Polisi Tidur Semena-mena di Jalan Desa Taman Raja Ancaman Kerusakan Kendaraan, Armen : “Sudah Pas Lah Begitu”

Avatar

- Redaksi

Minggu, 22 Februari 2026 - 22:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjab Barat – Pembuatan polisi tidur yang dilakukan oleh seorang warga bernama Armen di Jalan Pasar Pagi, Desa Taman Raja, Kecamatan Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, mengancam kerusakan kendaraan.

Pasalnya, polisi tidur buatan Armen tersebut dinilai terlalu tinggi dan berpotensi merusak kendaraan yang melintas, terutama kendaraan roda empat dengan ground clearance rendah.

Yang membuat masalah ini semakin pelik adalah fakta bahwa jalan tersebut bukanlah jalan pribadi milik Armen, melainkan jalan desa yang merupakan fasilitas umum. Namun, tindakan Armen seolah-olah menunjukkan bahwa ia adalah penguasa tunggal di jalan tersebut.

BACA JUGA :  Bupati Fadhil Arief Kenal Pamit Bersama Dandim 0415/Jambi

Dilokasi Armen berdalih pembuatan polisi tidur bukan lah dari nya melainkan dari pihak PT. PUS

“Bukan aku yang buat” Dalihnya, meskipun Jurnalis menduga bahwa dirinya yang meminta pihak PT PUS yang melakukan

Kesemena-menaan Armen semakin terlihat ketika Jurnalis selaku pengguna jalan berniat untuk merendahkan polisi tidur tersebut demi keamanan bersama. Alih-alih mengizinkan perbaikan demi keselamatan, Armen justru melarang dengan lantang.

“Tidak usah di cangkul, sudah pas lah begitu,” ujar Armen tegas saat melarang Jurnalis merendahkan polisi tidur tersebut, meskipun dengan mata kepalanya sendiri ia melihat bahwa polisi tidur itu terlihat sangat tinggi dan tidak aman dilintasi. (22/2/2026)

BACA JUGA :  Bupati Tanjung Jabung Barat Sampaikan Harga Pangan Jelang Idul Fitri 1445 H/2024 Masih Stabil

Ironisnya, polisi tidur tersebut tampaknya hanya “ramah” bagi kendaraan besar seperti truk Fuso, khususnya angkutan tanah urug milik PT PUS. Sementara itu, kendaraan pribadi roda empat yang lebih rendah harus menanggung risiko kerusakan pada bagian bawah kendaraan jika memaksakan diri melintas.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan besar. Bagaimana mungkin seorang warga bisa bertindak sewenang-wenang di jalan desa? Keamanan dan kenyamanan bersama seolah diabaikan demi kepentingan yang belum jelas, sementara hak pengguna jalan lain dirugikan.

BACA JUGA :  Tanggapan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Terkait Polemik Perda RTRW Dan Tapal Batas.

Jurnalis berharap pihak pemerintah desa atau instansi terkait dapat segera turun tangan untuk menindaklanjuti masalah ini.

Jalan desa adalah milik bersama, sehingga segala perubahan atau pembangunan fasilitas di atasnya harus memperhatikan kepentingan dan keselamatan semua pihak, bukan hanya keinginan sepihak dari individu tertentu.

Berita Terkait

Waspada! Dua Pengendara Motor Diduga Coba Lakukan Aksi Jambret di Wilayah Tungkal Ulu
BUMDes Badang Sepakat Jual Elpiji di Atas HET, Pangkalan Atas Nama Anak Pengelola, Tak Transparan
DPRD Batang Hari Gelar Rapat Badan Kehormatan, Laksanakan Sidang Kode Etik Demi Tegakkan Kehormatan Lembaga
Warga Desa Sungai Buluh Unjuk Rasa di DPRD Batang Hari, Tuntut PT JDR Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
DPRD Batang Hari Sambut Kunjungan Kerja DPRD Kapuas, Pererat Kerja Sama dan Bertukar Pengalaman
Komisi I dan II DPRD Batang Hari Gelar RDP, Pendalaman Pembahasan LKPJ Tahun Anggaran 2025
DPRD Batang Hari Gelar Rapat Gabungan, Pastikan THR dan Gaji Perangkat Desa Cair Tepat Waktu
DPRD Batang Hari Gelar RDP Lintas Komisi, Bahas Skema dan Kepastian Gaji Perangkat Desa
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:09

Waspada! Dua Pengendara Motor Diduga Coba Lakukan Aksi Jambret di Wilayah Tungkal Ulu

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:53

BUMDes Badang Sepakat Jual Elpiji di Atas HET, Pangkalan Atas Nama Anak Pengelola, Tak Transparan

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:44

DPRD Batang Hari Gelar Rapat Badan Kehormatan, Laksanakan Sidang Kode Etik Demi Tegakkan Kehormatan Lembaga

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:42

Warga Desa Sungai Buluh Unjuk Rasa di DPRD Batang Hari, Tuntut PT JDR Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:40

DPRD Batang Hari Sambut Kunjungan Kerja DPRD Kapuas, Pererat Kerja Sama dan Bertukar Pengalaman

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:35

DPRD Batang Hari Gelar Rapat Gabungan, Pastikan THR dan Gaji Perangkat Desa Cair Tepat Waktu

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:32

DPRD Batang Hari Gelar RDP Lintas Komisi, Bahas Skema dan Kepastian Gaji Perangkat Desa

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:29

DPRD Batang Hari Gelar Paripurna, Serahkan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025

Berita Terbaru