BONGKAR! Pengurus dan Bendahara KUD Karya Jaya Diduga Menggelapkan Dana Replanting 2025, Bendahara Bungkam

Avatar

- Redaksi

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJAB BARAT – Dugaan praktik korupsi dan penggelapan dana kembali menyeret Koperasi Unit Desa (KUD) Karya Jaya yang berlokasi di Desa Tanjung Benanak, Kecamatan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi. Kali ini, pengurus diduga kuat menggelapkan dana program Raflanting tahun anggaran 2025.

Kepulan asap dugaan korupsi ini semakin tercium bau menyengat setelah aksi “main mata” pengurus bernama Supardi terungkap. Ketika pemberitaan mengenai dana Raflanting mulai beredar, Supardi nekat berusaha menutup mulut media. Ia dikabarkan meminta berita tersebut dihapus dengan imbalan uang kepada salah satu awak media online.

BACA JUGA :  Oknum Polisi Di Polda Jambi Bentak Dan Usir Masyarakat

Sejak Berdiri, Dana Milyaran “Menguap”

Seorang warga setempat yang enggan disebutkan namanya menuntut agar kasus ini diusut sampai ke akar-akarnya. Menurutnya, penyakit di KUD Karya Jaya bukanlah penyakit baru, melainkan kanker yang sudah menggerogoti sejak koperasi ini berdiri.

BACA JUGA :  Dihadiri Tokoh Nasional, Lautan Massa di Kampanye Alfin-Azhar

Disebutkan, pengurus terdahulu juga diduga kuat melakukan hal serupa. Kerugian negara dan masyarakat diperkirakan mencapai angka miliaran rupiah. Ironisnya, hingga detik ini tidak ada satu pun oknum yang tersandung hukum.

Warga merasa sakit hati melihat nasib para petani yang dirugikan, namun pelaku tetap lepas tangan.

Warga juga meminta pemberitaan ini diviralkan secara luas.

BACA JUGA :  Bupati Tanjab Barat Kunjungi LAN Bandung Untuk Persiapan Seleksi Jabatan Eselon ll

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengurus KUD belum bisa dimintai keterangan. Sementara itu, pihak Bendahara saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp justru memilih bungkam dan enggan menjelaskan realisasi anggaran dana Raflanting tahun 2025.

Diamnya pihak pengurus dan bendahara semakin membuat publik curiga bahwa ada “lubang tikus” dalam pengelolaan keuangan.

Pewarta: JANGCIK

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dugaan Pelanggaran Berat! Kandang Ayam di Pinang Gading Operasi Tanpa AMDAL, Solar Subsidi Jadi Gunakan
Pelaku Maling Sepeda Listrik di Pelabuhan Dagang Diringkus Polsek Tungkal Ulu
Sorotan Publik Terhadap Kasus Alung, Kapolda Jambi Tegaskan Proses Penyidikan Berjalan Profesional
Paripurna Kedua DPRD Tanjab Barat Bahas Pandangan Umum Fraksi atas LKPJ Bupati 2025
DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna, Bupati Sampaikan Tanggapan atas Pemandangan Umum Fraksi LKPJ 2025
Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat Bersama Golkar Gelar Operasi Pasar Murah
Bupati Anwar Sadat Tekankan Integritas dan Kolaborasi Saat Lantik Pejabat Pembkab Tanjab Barat
Bupati Anwar Sadat Buka Rakor Lintas Sektoral, Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan di Tanjab Barat
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 20:35

Dugaan Pelanggaran Berat! Kandang Ayam di Pinang Gading Operasi Tanpa AMDAL, Solar Subsidi Jadi Gunakan

Kamis, 23 April 2026 - 20:49

Pelaku Maling Sepeda Listrik di Pelabuhan Dagang Diringkus Polsek Tungkal Ulu

Kamis, 23 April 2026 - 15:19

Sorotan Publik Terhadap Kasus Alung, Kapolda Jambi Tegaskan Proses Penyidikan Berjalan Profesional

Sabtu, 18 April 2026 - 20:57

Paripurna Kedua DPRD Tanjab Barat Bahas Pandangan Umum Fraksi atas LKPJ Bupati 2025

Sabtu, 18 April 2026 - 20:52

DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna, Bupati Sampaikan Tanggapan atas Pemandangan Umum Fraksi LKPJ 2025

Sabtu, 18 April 2026 - 20:35

Bupati Anwar Sadat Tekankan Integritas dan Kolaborasi Saat Lantik Pejabat Pembkab Tanjab Barat

Sabtu, 18 April 2026 - 20:26

Bupati Anwar Sadat Buka Rakor Lintas Sektoral, Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan di Tanjab Barat

Sabtu, 18 April 2026 - 20:21

Bupati Anwar Sadat Sambut Kunjungan Danrem 042/Gapu, Perkuat Sinergi TNI dan Pemda

Berita Terbaru