DPW LSM PUSPA RI Desak Inspektorat Audit Anggaran Desa Sungai Papauh: Dugaan Penyelewengan Mencuat!

Avatar

- Redaksi

Selasa, 28 Oktober 2025 - 09:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjab Barat – Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pusat Studi Pembangunan Republik Indonesia (PUSPA-RI) Provinsi Jambi, dengan tegas meminta Inspektorat Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk segera melakukan audit terhadap penggunaan anggaran di Desa Sungai Papauh, Kecamatan Muara Papalik.

Hal ini menyusul dugaan kuat adanya praktik penyelewengan anggaran yang bersumber dari Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), bagi hasil pajak, bantuan provinsi, serta pendapatan asli desa dari tahun 2022 hingga 2025.

Sorotan utama tertuju pada alokasi anggaran untuk pembangunan infrastruktur. Beberapa proyek, seperti jalan rabat beton, dilaporkan mengalami kerusakan hanya dalam hitungan bulan setelah selesai dikerjakan. Kondisi ini menimbulkan kecurigaan bahwa kualitas bangunan tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan dalam Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang seharusnya mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI).

BACA JUGA :  Warga Inhil Nahrowi Sebut Pihak Kontraktor PT Duta Rama Pembangunan SMA Negeri 1 Tanah Merah Rugikan Dirinya Ratusan Juta Rupiah

“Seharusnya, dengan anggaran yang ada dan standar SNI yang diterapkan, kualitas dan kuantitas bangunan harus terjamin. Ini jelas ada yang tidak beres,” ujar perwakilan DPW LSM PUSPA-RI Jambi. Pada Selasa (28/10/2025)

Indikasi kuat mengarah pada pengurangan material bangunan yang tidak sesuai dengan ketentuan RAB. Sumber internal menyebutkan, jika RAB menganggarkan 100 sak semen, realisasinya di lapangan hanya sekitar 70 sak. Selain itu, harga satuan barang dalam RAB juga didugaMark Up.

BACA JUGA :  Gelar Bakti Sosial Ramadhan 1444 Hijriah, PMII Rayon FISIPOL UNJA Sambangi Panti Asuhan Ibadurrahman Kota Jambi.

Seorang warga Desa Sungai Papauh berinisial S, mengungkapkan bahwa pengelolaan keuangan desa sangat memprihatinkan karena seluruhnya dikendalikan oleh kepala desa tanpa melibatkan partisipasi warga dalam perencanaan pembangunan.

“Pengelolaan keuangan desa terkesan sangat tertutup. Warga tidak pernah diajak berdiskusi dalam perencanaan. Semuanya diputuskan oleh kepala desa, dan keterlibatan warga hanya sebatas pekerja harian saat pelaksanaan proyek,” ungkap S.

Warga juga merasa heran dengan ketidaksesuaian antara anggaran yang dialokasikan dengan hasil pekerjaan di lapangan. “Warga menduga ada Mark Up anggaran yang cukup signifikan,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Seorang Pekerja SPBU Merlung Terancam Pidana Usai Ancam Dan Larang Wartawan Melakukan Liputan investigasi

Menanggapi temuan ini, DPW LSM PUSPA-RI Jambi mendesak Encef Jarkasih, Inspektur Kabupaten Tanjung Jabung Barat, untuk mengambil tindakan tegas terhadap Kepala Desa Sungai Papauh. Mereka berharap tindakan ini dapat memberikan efek jera dan mencegah kekecewaan lebih lanjut di kalangan masyarakat desa.

“Kami meminta Inspektorat untuk segera bertindak. Ini bukan hanya soal kerugian materi, tapi juga soal kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa,” tegas perwakilan LSM PUSPA-RI. (JANGCIK)

Berita Terkait

GEDUNG DPRD BATANGHARI MEMANAS, RATUSAN BURUH PT MSS KEPUNG DEWAN, TOLAK PEMUTUSAN KONTRAK SEPIHAK BERAROMA INTERVENSI POLITIK
RATUSAN BURUH PT MSS MENGEPUNG PABRIK: BONGKAR INTERVENSI BUPATI & ANGGOTA DEWAN, IZIN PABRIK DIJADIKAN UTAK UTIK GANTI PIMPINAN SERIKAT!
Mobil Camat Muara Papalik Dikejar Anak Harimau, Warga Dihimbau Waspada! Diperkirakan Induknya Ada di sekitar
Waspada! Dua Pengendara Motor Diduga Coba Lakukan Aksi Jambret di Wilayah Tungkal Ulu
BUMDes Badang Sepakat Jual Elpiji di Atas HET, Pangkalan Atas Nama Anak Pengelola, Tak Transparan
PLN ULP KUALA TUNGKAL Lakukan Perluasan Jaringan, Pasokan Listrik Padam Terjadwal Demi Pelayanan Lebih Andal
Dugaan Manipulasi Tera & Penyimpangan Distribusi BBM, AWaSI Jambi Gelar Aksi Unjuk Rasa di SPBU Kebun Handil
Bawa BBM Ilegal, Pelaku Cabut Golok dan Aniaya Polisi Saat Patroli, Terancam 6 Tahun Penjara
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:35

GEDUNG DPRD BATANGHARI MEMANAS, RATUSAN BURUH PT MSS KEPUNG DEWAN, TOLAK PEMUTUSAN KONTRAK SEPIHAK BERAROMA INTERVENSI POLITIK

Senin, 25 Mei 2026 - 10:12

RATUSAN BURUH PT MSS MENGEPUNG PABRIK: BONGKAR INTERVENSI BUPATI & ANGGOTA DEWAN, IZIN PABRIK DIJADIKAN UTAK UTIK GANTI PIMPINAN SERIKAT!

Senin, 25 Mei 2026 - 08:09

Mobil Camat Muara Papalik Dikejar Anak Harimau, Warga Dihimbau Waspada! Diperkirakan Induknya Ada di sekitar

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:09

Waspada! Dua Pengendara Motor Diduga Coba Lakukan Aksi Jambret di Wilayah Tungkal Ulu

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:53

BUMDes Badang Sepakat Jual Elpiji di Atas HET, Pangkalan Atas Nama Anak Pengelola, Tak Transparan

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:42

Warga Desa Sungai Buluh Unjuk Rasa di DPRD Batang Hari, Tuntut PT JDR Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:40

DPRD Batang Hari Sambut Kunjungan Kerja DPRD Kapuas, Pererat Kerja Sama dan Bertukar Pengalaman

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:38

Komisi I dan II DPRD Batang Hari Gelar RDP, Pendalaman Pembahasan LKPJ Tahun Anggaran 2025

Berita Terbaru