Dugaan Pencemaran Sungai Penerukan oleh PKS Pengabuan PTPN IV Bukit Kausar Terbukti Tidak Benar

Avatar

- Redaksi

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJAB BARAT – Kabar yang beredar di masyarakat mengenai dugaan pencemaran aliran Sungai Penerukan yang diduga kuat berasal dari pembuangan limbah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Pengabuan Regional IV, PT Perkebunan Nusantara (PT PN) IV Bukit Kausar, Kecamatan Renah Mandaluh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, ternyata hanyalah kabar burung semata. Hal ini terungkap jelas setelah dilakukan pengecekan dan verifikasi langsung di lokasi pada Jumat (12/06/2026).

Melalui konfirmasi yang dilakukan wartawan ini kepada pihak perusahaan, terungkap bahwa PT PN IV Bukit Kausar senantiasa memegang teguh komitmen besar dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dan mengikuti seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan pengecekan lapangan yang melibatkan berbagai pihak terkait.

BACA JUGA :  Kecamatan Marosebo Ulu Raih Penghargaan Musrenbang RKPD 2024 Terbaik Se-kabupaten Batang Hari

Pemeriksaan tersebut dilakukan secara bersama-sama antara tim teknis PKS Pengabuan PT PN IV Bukit Kausar, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, serta dihadiri langsung oleh Kepala Desa Pulau Pauh beserta jajaran aparatur desa setempat.

Berdasarkan hasil pemantauan dan pengamatan langsung oleh seluruh pihak yang hadir, indikasi pencemaran sama sekali tidak ditemukan. Bahkan secara geografis, jarak lokasi aliran Sungai Penerukan yang disebut-sebut tercemar tersebut berada sangat jauh dari jangkauan wilayah operasional dan instalasi pabrik, sehingga mustahil air limbah dari pabrik dapat menjangkau dan mencemari aliran sungai tersebut.

Sefty Mayofa Ihsan, Asisten Pengawas Mutu (APM) pihak perusahaan yang hadir dalam peninjauan, menjelaskan secara rinci mengenai sistem pengelolaan limbah yang diterapkan pihaknya. Menurutnya, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di PKS Pengabuan dikelola dengan standar prosedur yang sangat baik dan ketat.

BACA JUGA :  DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tanjabbar Ke-59

“Pengelolaan air limbah di PKS Pengabuan dilakukan dengan benar dan terjadwal. Cairan hasil pengolahan selalu dipompa secara rutin dan terukur menuju Land Aplikasi, di mana limbah tersebut dimanfaatkan sepenuhnya sebagai pupuk cair alami untuk menyuburkan tanaman perkebunan kami,” jelas Sefty, Jumat (12/06/2026).

Ia menambahkan, hingga saat ini tidak ditemukan sedikitpun indikasi penyimpangan prosedur, kebocoran pada kolam penampungan, maupun pembuangan limbah sembarangan yang berpotensi merusak lingkungan. Seluruh cairan yang ada di dalam instalasi pengolahan masih berada dalam ambang batas baku mutu lingkungan yang aman dan sesuai ketentuan hukum.

BACA JUGA :  ADA APA DENGAN DANA BOS SMPN 2 TANJAB BARAT? Dugaan Anggaran Boros Tak Berbekas, Mantan Kepsek Diduga Lakukan Pungli Ratusan Ribu Per Siswa!

Tidak hanya itu, untuk menjamin transparansi dan kepatuhan, pengambilan sampel air limbah juga dilakukan secara rutin, diuji kualitasnya, dan laporannya disampaikan secara berkala kepada instansi berwenang mulai dari tingkat Dinas di Kabupaten hingga Dinas Lingkungan Hidup tingkat Provinsi Jambi.

Dengan hasil verifikasi ini, kabar yang sempat beredar di masyarakat terbukti tidak berdasar. PT PN IV Bukit Kausar kembali menegaskan bahwa keberadaan perusahaan selalu berupaya memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian alam agar tetap harmonis dan lestari bagi masyarakat sekitar.

(Jangcik)

Berita Terkait

Lima Personel Polsek Tungkal Ulu Berhasil Naik Pangkat Periode Juli 2026
Firmansyah Ketua DPD GERAK INDONESIA Jambi Laporkan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan ke Polda Jambi
PTPN VI Bukit Kausar Berdiri Sebagian di Tanah Lubuk Bernai, Hasil Tes Dua Pemuda Bungkam
Diduga Kades Rantau Benar Mar Up Anggaran Semakin Tersorot
Wilayah Kerja Masuk Desa Lubuk Bernai, Ciptra Soroti Tak Ada Warga yang Bekerja di PTPN VI Bukit Kausar
Perkuat Industri Hulu Migas: Dari Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Hingga Budidaya Ikan
Pertamina EP Jambi Peragakan Penanganan Kebakaran Sumur Migas, Jurnalis Saksikan Langsung Kesiapsiagaan Tim HSSE
Eksplorasi Migas Semakin Agresif, SKK Migas: Media Mitra Edukasi Penting Bagi Masyarakat
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 22:53

Bupati Fadhil Resmikan Gedung Koperasi Sawit Dano Bangko

Senin, 29 Juni 2026 - 20:43

Bupati Fadhil Hadiri Peresmian Jembatan dan Jalan di Pemayung

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:31

Bupati Fadhil Buka Acara Kemping Bareng Sumatera #5

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:22

Jadi Partisipan, Bupati Batang Hari Terima Kunjungan Kepala BPS

Selasa, 16 Juni 2026 - 23:17

Sekda Batanghari Hadiri Grebeg Suro VIII Kelurahan Sridadi

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:12

Zulva Fadhil Lantik Ketua TP-PKK, Bunda Paud dan Bund Genre

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:06

Zulva Fadhil Silaturahmi ke Ponpes Darul Qurra’ Wal Huffazh

Senin, 8 Juni 2026 - 22:57

Bupati Fadhil Hadiri Rakor Penyusunan Kerja Cetak Sawah 2026

Berita Terbaru

Advertorial

Bupati Fadhil Resmikan Gedung Koperasi Sawit Dano Bangko

Senin, 29 Jun 2026 - 22:53