Kesal Jalan Rusak tak Segera Diperbaiki, Sekelompok Warga Desa Sengkati Mudo Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan

Avatar

- Redaksi

Senin, 14 November 2022 - 15:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Daerah– Merasa kesal kepada pemerintah karena tidak kunjung memperbaiki jalan nasional yang rusak parah diwilayahnya, sekelompok warga nekat melakukan aksi tanam pohon pisang ditengah-tengah jalan yang rusak sebagai bentuk protes kepada pemerintah.

Lokasi aksi tanam pohon pisang sebagai bentuk protes oleh sekelompok warga kepada pemerintah tersebut terjadi di jalan nasional yang berada di Desa Sengkati Mudo, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi.

Aksi tanam pohon pisang oleh sekelompok warga Desa Sengkati Mudo tersebut dilakukan pada Senin pagi, 14 November 2022.

Salah satu warga yang ikut aksi tanam pohon pisang dan tidak mau disebutkan namanya mengatakan, bahwa aksi tanam pohon pisang tersebut mereka lakukan sebagai bentuk protes dan kekecewaan kepada pemerintah, karena jalan nasional yang ada diwilayahnya telah lama rusak namun tidak segera diperbaiki oleh pemerintah.

BACA JUGA :  Impor Batu Bara Cina dari Rusia Naik 14% Capai Rekor Tertinggi 5 Tahun

Mereka khawatir apabila tidak segera diperbaiki, maka titik jalan yang rusak tersebut akan semakin banyak memakan korban pengguna jalan. Mengingat titik jalan yang rusak tersebut berada persis disebelah sekolah SMPN 32 Batang Hari.

“Kami sangat kecewa dan sudah muak bang dengan jalan rusak yang ado di daerah kami ini. Sudah lamo nian rusak parah jalan ini, tapi nampaknyo tidak ado respon dan perbaikan dari pemerintah melalui dinas-dinas yang terkait. La banyak korban jatuh akibat jalan yang rusak ini bang” ungkap salah seorang warga yang ikut aksi tanam pohon pisang menumpahkan kekesalannya dengan menggunakan bahasa daerah Jambi.

BACA JUGA :  Musyawarah Rancangan RKPDes Desa Tebing Tinggi Tahun 2023 Berjalan Sukses

Sebagaimana diketahui, jalan nasional lintas Kota Jambi – Kabupaten Tebo sepanjang kurang lebih 200 KM memang saat ini kondisinya banyak yang rusak parah dan berlubang.

Hal ini diperparah dengan kondisi cuaca yang sedang musim penghujan. Sehingga jalan berlubang yang rusak tersebut kerap dipenuhi lumpur dan menjadi seperti kubangan kerbau.

BACA JUGA :  Bupati MFA Buka Kegiatan Festival Kenduri Swarnabumi di Singoan

Salah satunya, kerusakan parah yang terjadi pada jalan nasional tersebut adalah yang terdapat di Desa Sengkati Mudo Kecamatan Mersam Kabupaten Batanghari.

Disinyalir kerusakan jalan yang terjadi disepanjang jalan nasional yang merupakan jalan penghubung antara Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatera Barat ini, terjadi karena banyaknya angkutan batubara yang melintas dijalan ini.

Warga berharap agar pemerintah segera memperbaiki jalan yang rusak dan mencari solusi terbaik terkait keberadaan angkutan batubara yang sering melintas dijalan nasional ini. (Sultoni)

Berita Terkait

Bupati Batang Hari Saksikan Final JSFL Tingkat SMP 2026, SMPN 12 Kota Jambi Raih Gelar Juara Usai Kalahkan Sarolangun 2-0
Gala Dinner Bersama Bupati Batang Hari: JSFL Wadah Pembinaan Karakter dan Cetak Atlet Berprestasi Nasional
Gala Dinner Bersama Bupati Batang Hari: JSFL Wadah Lindungi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba dan Judi Online
Bupati Batang Hari Ikuti Forum REBOAN, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan Daerah
DPRD Batang Hari Gelar Rapat Badan Kehormatan, Laksanakan Sidang Kode Etik Demi Tegakkan Kehormatan Lembaga
Warga Desa Sungai Buluh Unjuk Rasa di DPRD Batang Hari, Tuntut PT JDR Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
DPRD Batang Hari Sambut Kunjungan Kerja DPRD Kapuas, Pererat Kerja Sama dan Bertukar Pengalaman
Komisi I dan II DPRD Batang Hari Gelar RDP, Pendalaman Pembahasan LKPJ Tahun Anggaran 2025
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 17:36

Tinjau Lahan Sengketa! Ketua kelompok Tani : Dalih PT Agrowiyana Dipatahkan Fakta Sejarah & Koordinat

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:59

Tumpukan Kayu Bulian Milik Atik Diduga Tak Berizin Jadi Sorotan Warga Payo Selincah

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:05

Dugaan Pencemaran Sungai Penerukan oleh PKS Pengabuan PTPN IV Bukit Kausar Terbukti Tidak Benar

Jumat, 12 Juni 2026 - 00:12

Dugaan PT Agrowiyana Kuasai Lahan Warga Taman Raja Sepihak, Abaikan Tenaga Kerja Lokal & Kewajiban CSR

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:05

Imigrasi Kuala Tungkal Serahkan WNA Myanmar ke Kejaksaan: Gunakan KTP, KK, Akta Kelahiran Palsu demi Dapatkan Paspor RI

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:02

Bupati Anwar Sadat Dorong UMKM Naik Kelas, Produk Lokal Tembus Pasar Nasional

Senin, 8 Juni 2026 - 23:00

Bupati Anwar Sadat Buka Verifikasi DTSEN 2026: Pastikan Data Akurat, Bantuan Sosial Tepat Sasaran

Senin, 8 Juni 2026 - 22:56

Polres Tanjab Barat Sabet Tiga Penghargaan Humas Terbaik, Bukti Nyata Komitmen Polri Presisi

Berita Terbaru