Penemuan Hukum Notaris, Antara Kewenangan dan Politik

Avatar

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025 - 07:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Misnadah, S.H. / Mahasiswi Magister Kenotariatan Unja

OPINI – Notaris memiliki peran penting dalam sistem hukum Indonesia sebagai pejabat umum yang berwenang membuat akta autentik. Akta yang dibuat oleh notaris memiliki kekuatan pembuktian yang sempurna dan menjadi landasan hukum bagi berbagai perbuatan hukum keperdataan.

Oleh karena itu, keberadaan notaris sangat berpengaruh dalam menciptakan kepastian dan ketertiban hukum di masyarakat.

BACA JUGA :  Bupati Batanghari M Fadhil Arief Hadiri Kegiatan Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren Darul Hijrah

Dalam praktik jabatan, notaris sering kali dihadapkan pada situasi hukum yang tidak sepenuhnya diatur secara rinci dalam peraturan perundang-undangan. Perkembangan kebutuhan masyarakat dan kompleksitas hubungan hukum menuntut notaris untuk melakukan interpretasi hukum agar tetap dapat memberikan layanan hukum yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA :  Diduga Agen LPG 3Kg PT. Faris Surya Buana Lakukan Pungli Kepada Puluhan Pangkalan

Proses interpretasi dan penalaran inilah yang dikenal sebagai penemuan hukum. Namun demikian, penemuan hukum oleh notaris tidak dapat dilakukan secara bebas sebagaimana hakim. Notaris terikat pada kewenangan jabatan yang bersumber dari undang-undang serta berada dalam kerangka politik regulasi negara.

Oleh karena itu, penting untuk mengkaji bagaimana penemuan hukum oleh notaris dilakukan dan bagaimana batasannya dalam konteks kewenangan jabatan dan kebijakan regulasi negara.

BACA JUGA :  Peran Media Sosial Dalam Komunikasi Politik

Dalam konteks penemuan hukum, kewenangan jabatan notaris menjadi batas utama. Penafsiran hukum yang dilakukan notaris harus tetap berada dalam koridor kewenangan yang diberikan oleh undang-undang agar tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari.

Berita Terkait

Notaris di Pusaran Kriminalisasi: Dialektika Politik Hukum dan Penemuan Hukum
Politik Hukum Jabatan Notaris
Perlindungan Hukum Terhadap Notaris Dalam Pelaksanaan Jabatan
Penemuan Hukum dan Politik Hukum Terkait Notaris: Sebuah Tinjauan
Cyber Notary dan Politik Hukum: Menatap Masa Depan Akta Otentik
Hubungan Praktik dan Kebijakan Politik Hukum Dalam Implementasi Hukum Notaris
Jabatan Notaris Sebagai Upaya Menjaga Kepastian Hukum
Ketidakjelasan Batas antara Kesalahan Administratif dan Tanggung Jawab Pidana Notaris
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:50

Kapolres Tanjab Barat Silaturahmi Bersama Jurnalis Tungkal Ulu

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:08

Kapolres Tanjab Barat Pimpin Sertijab Kasat Polairud dan Pelantikan Kapolsek Pengabuan

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:05

PLN ULP Kuala Tungkal Umumkan Pemadaman Listrik Terjadwal Sabtu 30 Mei 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:58

Kecelakaan Beruntun di Muaro Jambi : Satu Keluarga Meninggal

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:51

DPD Golkar Provinsi Jambi Tebar Kepedulian di IDUL ADHA 1447 H, Cek Endra Pimpin Penyembelihan 14 Hewan Korban

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:31

Bupati Batang Hari Saksikan Final JSFL Tingkat SD 2026, SD 144 Bungo Juara Lewat Adu Penalti

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:29

Gala Dinner Bersama Bupati Batang Hari: JSFL Wadah Pembinaan Karakter dan Cetak Atlet Berprestasi Nasional

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:27

Gala Dinner Bersama Bupati Batang Hari: JSFL Wadah Lindungi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba dan Judi Online

Berita Terbaru