Kadis Pendidikan Kerinci : Pelaksanaan PPPK, Saya Pegang Teguh Arahan Bupati

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 3 Desember 2022 - 09:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI – Seleksi pelaksanaan PPPK di Kabupaten Kerinci tahun 2022 jangan coba ada yang minta uang pada peserta.

Jika terbukti ada oknum pejabat yang minta uang dengan janji bisa meluluskan peserta, sesuai dengan arahan Bupati Kerinci akan dipecat dari jabatannya.

Hal ini merupakan komitmen Bupati yang disampaikan langsung Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci, H. Murison, S.Pd, S.Sos, M.Si pada Kamis 30 November lalu.

Kepala Dinas Pendidikan Kerinci selaku sekretaris pelaksanaan P3K ketika dijumpai diruang kerjanya mengatakan, pihaknya konsisten meneruskan arahan Bupati agar pegawai Dinas Pendidikan maupun guru senior, kepala sekolah serta pengawas binaan yang terlibat sebagai panitia pelaksanaan agar tidak melakukan pungutan uang pada peserta.

BACA JUGA :  PPTB Sudah Kerjakan Perbaikan Fender Jembatan Muara Tembesi, Targetkan Agustus Rampung

“Sesuai arahan pak Bupati bahwa pelaksanaan P3K harus dilaksanakan sebaik baiknya. Atas arahan tersebut telah saya sampaikan pada seluruh staf di dinas maupun di sekolah-sekolah,” ucapnya.

Dikatakan Murison, dirinya selaku Kadis sudah melakukan bimbingan tekhnis (Bimtek) terhadap Kepala Sekolah SMP, SD dan TK agar tetap menjaga arahan dari Bupati.

“Sudah banyak peserta P3K yang datang ke saya. Terus saya tanya, ada yang bawa uang dak, kalau bawa uang demi Allah saya tidak mau urus P3K walau sepeser pun berhubungan uang saya tidak terima,” jelasnya.

BACA JUGA :  Paripurna DPRD Batanghari Bahas Ranwal RPJMD 2025–2029

“Mengapa harus menyogok, apakah anda tidak yakin dengan kinerja sendiri selama ini,” sebutnya pada peserta P3K.

Kalimat tersebut sudah dilontarkan Kadis ke seluruh Kepsek dan guru senior di sekolah. Sebab katanya, guru senior dan kepala sekolah yang tau apakah gurunya yang ikut P3K itu cocok atau tidak untuk di ikutkan.

Ia juga menambahkan, Dinas Pendidikan dan BKD itu tugasnya hanya melakukan verifikasi yang berhubungan dengan kualifikasi pendidikan, bagi yang non pendidikan harus punya sertifikat pendidik serta mengeluarkan sarat sarat administrasi.

BACA JUGA :  Gubernur Al Haris Melantik Varial Adhi Putra Sebagai Pj Bupati Tebo

“Tugas kami melihat latar belakang pelamar, karena ini harus kami lakukan. Mana tau pelamar yang sudah lulus administrasi guru tersebut punya penyakit seperti terlibat narkoba, stres, tuli hal ini gak mungkin untuk jadi guru,” ungkap Murison kepada awak media.

Disinggung terkait Pilkada Kerinci, tanya awak media, bagaimana kalau seandainya masyarakat menghendaki orang birokrasi turun ke kancah politik. Apakah akan turut dalam bursa pencalonan orang nomor 1 di Kerinci Kedepan?

“Kalau memang masyarakat menghendaki Insya Allah kita siap menerima amanah,” kata H. Murison sambil tersenyum. (Nazar)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Parah!! Proyek Siluman Di SMP Negeri 36 Kerinci Beraksi, Bangun Pagar Sekolah Asal Jadi
Anggaran Pemeliharaan Gedung Imigrasi Kelas II non TPI Kerinci Diduga Mark Up
Cairkan DD, Diduga Kades Semerah Palsukan Tanda Tangan Bendahara
Kapolres Kerinci Lakukan Sidak di Pasar Tradisional Menjelang Ramadhan
Peringati HKG PKK Ke 52, Pj Bupati Asraf Dan Camat Keliling Danau Gerakan Tanam Cabai Secara Serentak
Pleno Di Kecamatan Air Hangat Timur Terstruktur Sistematis Dan Masif
Dirut PTPN VI Kerinci Sambut Kunjungan Kerja Pangdam II/Sriwijaya
Peduli Bencana, Mantan Wapres Jusuf Kalla dan PLTA KMH Kembali Serahkan Bantuan Banjir di Kerinci
Berita ini 168 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:02

Waspada Pencurian Kabel PLN! Laporkan Langsung Lewat 123 atau Aplikasi PLN Mobile

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:10

PLN ULP Kuala Tungkal Gelar Edukasi Keamanan Listrik: dari Rumah Tangga Hingga Penanganan Musim Hujan

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:05

BONGKAR! Pengurus dan Bendahara KUD Karya Jaya Diduga Menggelapkan Dana Replanting 2025, Bendahara Bungkam

Senin, 23 Maret 2026 - 12:57

Kandang Ayam Tanpa Izin di Tanjab Barat: Bau Busuk dan Lalat Mengganggu, Masyarakat Merlung Terganggu

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:52

Ramadhan Penuh Berkah: PLN ULP Kuala Tungkal Bagikan Santunan untuk Anak Yatim di Panti Asuhan Budiman Tebing Tinggi

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:07

Jelang IdulFitri 2026, Pemkab Tanjab Barat Gelar Pasar Murah untuk Jaga Stabilitas Harga

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:02

Wabub Katamso Pastikan Kesiapan Tanjab Barat Sambut Idul Fitri 1447 H dalam Rakor Bersama Pemprov Jambi

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:27

Himbau Keras: Pedagang Pasar Sungai Rengas Dilarang Berjualan Dekat Jalan Aspal, Minimal 1,5 Meter dari Tepi!

Berita Terbaru