TANJAB BARAT — PT PLN Unit Layanan Pelanggan Kuala Tungkal bagian Ulu melaksanakan pekerjaan terjadwal pemeliharaan Gardu Induk Pelabuhan Dagang pada Sabtu, 17 Oktober 2026, pukul 09.00 hingga 15.00 WIB. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Pekerjaan pemeliharaan ini berdampak pada pemadaman sementara di beberapa wilayah terbagi dalam beberapa area:
Pelabuhan Dagang, Gemuruh, Taman Raja, Pematang Tembesu, Kampung Baru, Tanjung Bojo, Dusun Kebun, Sei Badar, Lubuk Lawas, Lubuk Berani, lingkungan PT DAS, Suban, Desa Penoban, Kampung A, Sungai Ari, Simpang Rambutan, Sri Agung, Rawa Kempas, Rawa Medang, PT Fortius, Perbatasan Jambi Riau, serta Kelurahan Pelabuhan Dagang dan sekitarnya.
Desa Purwodadi, Desa Kuala Dasal, Desa Brasau, Desa Talang Makmur, Kelurahan Tebing Tinggi, Desa Teluk Pengkah, Desa Adijaya, Desa Sukadamai dan sekitarnya.
Desa Sungai Keruh, Purwodadi, Desa Delima, WKS Nursary, WKS Distrik I, Sungai Tapah dan sekitarnya.
Kepala PLN ULP Kuala Tungkal Bagian Ulu, Agung, menghimbau kepada seluruh warga yang berada di sekitar jalur jaringan agar tetap berhati-hati selama proses pekerjaan berlangsung.
“Kami mohon agar selama pekerjaan tidak ada kegiatan di bawah jaringan listrik, khususnya Jaringan Tegangan Menengah (JTM). Hal ini penting karena penormalan aliran listrik bisa dilakukan kapan saja dari Gardu Induk Pelabuhan Dagang tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, demi keselamatan warga,” ungkap Agung.
PLN juga mengingatkan masyarakat yang memiliki genset untuk memastikan instalasinya terpisah dari instalasi PLN guna menghindari risiko arus balik yang berbahaya. Setelah pekerjaan selesai, pasokan listrik akan dikembalikan secara bertahap.







