masyarakat yang merasakan dampak kenaikan BBM.

Dalam Aksi Flash Mob itu, para Kader PKS Batanghari memadati jalanan yang dimulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 17.30 WIB, para Kader PKS Batanghari turun ke jalan dan membentangkan spanduk dan poster. Selain itu, disampaikan juga orasi dari ketua DPD dan ketua Fraksi DPD PKS Batanghari.Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD PKS Batanghari, Mubakir Lutfi, SE., menyampaikan sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yaitu meminta pembatalan kenaikan harga BBM.

BACA JUGA  Desa Tebing Tinggi Gelar Musrenbangdes, Ini Prioritasnya

“Kenaikan harga BBM bersubsidi itu membebani rakyat. Pemerintah sebaiknya berpihak kepada rakyat, daripada menaikan BBM sebesar 30 persen,” Kata Ketua PKS Batanghari ini.

BACA JUGA  Program BRI Menanam, Ratusan Bibit Disalurkan BRI Unit Pasar Rengas Cabang Muara Bulian

Dirinya juga meminta agar pemerintah harus mengkaji kembali atas kenaikan BBM Subsidi tersebut agar masyarakat tidak terbeban.

“Kenaikan BBM bersubsidi agar ditinjau ulang karena sangat membebani rakyat,” Ujar Mubakir Lutfi.

Selain itu, Ketua Fraksi PKS Batanghari Asmawi melihat bahwa dengan kenaikan harga BBM ini adalah bukti pemerintah kurang peka terhadap kondisi rakyat.

BACA JUGA  Ditreskrimsus Polda Jambi Raih Penghargaan dari Menteri Kelautan dan Perikanan RI

“Saya melihat pemerintah sebaiknya melihat kondisi ril rakyat saat ini. Pembangunan IKN, kereta cepat sebaiknya ditunda. Silakan saja (dilanjutkan pembangunan IKN dan kereta cepat) jika kondisi ekonomi membaik,” Ujar Ketua Fraksi PKS DPRD Batanghari tersebut.

Selain kegiatan flash mob yang diadakan tadi sore. PKS Batanghari telah lebih dahulu membentangkan Baliho besar penolakan kenaikan harga BBM di kantornya pada Jumat (9/9/2022) kemarin.

Editor: Edo

Share :

Baca Juga

Batanghari

Tujuh Daftar Nama Duduki PJ Kades di Kecamatan Marosebo Ulu

Batanghari

Dihantam besi alumunium, wartawan Inspirasi Jambi terima kekerasan saat liputan

Batanghari

Kasus Diare Meningkat, Ruangan Rawat Inap Puskesmas Sungai Rengas Penuh

Batanghari

M.Jaafar, Waka DPRD Batanghari Ditengah Kesibukannya Tetap Menghadiri Pembukaan MTQ KE-52 Tingkat Kecamatan Mersam

Tanjabtim

Lantik 45 Kades Terpilih, Ini Pesan Bupati Romi

Batanghari

Jalin Silaturahmi Dengan Awak Media, Kapolres Batanghari Adakan Kegiatan Coffe Morning Bersama Insan Pers se Kabupaten Batanghari

Batanghari

Warga Desa Kampung Baru Antusias Ikuti Upacara HUT RI ke-77

Berita

Tiga Orang Kapolsek Turut Meriahkan HUT TNI Ke-78 Di Koramil 419-02/Tungkal Ulu.