Gagal Deklarasi, Bukti Rencana Koalisi Perubahan Masih Rapuh

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 12 November 2022 - 16:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NASIONAL – Gagalnya rencana deklarasi koalisi perubahan yang digawangi oleh Partai Nasdem, PKS dan Demokrat yang seyogyanya akan dilaksanakan tepat pada peringatan hari pahlawan Kamis, 10 November 2022 kemaren, menunjukkan fakta bahwa jalinan rencana koalisi dari tiga partai calon pengusung Anies Baswedan sebagai capres 2024 ini masih tergolong rapuh.

Kegagalan rencana deklarasi tersebut ditengarai tejadi karena belum adanya kesepakatan “pembagian jatah kue kekuasaan siapa mendapat apa” antara Nasdem, PKS dan Demokrat.

Dari tiga partai tersebut, baru Nasdem yang sudah dalam posisi aman karena telah mengunci terlebih dahulu jatah posisi capres jauh-jauh hari dengan mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres yang akan disusung pada pilpres 2024 mendatang.

BACA JUGA :  Pelantikan Ketua TP-PKK Desa. Ketua 1 PKK Batanghari Sebut Penting Nya Membina Remaja

Nasdem sendiri tergolong berani membuat gebrakan dengan jauh-jauh hari telah mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres yang akan diusung pada pilpres 2024, meskipun Anies sendiri bukan kader internal Partai Nasdem serta belum mempunyai ikatan koalisi yang permanen sama sekali dengan partai-partai yang lain.

Alasan kuat Nasdem cepat memberikan tiket capres untuk Anies Baswedan sendiri disinyalir karena tingginya elektabilitas yang dimiliki Anies dari hasil survey yang dirilis oleh berbagai lembaga survey.

Sedangkan disisi lain, PKS dan Demokrat masih sama-sama kekeuh untuk menjadikan salah satu kader terbaik mereka menduduki posisi cawapres mendampingi Anies Baswedan.

Mengingat hanya akan ada satu nama bakal calon wakil presiden yang bisa mendampingi Anies dalam kontestasi pilpres 2024 mendatang, maka antara PKS atau Demokrat, harus ada salah satu dari mereka yang berlapang dada untuk melepas posisi wapres demi tetap berlanjutnya rencana koalisi perubahan.

BACA JUGA :  Warga Marosebo Ulu Wajib Tau, Pemilih Wajib Bawa KTP atau Suket Saat di TPS

Jika keduanya masih juga tetap bertahan dengan ego masing-masing untuk mempertahankan posisi wapres, maka bukan tidak mungkin, koalisi perubahan akan bubar ditengah jalan.

Itulah mengapa bisa dikatakan, bahwa koalisi antara Partai Nasdem, PKS dan Demokrat yang menamakan diri mereka dengan nama koalisi perubahan masih sangat jauh dari kata matang.

Bahkan boleh dibilang, koalisi antara tiga partai medioker yang berniat mengusung Anies Baswedan sebagai capres 2024 ini masih sangat rapuh.

BACA JUGA :  Bupati MFA Temu Kenal Ketua Pengadilan Yang Baru

Melihat dinamika tarik ulur kepentingan yang masih terus terjadi antara Nasdem, PKS dan Demokrat dalam mematangkan wacana koalisi mengusung Anies Baswedan dalam gelaran pilpres 2024 mendatang, penulis meyakini bukan sebuah hal yang mustahil jika salah satu dari tiga partai diatas justru akan “berbalik badan” dan lompat bergabung ke koalisi partai yang lain.

Apalagi, jika salah satu dari mereka mendapatkan tawaran posisi yang lebih menggiurkan dari pada posisi yang bakal mereka peroleh jika bergabung dengan koalisi perubahan.

Dan jika opsi diatas yang terjadi, maka rencana Nasdem untuk mengusung Anies Baswedan sebagai capres di pilpres 2024 bisa saja berantakan. (Sultoni)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ukir Sejarah Baru, Fadhil Bahtiar Kembali Pimpin Batang Hari
Disebut Terima Uang dari Caleg, Oknum Panwaslu : Jika Tidak Benar, Akan Saya Laporkan
Oknum Panwaslu di Batanghari Tepis Isu Terima Uang Ratusan Juta dari Caleg DPR RI
Irwanto Caleg DPRD Batanghari No 1 Siap Bantu Rakyat
Upacara Peringatan Hari Guru Nasional, HUT PGRI Ke-78 & HUT Kopri Ke-52 Berjalan Sukses
Baliho Kampaye Caleg Masih Berserak Di Beberapa Tempat, Kinerja Bawaslu Tanjabbar Di Pertanyakan
Kapolda Jambi Gelar Apel Kebangsaan Dan Deklarasi Pemilu Damai 2024
Sri Purwaningsih Tiba Di Kota Jambi, Siap Dilantik Sebagai Pejabat Wali Kota.
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:31

Kesepakatan Bersama: Kendaraan yang Boleh dan Tidak Boleh Lewat Jalan Lubuk Bernai

Jumat, 17 April 2026 - 13:12

Alion Kecewa Tersangka DPO Alung Tak Ditampilkan Saat Konferensi Pers Polda Jambi

Rabu, 15 April 2026 - 13:07

PLN ULP kuala Tungkal Tebar Diskon 50% Tambah Saya, Berlaku Hingga 28 April 2026

Senin, 13 April 2026 - 10:15

Polres Tanjab Barat Bekuk Dua Pengedar di Batang Asam, 208 Gram Sabu Disita

Sabtu, 11 April 2026 - 10:51

Kopri PMII Jambi di Garda Depan: Tuntut Keadilan atas Penetapan Tersangka Kader Perempuan

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:02

Waspada Pencurian Kabel PLN! Laporkan Langsung Lewat 123 atau Aplikasi PLN Mobile

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:10

PLN ULP Kuala Tungkal Gelar Edukasi Keamanan Listrik: dari Rumah Tangga Hingga Penanganan Musim Hujan

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:05

BONGKAR! Pengurus dan Bendahara KUD Karya Jaya Diduga Menggelapkan Dana Replanting 2025, Bendahara Bungkam

Berita Terbaru