Warga Inhil Nahrowi Sebut Pihak Kontraktor PT Duta Rama Pembangunan SMA Negeri 1 Tanah Merah Rugikan Dirinya Ratusan Juta Rupiah

Avatar

- Redaksi

Kamis, 27 Juni 2024 - 15:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RIAU – Seorang warga Kelurahan Selensen, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir bernama Nahrowi nyatakan dirinya dirugikan oleh pihak kontraktor PT Duta Rama dalam penyuplai material di Pembangunan SMA Negeri 1 Tanah Merah, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

Nahrowi bekerja sama dengan beberapa orang temanya menyediakan modal dalam memenuhi material proyek pembangunan SMA Negeri 1 Tanah Merah. Dari penyediaan pasir hingga material lainnya, Nahrowi sediakan dilokasi proyek, berharap mendapatkan keuntungan untuk menyambung hidup lebih baik.

Namun apa yang terjadi tidak seperti yang Nahrowi pikirkan. Alih-alih mendapatkan keuntungan, Nahrowi kini harus menanggung hutang ratusan juta rupiah. Hal itu dikarenakan pihak kontraktor tidak membayar material sepenuhnya, padahal material-material tersebut sudah digunakan dalam proyek tersebut.

Diketahui, pembangunan SMA Negeri 1 Tanah Merah di Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau ini, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menggelontorkan dana sebanyak Rp 77.189.887.000 Miliar Rupiah. Proyek Tersebut di kerjakan oleh kontraktor PT. Duta Rama.

BACA JUGA :  Siapakah Pemimpin Tanjung Jabung Barat 5 Tahun Kedepan ?

“saya yang menyediakan material untuk pembangunan sekolah SMA Negeri 1 Tanah Merah, dari tahun lalu hingga ke tahun 2024 namun tidak sepenuhnya dibayar oleh pihak kontraktor PT Duta Rama” ungkap Nahrowi keawak media. Pada Rabu Petang (26/6/2024)

Menurut Nahrowi, dirinya sudah berkali-kali menagih haknya ke pihak kontraktor PT Duta Rama atas nama Dani namun tidak membuahkan hasil. Hingga pada akhirnya Nahrowi nekat mendatangi kantor PT Duta Rama di Pekan Baru.

“Saya berkali-kali meminta material saya dibayarkan oleh kontraktor. Saya sudah tagih itu berkali-kali ke Kordinator Kontraktor atas nama Dani namun tidak ada hasil. Pada akhirnya saya datang ke pekan baru untuk menemui atasan Dani ini” katanya.

BACA JUGA :  Subardi Kades Desa Tanjung Benanak Tantang Wartawan dan Masyarakat Setempat atas Pembangunan Jalan Rigit Beton

Sambung Nahrowi “sesampainya saya di Pekan Baru, saya ditemui oleh seseorang yang mengaku Intel Kodim. Iya saya jelaskan saja maksud kedatangan saya ke kantor PT Duta Rama adalah menagih hak saya, dalam hal ini material saya tidak dibayar sepenuhnya oleh pihak kontraktor PT Duta Rama. Dan pada akhirnya kami pun berhasil bertemu dengan pihak PT Duta Rama atas nama Rangga di kantor nya” ucap Nahrowi lantang

“Lantas apa yang kami dapat disana? Tetap nol. Katanya (Rangga-red) pihaknya hanya berhubungan dengan Munte, sementara saya membawa surat kuasa penuh dari Munte untuk menagih pembayaran material saya yang kurang. Tetap saja ia dia (Rangga-red) tidak mau membayar kekurangan itu” imbuhnya

BACA JUGA :  Polres Tanjabbar Bekuk 2 Orang Tersangka Sabu, Peluru Nyasar Wanita Hamil

Atas persoalan tersebut Nahrowi mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Dan kini ia harus menanggung beban hutang kepada rekannya atas uang pinjaman dalam modal penyuplai material di Proyek Pembangunan SMA Negeri 1 Tanah Merah

“Saya sudah bingung dan sekarang saya harus menanggung beban hutang kepada rekan saya, karena semua modal penyuplai material itu saya meminjam bukan uang saya pribadi” keluhnya

Lebih lanjut Nahrowi sampaikan “untuk saat ini betul-betul kosong pak. Jangankan dana untuk mengurus permasalahan ini, untuk makan saja sejujurnya saya ngutang” tutup Nahrowi

Sampai berita ini diterbitkan pihak PT. Duta Rama belum dapat dihubungi (*)

Berita Terkait

Bupati Fadhil Arief Pastikan Gaji ke-13 dan ke-14 Cair untuk Seluruh ASN serta PPPK Batang Hari
Kapolres Muaro Jambi Turun Langsung Cek Karhutla Sungai Gelam, Penegakan Hukum Tetap Dijalankan
Mantan Kades Usman Fauzi Unggul Telak, Pemilihan BPD Lubuk Lawas Berjalan Luber-Jurdil
Kapolsek Tungkal Ulu Pimpin Langsung Pengecekan Titik Panas di Batang Asam
Pasca Dugaan Pelubangan Pipa di Kenali Asam, Pertamina EP Jambi Imbau Warga Jauhi Koridor Jalur Migas
Lembaga Adat Melayu Batang Asam Secara Tegas Menolak Segala Bentuk Prilaku LGBT
Sambut 17 Agustus, PLN ULP Kuala Tungkal Edukasi Keselamatan Pasang Bendera Dekat Jaringan Listrik
Pemkab Tanjab Barat Himbau Warga Kibarkan Bendera Merah Putih Serentak
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:05

Bupati Fadhil Arief Pastikan Gaji ke-13 dan ke-14 Cair untuk Seluruh ASN serta PPPK Batang Hari

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:20

Kapolres Muaro Jambi Turun Langsung Cek Karhutla Sungai Gelam, Penegakan Hukum Tetap Dijalankan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:04

Mantan Kades Usman Fauzi Unggul Telak, Pemilihan BPD Lubuk Lawas Berjalan Luber-Jurdil

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:02

Kapolsek Tungkal Ulu Pimpin Langsung Pengecekan Titik Panas di Batang Asam

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:11

Pasca Dugaan Pelubangan Pipa di Kenali Asam, Pertamina EP Jambi Imbau Warga Jauhi Koridor Jalur Migas

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:43

Sambut 17 Agustus, PLN ULP Kuala Tungkal Edukasi Keselamatan Pasang Bendera Dekat Jaringan Listrik

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:11

Pemkab Tanjab Barat Himbau Warga Kibarkan Bendera Merah Putih Serentak

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:48

Kades Fauzi Resmi Buka Pemdes Cup 2026, Semarak Kemerdekaan Lewat Sepak Bola

Berita Terbaru