Kualitas Udara Tanjab Barat Sudah Berbahaya, Anak-anak SD Belum Juga Diliburkan

Avatar

- Redaksi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJAB BARAT — Kesehatan ribuan anak usia Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat kini terancam nyata. Meskipun kualitas udara sudah masuk kategori berbahaya, sekolah dasar belum juga diliburkan.

Data resmi dari Dinas Kesehatan Tanjab Barat menyebutkan, konsentrasi polutan udara telah melampaui angka 301 mikrogram per meter kubik. Angka ini diungkapkan Penanggung Jawab Kesehatan Lingkungan Dinkes, Bazaruddin, pada Jumat (2/10/2026).

BACA JUGA :  Bupati Tanjab Barat Resmikan Gedung Baru Puskesmas Sungai Saren

“Kualitas udara sudah berada di atas 301 mikrogram per meter kubik. Kondisi ini sudah sangat berisiko, terutama bagi anak-anak, lansia, dan penderita ISPA,” tegasnya.

BACA JUGA :  Pernyataan Oknum Dishub Batanghari Membuat Para Insan Pers Geram

Pengukuran dilakukan setiap hari di seluruh wilayah Puskesmas, pukul 08.00–12.00 WIB dan 13.00–16.00 WIB. Data langsung dikirim ke Dinas Pendidikan dan Kemenag sebagai dasar kebijakan

Masyarakat bertanya-tanya jika udara sudah tidak aman bernapas, mengapa anak-anak tetap harus bersekolah dan terpapar asap setiap hari?

BACA JUGA :  Diduga Sekedar Dokumentasi di Pinggir Jalan Raya, Rombongan Dishub Tanjung Jabung Barat Akui Tidak Mampu Tertibkan Angkutan Batubara

Pihak Dinkes mengimbau warga mengurangi aktivitas luar ruangan dan bermasker.

Namun bagi anak-anak yang tetap berangkat ke sekolah, perlindungan ini dirasa belum cukup. Warga berharap pemerintah segera mengambil keputusan tegas demi keselamatan para siswa.

Berita Terkait

Wakil Bupati Tanjab Barat Tegaskan Jika ISPU Lewati Batas, Anak-Anak Wajib Diliburkan
Truk Siba Surya Terguling di Desa Penoban, Tiang Listrik Patah — Listrik Padam Hingga Desa Suban
Lanjutkan Program AA2030, Manajemen PT DAS Serahkan 7 Ekor Kambing ke Warga Desa Badang Sepakat
Ditutup Secara Resmi, Squad Datuk Panglimo Juara Pacu Perahu Festival Danau Letang 2026
Pacu Perahu Danau Letang Berkah, Omzet UMKM Melonjak Berkali-kali Lipat
Hari Kedua Festival Danau Letang: 26 Race Pacu Perahu Digelar, 69 Tim Bersaing Disorak Ribuan Warga
Bupati Fadhil Buka Pacu Perahu Danau Letang, Tebar 20.000 Bibit Ikan dan Hadiri 69 Tim dari Lintas Daerah
Api Melalap Lahan di Sungai Gelam Muaro Jambi, Sumber Penyebab Masih Menjadi Misteri
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:12

Wakil Bupati Tanjab Barat Tegaskan Jika ISPU Lewati Batas, Anak-Anak Wajib Diliburkan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:09

Kualitas Udara Tanjab Barat Sudah Berbahaya, Anak-anak SD Belum Juga Diliburkan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:01

Truk Siba Surya Terguling di Desa Penoban, Tiang Listrik Patah — Listrik Padam Hingga Desa Suban

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:42

Lanjutkan Program AA2030, Manajemen PT DAS Serahkan 7 Ekor Kambing ke Warga Desa Badang Sepakat

Selasa, 29 September 2026 - 17:54

Ditutup Secara Resmi, Squad Datuk Panglimo Juara Pacu Perahu Festival Danau Letang 2026

Selasa, 29 September 2026 - 17:36

Hari Kedua Festival Danau Letang: 26 Race Pacu Perahu Digelar, 69 Tim Bersaing Disorak Ribuan Warga

Selasa, 29 September 2026 - 17:34

Bupati Fadhil Buka Pacu Perahu Danau Letang, Tebar 20.000 Bibit Ikan dan Hadiri 69 Tim dari Lintas Daerah

Selasa, 29 September 2026 - 17:31

Api Melalap Lahan di Sungai Gelam Muaro Jambi, Sumber Penyebab Masih Menjadi Misteri

Berita Terbaru