PAM Padam Tujuh Hari di Pelabuhan Dagang, Warga Terpuruk Tanpa Solusi Nyata

Avatar

- Redaksi

Minggu, 26 Oktober 2025 - 19:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJAB BARAT – Perusahaan Air Minum (PAM) sepenuhnya terputus selama tujuh hari telah membuat ribuan warga Kelurahan Pelabuhan Dagang, Kecamatan Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat terpuruk, namun respon otoritas masih terasa lamban dan tidak jelas.

Keluhan meluap karena kehabisan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, sementara pihak yang berwenang tampak membisu.

Warga terpaksa mengeluarkan biaya tambahan yang tidak sedikit untuk membeli air dari penjual air kemasan atau mobil tangki. Beberapa yang tidak mampu harus pergi ke sumber air subgai Pengabuan.

BACA JUGA :  Bupati Anwar Sadat Deklarasikan Gerakan Anti Judi Online dan Narkoba: "Selamatkan Generasi Muda Kita!"

“Sudah ada seminggu tapi belum ada solusi pasti. Anak-anak saya sulit mandi,” ujar seorang warga, ke awak media. Pada Ahad (26/10/2025)

Sampai saat ini, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tanjung Jabung Barat belum memberikan pernyataan resmi tentang penyebab padam PAM dan jadwal pemulihannya.

BACA JUGA :  Jajaran Polsek Tebing Tinggi Amankan 3 Orang Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu

Warga meminta otoritas segera mengambil tindakan darurat, seperti menyediakan air bersih gratis dan memperbaiki jaringan PAM yang rusak.

Menurut data yang kami peroleh, masalah air bersih di wilayah Tungkal Ulu sudah tidak baru. Sejak beberapa tahun terakhir, warga di sini sering menghadapi kekurangan air bersih akibat berbagai faktor, termasuk kerusakan jaringan PAM dan kurangnya perawatan yang memadai.

BACA JUGA :  Gadis Bawah Umur Asal Batang Asam Ditemukan di Batanghari, Berkat Pelacakan Ponsel Oleh Kepolisian

Warga mengkhawatirkan bahwa jika masalah ini tidak segera diatasi, akan berdampak buruk pada kesehatan dan kesejahteraan mereka.

Mereka meminta pemerintah daerah untuk segera bertindak dan memberikan solusi jangka pendek serta jangka panjang untuk mengatasi masalah air bersih di wilayah ini.

Berita Terkait

Bupati Anwar Sadat Tegaskan Komitmen Tuntaskan Temuan BPK Seiring Disahkannya Pertanggungjawaban APBD 2025
Paripurna DPRD Tanjab Barat Sahkan Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemkab Siap Tuntaskan Temuan BPK
Bupati Anwar Sadat Resmikan Posyandu 6 SPM, Ubah Jadi Pusat Layanan Terpadu di Tanjab Barat
Bupati Tanjab Barat Tinjau Dermaga Apung Ambruk, Janji Perbaikan Segera
PETI Menggurita di Sungai Buluh Sejak 1998, Penegakan Hukum Dipertanyakan
Lima Personel Polsek Tungkal Ulu Berhasil Naik Pangkat Periode Juli 2026
Firmansyah Ketua DPD GERAK INDONESIA Jambi Laporkan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan ke Polda Jambi
PTPN VI Bukit Kausar Berdiri Sebagian di Tanah Lubuk Bernai, Hasil Tes Dua Pemuda Bungkam
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 23:30

Bupati Anwar Sadat Tegaskan Komitmen Tuntaskan Temuan BPK Seiring Disahkannya Pertanggungjawaban APBD 2025

Senin, 13 Juli 2026 - 23:25

Paripurna DPRD Tanjab Barat Sahkan Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemkab Siap Tuntaskan Temuan BPK

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:47

Bupati Anwar Sadat Resmikan Posyandu 6 SPM, Ubah Jadi Pusat Layanan Terpadu di Tanjab Barat

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:43

Bupati Tanjab Barat Tinjau Dermaga Apung Ambruk, Janji Perbaikan Segera

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:49

PETI Menggurita di Sungai Buluh Sejak 1998, Penegakan Hukum Dipertanyakan

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:23

Firmansyah Ketua DPD GERAK INDONESIA Jambi Laporkan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan ke Polda Jambi

Minggu, 28 Juni 2026 - 17:20

PTPN VI Bukit Kausar Berdiri Sebagian di Tanah Lubuk Bernai, Hasil Tes Dua Pemuda Bungkam

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:38

Diduga Kades Rantau Benar Mar Up Anggaran Semakin Tersorot

Berita Terbaru