Mobil Camat Muara Papalik Dikejar Anak Harimau, Warga Dihimbau Waspada! Diperkirakan Induknya Ada di sekitar

Avatar

- Redaksi

Senin, 25 Mei 2026 - 08:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJAB BARAT – Warga Kecamatan Muara Papalik dan sekitarnya diminta untuk sangat berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan. Hal ini menyusul penampakan hewan buas jenis harimau yang terlihat melintas dan berkeliaran di jalur utama lintas daerah, tepatnya di kawasan Betedeng, Kilometer 91, Desa Dusun Mudo, Kecamatan Muara Papalik, Kabupaten Tanjung Tanjung Barat, Provinsi Jambi.

Informasi penting ini disampaikan langsung oleh Camat Muara Papalik, Fidruzal, SE., ME, berdasarkan pengalaman pribadinya saat melintas di lokasi kejadian pada Minggu, 24 Mei 2026 lalu.

Berdasarkan keterangan Fidruzal, saat itu dirinya sedang melakukan perjalanan dari arah Tungkal menuju Muara Papalik menggunakan kendaraan roda empat. Tepat pukul 19.15 WIB, di kawasan KM 91, ia dan rombongan dikejutkan dengan kemunculan seekor anak harimau yang tiba-tiba muncul dan sempat mengejar kendaraannya.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Batang Hari Hadiri Pelepasan 213 Jamaah Haji: Diharapkan Sehat, Lancar dan Khusyuk Beribadah

“Barusan saya dari Tungkal pakai mobil menuju Papalik, kira-kira jam 19.15 WIB tepatnya dekat Betedeng, kami melihat anak harimau. Anak harimaunya sebesar Kambing mengejar mobil, mau kami tumbur langsung lari anak harimaunya,” ungkap Fidruzal dalam pesan peringatannya yang beredar luas di kalangan masyarakat.

Meski anak harimau tersebut akhirnya menjauh dan tidak terjadi hal-hal yang membahayakan nyawa, Fidruzal mengaku masih sangat terguncang dengan peristiwa tersebut. “Alhamdulillah saya tidak apa-apa, tapi lutut gemetar sampai sekarang,” ujarnya menggambarkan betapa mendebarkan situasi yang dialaminya.

Poin paling krusial dan menjadi peringatan keras bagi warga adalah dugaan kuat keberadaan induk harimau di sekitar lokasi penampakan. Sebagai pengamat lapangan, Fidruzal menegaskan logika alam yang tidak bisa diabaikan.

BACA JUGA :  Jaksa Agung ST Burhanuddin Berbicara Ringan Tentang Bulan Suci Ramadhan.

“Intinya kalau ada anaknya, pasti ada induknya di dekat situ. Ini bahaya besar,” tegas Fidruzal.

Menyadari potensi bahaya yang sangat mengancam keselamatan warga, Camat Fidruzal mengeluarkan imbauan keras dan tegas kepada seluruh elemen masyarakat. Ia meminta siapa saja yang hendak bepergian, baik siang maupun malam hari, khususnya yang melintasi jalur KM 91, untuk ekstra waspada. Peringatan ini dipertegas bagi pengguna kendaraan bermotor yang dianggap paling rentan dan berisiko tinggi.

“Info untuk seluruh warga Kecamatan Muara Papalik dan sekitar: Jika mau bepergian, baik siang maupun malam melewati jalan KM 91 agar berhati-hati. Apalagi yang pakai motor, harus lebih waspada. Agar hati-hati ya seluruh wargaku,” seru Fidruzal mengingatkan.

BACA JUGA :  Dihadiri Koordinator LPP Wilayah 2 Sumatera, PKB Jambi Gelar Bimtek Guna Tingkatkan Seluruh Operator Silon dalam Pemilu 2024 Mendatang

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai penyerangan hewan buas terhadap manusia, namun keberadaan satwa dilindungi tersebut di jalur utama akses masyarakat menjadi kekhawatiran serius. Pihak kecamatan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau pergerakan hewan tersebut demi mencegah terjadinya konflik manusia dan satwa liar.

Warga diimbau untuk tidak beraktivitas sendirian di jalur sepi, menghindari masuk ke kawasan hutan, dan segera melapor ke pihak berwenang jika melihat tanda-tanda keberadaan hewan buas di pemukiman.

Berita Terkait

Diduga Kayu Ilegal Melintas Bebas di Kenali Asam Bawah, Dikawal Udin
Asap Pekat Selimuti Lubuk Bernai, Kebakaran Diduga di Kawasan PT RHM Ancam Kesehatan Warga
Bumdesma Astan Jaya, Mitra BPJS ketenagakerjaan Tanjab Barat, Salurkan Santunan Jaminan Kematian RP42 Juta untuk Mustapa
Resmi Menjabat, Kasus Kematian Sifa Jadi PR Besar Kapolres Batanghari yang Baru
Tim Karhutla Polsek Tungkal Ulu Lakukan Groundcheck Hotspot di Desa Suban Batang Asam
Pertamina Hulu Rokan Zona 1 Gandeng Ade Rai, Bangun Budaya Hidup Sehat Pekerja
Diduga Tanpa RKAB, Aktivitas Tambang ‘Pengusaha Lokal’ di Batanghari Ditengarai ‘NEMPEL’ AMDAL Perusahan Lain
Dugaan Pemalsuan Surat Tanah, DPD Gerak Indonesia Jambi Firmansyah Desak Polda Jambi Usut Tuntas
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 15:40

Diduga Kayu Ilegal Melintas Bebas di Kenali Asam Bawah, Dikawal Udin

Jumat, 18 September 2026 - 20:49

Asap Pekat Selimuti Lubuk Bernai, Kebakaran Diduga di Kawasan PT RHM Ancam Kesehatan Warga

Jumat, 18 September 2026 - 13:36

Bumdesma Astan Jaya, Mitra BPJS ketenagakerjaan Tanjab Barat, Salurkan Santunan Jaminan Kematian RP42 Juta untuk Mustapa

Jumat, 11 September 2026 - 07:38

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah, DPD Gerak Indonesia Jambi Firmansyah Desak Polda Jambi Usut Tuntas

Kamis, 10 September 2026 - 19:44

Kebakaran Lahan Sawit di Pematang Pauh, Anggota Polsek Tungkal Ulu Bergerak Bantu Padamkan Api

Selasa, 8 September 2026 - 16:33

Ambil Air untuk Waterbombing, Helikopter Diduga Milik PT RHM Rusak Puluhan Pokok Sawit Warga di Batang Asam

Senin, 7 September 2026 - 23:23

Hadapi Puncak Karhutla, Gubernur Jambi Tekan Peran Pemegang HGU

Senin, 7 September 2026 - 10:47

Diduga Angkutan Minyak Ilegal Dikawal Suwardi, Sopir Akui Ada Pengawalan

Berita Terbaru