Siswa Batanghari Ditelantarkan Bank BNI Muara Bulian: Pencairan KIP Bertele-tele

Avatar

- Redaksi

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATANGHARI – Puluhan siswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Kabupaten Batanghari menjadi korban prosedur birokrasi yang menyulitkan dan pelayanan yang tidak manusiawi di Kantor Cabang BNI Muara Bulian.

Meski telah berulang kali datang dengan berkas lengkap, impian mereka untuk mencairkan dana bantuan pendidikan tersebut pupus karena diabaikan dan tidak ada kepastian waktu pelayanan.

Kisah pilu ini bermula ketika siswa-siswa tersebut, yang harus menempuh perjalanan sejauh 2 jam dari tempat tinggal mereka, pertama kali datang ke BNI Muara Bulian pada Rabu (11/03/2026).

Meskipun telah membawa seluruh dokumen yang diminta—mulai dari Surat Pengantar Sekolah, Buku KIP, Kartu Keluarga, hingga KTP orang tua—mereka disuruh pulang dengan alasan berkas kurang, padahal tidak ada pemberitahuan sebelumnya mengenai persyaratan tambahan tersebut.

BACA JUGA :  Penyelesaian Sengketa Antara Indonesia dan Brazil Terkait Masalah Impor Daging Ayam

Tidak menyerah, mereka kembali datang pada Jumat (13/03/2026) pagi dengan berkas yang sudah dilengkapi, berharap kali ini prosesnya berjalan lancar. Namun, harapan itu kembali hancur. Sesampainya di bank, mereka hanya disuruh menunggu di luar oleh satpam tanpa ada panggilan yang jelas selama berjam-jam. Hingga pukul 12.00 WIB, mereka justru disuruh kembali lagi pada pukul 14.00 WIB untuk mengantarkan berkas, dengan nada yang membuat siswa merasa tidak dihargai.

“Sabar, kalau mau dibantu sabar,” begitu kata satpam kepada mereka, sebuah kalimat yang terasa menyakitkan bagi siswa yang sudah lelah menempuh perjalanan jauh dan menunggu berjam-jam.

BACA JUGA :  PT VAT dan Komite Melakukan Pemerataan Lahan Pembangunan di SMAN 7 Batanghari

Salah satu siswa yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaan dan kekhawatirannya yang mendalam. “Kami ini jauh, 2 jam perjalanan untuk bisa sampai ke Muara Bulian ini, tapi kami diabaikan dan bertele-tele. Kami sudah 2 hari ke sini, dan tadi satpam bilang butuh 3 hari baru bisa cair. Kalau sampai 3 hari, berarti hari Senin kami harus datang lagi. Apakah mereka tidak memikirkan keselamatan kami? Kalau terjadi apa-apa di jalan, siapa yang bertanggung jawab?” ucapnya dengan suara terbata-bata.

Kasus ini menyoroti buruknya pelayanan publik yang seharusnya memprioritaskan kemudahan bagi penerima manfaat, terutama siswa yang membutuhkan dana KIP untuk menunjang pendidikan mereka. Prosedur yang tidak transparan, ketidakpastian waktu pelayanan, dan sikap yang tidak empatik dari pihak bank sangat merugikan dan menyusahkan siswa-siswa yang berasal dari kalangan yang membutuhkan bantuan ini.

BACA JUGA :  Jalin Silaturahmi dan Cek Kondisi Kamtibmas, Kapolres Batanghari Kunjungi Polsek Maro Sebo Ulu

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak BNI Muara Bulian terkait keluhan yang disampaikan oleh para siswa tersebut. Masyarakat berharap pihak terkait segera menindaklanjuti masalah ini, memperbaiki sistem pelayanan, dan memastikan hak-hak siswa penerima KIP dapat terpenuhi dengan mudah dan layak.

Berita Terkait

GEDUNG DPRD BATANGHARI MEMANAS, RATUSAN BURUH PT MSS KEPUNG DEWAN, TOLAK PEMUTUSAN KONTRAK SEPIHAK BERAROMA INTERVENSI POLITIK
RATUSAN BURUH PT MSS MENGEPUNG PABRIK: BONGKAR INTERVENSI BUPATI & ANGGOTA DEWAN, IZIN PABRIK DIJADIKAN UTAK UTIK GANTI PIMPINAN SERIKAT!
Mobil Camat Muara Papalik Dikejar Anak Harimau, Warga Dihimbau Waspada! Diperkirakan Induknya Ada di sekitar
Waspada! Dua Pengendara Motor Diduga Coba Lakukan Aksi Jambret di Wilayah Tungkal Ulu
BUMDes Badang Sepakat Jual Elpiji di Atas HET, Pangkalan Atas Nama Anak Pengelola, Tak Transparan
DPRD Batang Hari Gelar Rapat Badan Kehormatan, Laksanakan Sidang Kode Etik Demi Tegakkan Kehormatan Lembaga
Warga Desa Sungai Buluh Unjuk Rasa di DPRD Batang Hari, Tuntut PT JDR Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
DPRD Batang Hari Sambut Kunjungan Kerja DPRD Kapuas, Pererat Kerja Sama dan Bertukar Pengalaman
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:35

GEDUNG DPRD BATANGHARI MEMANAS, RATUSAN BURUH PT MSS KEPUNG DEWAN, TOLAK PEMUTUSAN KONTRAK SEPIHAK BERAROMA INTERVENSI POLITIK

Senin, 25 Mei 2026 - 10:12

RATUSAN BURUH PT MSS MENGEPUNG PABRIK: BONGKAR INTERVENSI BUPATI & ANGGOTA DEWAN, IZIN PABRIK DIJADIKAN UTAK UTIK GANTI PIMPINAN SERIKAT!

Senin, 25 Mei 2026 - 08:09

Mobil Camat Muara Papalik Dikejar Anak Harimau, Warga Dihimbau Waspada! Diperkirakan Induknya Ada di sekitar

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:09

Waspada! Dua Pengendara Motor Diduga Coba Lakukan Aksi Jambret di Wilayah Tungkal Ulu

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:53

BUMDes Badang Sepakat Jual Elpiji di Atas HET, Pangkalan Atas Nama Anak Pengelola, Tak Transparan

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:42

Warga Desa Sungai Buluh Unjuk Rasa di DPRD Batang Hari, Tuntut PT JDR Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:40

DPRD Batang Hari Sambut Kunjungan Kerja DPRD Kapuas, Pererat Kerja Sama dan Bertukar Pengalaman

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:38

Komisi I dan II DPRD Batang Hari Gelar RDP, Pendalaman Pembahasan LKPJ Tahun Anggaran 2025

Berita Terbaru