Konflik Lahan, PT. Agro Wiyana Diduga Lakukan Pengrusakan dan Pencurian Bendera Milik Massa Aksi Hingga Anggota DPRD Tanjab Barat Angkat Suara

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 31 Mei 2025 - 15:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJABBAR – Petani penggarap asal Desa Purwodadi kembali mengalami tindakan tidak menyenangkan dari PT. Agrowiyana. Setelah empat hari melakukan pendudukan lahan yang dikelola PT. Agrowiyana di luar ijin hak guna usaha (HGU), petani penggarap kini mendapatkan ancaman pembongkaran tenda dari pihak perusahaan.

Pihak keamanan PT. Agrowiyana melakukan pengerusakan akses jalan yang dibuat petani penggarap dan diduga kuat mencuri Bendera Merah-Putih milik warga di lokasi. Tindakan ini dilakukan oleh tiga orang satpam PT. Agrowiyana, yang terekam dalam video yang direkam oleh warga.

Wiranto, selaku pendamping petani penggarap, menyampaikan bahwa tindakan PT. Agrowiyana adalah bukti bahwa perusahaan tidak menghargai aturan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Jika benar perusahaan memiliki legalitas atas lahan, tindakan yang seharusnya dilakukan adalah menyerahkan kepada pihak berwenang untuk menyelesaikan permasalahan ini, bukan melakukan pengerusakan dan pencurian,” ujar Wiranto.

BACA JUGA :  Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla Provinsi Jambi, Manggala Agni Tekankan Kolaborasi dan Peringatan Dini

Nurudin, salah seorang pendamping warga, juga menyayangkan sikap perusahaan PT. Agrowiyana yang bersikap seolah-olah preman. “Bukannya diurus dengan baik sesuai dengan aturan, malah bersikap arogan bagaikan preman,” timpal Nurudin.

IPDA Andi Ilham Kapolsek Tebing Tinggi menyatakan tidak ada warga yang melaporkan tentang perusakan jembatan dan pencurian bendera warga ke Polsek Tebing Tinggi.  “Tidak ada warga atau petani yang lapor ke Polsek,” ujar IPDA Andi Ilham saat dikonfirmasi via telepon WhatsApp. Pada Sabtu (31/5/2025)

BACA JUGA :  Bupati Merangin H.M. Syukur Didampingi Wabub Pimpin Rapat Evaluasi Realisasi PAD

Sementara itu, Kapolres Tanjab Barat, AKBP Agung Basuki, S.I.K., M.M, menjelaskan bahwa permasalahan antara warga Desa Purwodadi dengan PT. Agro Wiyana sudah masuk dalam penanganan TIM Terpadu Kabupaten Tanjung Jabung Barat. “Permasalahan masyarakat Purwodadi dengan PT. Agro sudah diterima oleh tim terpadu Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Tim terpadu akan mengundang kedua belah pihak untuk dilaksanakan rapat bersama,” papar Kapolres Tanjab Barat.

Terpisah, Nurudin selaku pendamping masyarakat melaporkan sikap dan kelakuan pihak keamanan PT. Agro Wiyana ke Polres Tanjab Barat. “Ini kami lagi buat laporan polisi (LP) di Polres terkait pencurian bendera kemarin,” kata Nurudin ke awak media. (31/5)

BACA JUGA :  Daya Listrik Rendah, Warga Sungai Puar Minta PLN Jangan Tutup Mata

Anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat notane mantan Kades Desa Purwodadi Jayus, SE, menyatakan akan mempertanyakan legalitas PT. Agro Wiyana ke Disbunak Tanjab Barat terkait perusakan jembatan para aksi dan juga akan mempertanyakan izin perusahaan.

“Akan saya konfirmasi ke pihak Disbunak seperti apa kelengkapan yang saudara sampaikan ini. Dan ijin dari pada perusahaan, kelengkapannya seperti apa ke dinas terkait. Kami sampaikan” tukasnya

Sampai berita ini diterbitkan pihak perusahan PT. Agro Wiyana belum dapat dihubungi

Berita Terkait

Kualitas Udara Pelabuhan Dagang Sekitar Masih di Ambang Tidak Sehat
50 Titik Hotspot Terdeteksi di Tanjung Jabung Barat, Potensi Kebakaran SANGAT MUDAH
Kabut Asap Selimuti Kuala Tungkal, Bupati Anwar Sadat Turun Langsung Bagikan Masker Demi Lindungi Kesehatan Warga
Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat Desak Seluruh OPD Hingga Pemerintah Desa Diminta Bergerak Terpadu Sikapi Karhutla
Diduga Galian C Milik Tono Beroperasi di Lahan Pemerintah Bulian, Legalitas Dipertanyakan
BMKG Jambi Keluarkan Peringatan Udara Tidak Sehat & Berasap, Masyarakat Diminta Waspada
Bupati Tanjab Barat Turun Padamkan Karhutla di Kuala Indah, Imbau Warga Segera Hentikan Pembakaran Lahan
Polsek Tungkal Ulu Ground Check 10 Titik Hotspot di Batang Asam
Berita ini 384 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:35

Kualitas Udara Pelabuhan Dagang Sekitar Masih di Ambang Tidak Sehat

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:43

50 Titik Hotspot Terdeteksi di Tanjung Jabung Barat, Potensi Kebakaran SANGAT MUDAH

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:48

Kabut Asap Selimuti Kuala Tungkal, Bupati Anwar Sadat Turun Langsung Bagikan Masker Demi Lindungi Kesehatan Warga

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:14

Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat Desak Seluruh OPD Hingga Pemerintah Desa Diminta Bergerak Terpadu Sikapi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:58

Diduga Galian C Milik Tono Beroperasi di Lahan Pemerintah Bulian, Legalitas Dipertanyakan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:37

Bupati Tanjab Barat Turun Padamkan Karhutla di Kuala Indah, Imbau Warga Segera Hentikan Pembakaran Lahan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:10

Polsek Tungkal Ulu Ground Check 10 Titik Hotspot di Batang Asam

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:52

Kebakaran Lahan di Rantau Badak Picu Pemadaman Darurat & Rusak Kabel PLN

Berita Terbaru