Diduga Pembangunan Cor Beton di Kampung Nelayan Tertutup Ke Publik dan Pekerjaan Asal Jadi

Avatar

- Redaksi

Jumat, 6 Desember 2024 - 12:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJAB BARAT – Proyek pekerjaan pelapisan jembatan beton Kelurahan Kampung Nelayan diduga asal jadi, kwalitas dan ketahanan bangunan tersebut menjadi gunjingan masyarakat setempat.

Proyek pembangunan tersebut berlokasi di RT 09 dan RT 17 Kelurahan Nelayan, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Barat, Provinsi Jambi.

Masyarakat setempat mengeluhkan hasil pembangunan ini, hal itu dinilai dikerjakan asal jadi. “lihat sendiri la pak, baru 3 hari selesai di kerjakan pasir sudah keluaran dan saat hujan malam tadi, jalan ini macan kubangan air pasir dan masih bagus kwalitasnya coran yang lama meskipun berlobang dan sudah hampir 20 tahunan” ungkap masyarakat setempat saat ditemui di lokasi. Pada Kamis (5/12/2024)

BACA JUGA :  Tok-Tok! AT Didenda Kambing, Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik Ponpes Sholeh Al-Mubarok dan MWC NU Tungkal Ulu

Lebih lanjut warga ini mengungkapkan, akibat pekerjaan asal jadi tersebut membuat pak RT setempat harus menyiram air semen ke badan jalan agar batu kerikil dan pasir tidak berserak dari coran, namun sayang upaya itu tidak dapat dilakukan secara sempurna.

“Semalam jalan ini di siram pak RT 09 pakai air semen, itu pun hanya bagian tengahnya saja dan panjang nya pun sekitar 10 meter,” ujar warga

BACA JUGA :  Penyelesaian Sengketa Bisnis Ekspor Udang Indonesia dan Amerika Serikat Dalam Prespektif Hukum Perdagangan Internasional

Selain kwalitas pekerjaan dinilai asal jadi, masyarakat setempat juga mengatakan pembangunan yang menggunakan dana APBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini tertutup alias tidak mempunyai papan informasi dilokasi proyek.

“Informasi pada papan proyek pekerjaan yang dilaksanakan ini tidak kami ketahui,di duga proyek siluman karna tidak ada papan merek” kata warga

Masyarakat setempat yang ikut serta dalam pengerjaan proyek tersebut, yang tidak mau di sebutkan namanya juga mengungkapkan “Campuran material tidak sesuai, karna satu sak semen bisa menghasilkan 10 sampai 11 angkong dan itu pun adukan nya sangat cair,” katanya

BACA JUGA :  Bupati MFA Temu Kenal Ketua Pengadilan Yang Baru

Sambungnya warga lagi “Semoga ke depan tidak ada lagi pekerjaan yang asal-asalan seperti ini, karena hal tersebut merugikan APBD Tanjab Barat dan merugikan kami sebagai pengguna jalan,” imbuhnya

Seharusnya konsultan proyek harus lebih kompeten dalam mengawasi proyek yang sedang berjalan agar para kontraktor dan para pemborong kerjaan tidak semaunya saja, harap warga dalam keluhnya

Sampai berita di tayangkan, Kadis Perkim Tanjung Jabung Barat belum dapat dihubungi

Sumber : Rusdi (mediareskrim.com)
Editor: Ciptra

Berita Terkait

Tinjau Lahan Sengketa! Ketua kelompok Tani : Dalih PT Agrowiyana Dipatahkan Fakta Sejarah & Koordinat
Tumpukan Kayu Bulian Milik Atik Diduga Tak Berizin Jadi Sorotan Warga Payo Selincah
Dugaan Pencemaran Sungai Penerukan oleh PKS Pengabuan PTPN IV Bukit Kausar Terbukti Tidak Benar
Dugaan PT Agrowiyana Kuasai Lahan Warga Taman Raja Sepihak, Abaikan Tenaga Kerja Lokal & Kewajiban CSR
Imigrasi Kuala Tungkal Serahkan WNA Myanmar ke Kejaksaan: Gunakan KTP, KK, Akta Kelahiran Palsu demi Dapatkan Paspor RI
Wabup Katamso Ikuti RUPS Bank Jambi: Dorong Penguatan Perbankan dan Pembiayaan Pembangunan Daerah
Bupati Anwar Sadat Dorong UMKM Naik Kelas, Produk Lokal Tembus Pasar Nasional
Bupati Anwar Sadat Buka Verifikasi DTSEN 2026: Pastikan Data Akurat, Bantuan Sosial Tepat Sasaran
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 17:36

Tinjau Lahan Sengketa! Ketua kelompok Tani : Dalih PT Agrowiyana Dipatahkan Fakta Sejarah & Koordinat

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:59

Tumpukan Kayu Bulian Milik Atik Diduga Tak Berizin Jadi Sorotan Warga Payo Selincah

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:05

Dugaan Pencemaran Sungai Penerukan oleh PKS Pengabuan PTPN IV Bukit Kausar Terbukti Tidak Benar

Jumat, 12 Juni 2026 - 00:12

Dugaan PT Agrowiyana Kuasai Lahan Warga Taman Raja Sepihak, Abaikan Tenaga Kerja Lokal & Kewajiban CSR

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:05

Imigrasi Kuala Tungkal Serahkan WNA Myanmar ke Kejaksaan: Gunakan KTP, KK, Akta Kelahiran Palsu demi Dapatkan Paspor RI

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:02

Bupati Anwar Sadat Dorong UMKM Naik Kelas, Produk Lokal Tembus Pasar Nasional

Senin, 8 Juni 2026 - 23:00

Bupati Anwar Sadat Buka Verifikasi DTSEN 2026: Pastikan Data Akurat, Bantuan Sosial Tepat Sasaran

Senin, 8 Juni 2026 - 22:56

Polres Tanjab Barat Sabet Tiga Penghargaan Humas Terbaik, Bukti Nyata Komitmen Polri Presisi

Berita Terbaru