Arena MTQ Belum Rampung, Waktu Singkat dan Pekerjaan Terkesan Asal Jadi

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 12:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUNGAI PENUH – Lapangan tampak beberapa pekerja masih melakukan pekerjaan di arena utama, sementara beberapa material masih berserakan disekitaran lokasi.

Nazardin Wartawan Inspirasijambi.com Sungai Penuh menyoroti pekerjaan arena MTQ tingkat Provinsi Jambi yang dikerjakan CV. Rajawali Putra Mandiri, yang dinilainya pengerjaan asal jadi.

“Panggung utama saja belum selesai dikerjakan, apalagi untuk menyelesaikan dalam arena MTQ,” sebutnya.

BACA JUGA :  Peredaran Produk Kosmetik & Skincare Impor Palsu dan Ilegal di Indonesia

Pengerjaannya terkesan asal jadi, karena didesak waktu. Joni Satria minta Ahmadi Zubir selaku Walikota Sungai Penuh turun langsung mengawasi pengerjaan arena MTQ tingkat Provinsi Jambi ini.

“Walikota harus turun ke lapangan melihat sejauh mana pengerjaannya, jangan hanya menerima laporan bawahan. Penilaian masyarakat pun bahwa pekerjaannya berantakan,” kata Joni lagi.

BACA JUGA :  H. Hairan, SH Hadiri Acara Pra Penilaian Kinerja Penurunan Stunting

Disisi lain, Doni Ketua LSM Respect Kota Sungai Penuh turut mempertanyakan kemampuan perusahaan pemenang tender yang melaksanakan pekerjaan pembangunan areal MTQ, terutama terkait jaminan ketersediaan kepemilikan /sewa alat, pasalnya sebagaimana dalam kontrak kerja ketersediaan mobil dumtruck sudah tertuang anggaran biayanya.

Namun nyatanya dilapangan terlihat mobil dumtruck bantuan pemerintah Provinsi Jambi yang digunakan dalam kegiatan pekerjaan pembangunan areal MTQ tersebut.

BACA JUGA :  Bupati Fadhil Arief berhasil Raih Penghargaan pada Indonesia Visionary Leader (IVL) 2023

“Dinas instasi terkait di pemerintah Kota Sungai Penuh jangan pura-pura tidak tahu, jangan ada lagi alasan karena waktu mepet,untuk ketersedian mobil dumtruck oleh rekanan dalam pelàksanaanya semua itu sudah tertuang anggaran biayanya,” Ujar Doni. (Nazaruddin)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PLN ULP kuala Tungkal Tebar Diskon 50% Tambah Saya, Berlaku Hingga 28 April 2026
Polres Tanjab Barat Bekuk Dua Pengedar di Batang Asam, 208 Gram Sabu Disita
Hadiri Fit and Proper Test, Dudi Purwadi Ingatkan Pentingnya Integritas Kader
Kopri PMII Jambi di Garda Depan: Tuntut Keadilan atas Penetapan Tersangka Kader Perempuan
Waspada Pencurian Kabel PLN! Laporkan Langsung Lewat 123 atau Aplikasi PLN Mobile
PLN ULP Kuala Tungkal Gelar Edukasi Keamanan Listrik: dari Rumah Tangga Hingga Penanganan Musim Hujan
BONGKAR! Pengurus dan Bendahara KUD Karya Jaya Diduga Menggelapkan Dana Replanting 2025, Bendahara Bungkam
Kandang Ayam Tanpa Izin di Tanjab Barat: Bau Busuk dan Lalat Mengganggu, Masyarakat Merlung Terganggu
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:07

PLN ULP kuala Tungkal Tebar Diskon 50% Tambah Saya, Berlaku Hingga 28 April 2026

Senin, 13 April 2026 - 10:15

Polres Tanjab Barat Bekuk Dua Pengedar di Batang Asam, 208 Gram Sabu Disita

Sabtu, 11 April 2026 - 19:09

Hadiri Fit and Proper Test, Dudi Purwadi Ingatkan Pentingnya Integritas Kader

Sabtu, 11 April 2026 - 10:51

Kopri PMII Jambi di Garda Depan: Tuntut Keadilan atas Penetapan Tersangka Kader Perempuan

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:10

PLN ULP Kuala Tungkal Gelar Edukasi Keamanan Listrik: dari Rumah Tangga Hingga Penanganan Musim Hujan

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:05

BONGKAR! Pengurus dan Bendahara KUD Karya Jaya Diduga Menggelapkan Dana Replanting 2025, Bendahara Bungkam

Senin, 23 Maret 2026 - 12:57

Kandang Ayam Tanpa Izin di Tanjab Barat: Bau Busuk dan Lalat Mengganggu, Masyarakat Merlung Terganggu

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:43

Polres Tanjab Barat Gelar Bakti Sosial Jelang Lebaran, Berikan Bantuan dan Baju Lebaran untuk Anak Panti Asuhan

Berita Terbaru