Berdiri Sekian Tahun, BUMDesa Lampisi Diduga Tak Beri Manfaat Nyata, Aset dan Pendapatan Diduga Dikuasai Sepihak

Avatar

- Redaksi

Senin, 1 Juni 2026 - 19:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJAB BARAT – Sudah bertahun-tahun Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Desa Lampisi, Kecamatan Renah Mandaluh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, berdiri, namun keberadaannya dinilai nyaris tak ada artinya bagi warga setempat. Alih-alih menjadi penggerak ekonomi desa dan menyejahterakan masyarakat, BUMDesa yang dipimpin Agus justru menuai sorotan tajam dan kecurigaan kuat terkait pengelolaan aset maupun keuangannya.

Hal ini terungkap dari keluhan warga yang enggan disebutkan identitasnya, Senin (1/6/2026). Menurut warga tersebut, pengelolaan BUMDesa berjalan serba tertutup dan seolah menjadi “ladang usaha pribadi” para pengurus serta oknum pejabat desa. Bahkan, beredar dugaan bahwa Ketua BUMDesa, Agus, berusaha menghindar dan lari dari tanggung jawab setelah diduga menikmati hasil kekayaan desa di atas penderitaan warga.

BACA JUGA :  Bupati Fadhil Arief Pimpin Upacara HUT ke-80 RI di Batanghari, Ajak Masyarakat Teladani Semangat Pahlawan

“Sudah bertahun BUMDesa ada, tapi hasilnya tak pernah terlihat di mata kami. Agus selaku ketua malah terlihat mau lepas tangan setelah diduga menikmati hasil yang seharusnya milik warga. Segala aset desa dikuasai seenaknya, sementara kami tidak pernah merasakan nikmatnya pendapatan desa,” ungkap warga dengan nada kecewa.

Warga mempertanyakan pengelolaan aset berharga milik desa, salah satunya alat berat jenis ekskavator. Meski merupakan milik bersama, warga justru harus membayar mahal senilai Rp400.000 per jam jika ingin menggunakannya. Ironisnya, alat berat tersebut diketahui terus beroperasi dan disewakan ke pihak luar secara terus-menerus, sehingga pendapatannya sangat besar.

“Ekskavator itu tidak pernah diam, selalu ada yang sewa dan uangnya terus masuk. Belum lagi ada Kebun Sawit Tanah Kas Desa yang penghasilannya sangat besar, serta Ruko di kawasan pasar. Semua itu aset desa yang menghasilkan uang banyak, tapi kami bingung, kemana perginya uang itu? Tidak ada satu pun pembangunan atau fasilitas desa yang terlihat jelas hasilnya dari pendapatan itu,” tambahnya.

BACA JUGA :  Lomba Jambore PKK, Desa Buluh Kasab Tampilkan Tradisi Arak-arakan

Pendapatan besar dari tanah kas desa dan aset lainnya dikabarkan masuk ke kas desa, namun transparansi penggunaannya sama sekali tidak ada. Warga menilai, para pengurus dan oknum desa tidak pernah menggelar musyawarah atau memberikan laporan terbuka. Anggaran yang dikumpulkan dianggap seolah-olah harta pribadi mereka sendiri, bukan milik masyarakat luas.

“Uangnya banyak masuk, tapi tak ada yang tahu dipakai untuk apa. Musyawarah tak pernah ada, laporan tak pernah dibuka. Hasil usaha desa ini diperlakukan seperti usaha pribadi mereka saja. Kami merasa tertipu, aset kami dikeruk tapi kami tak dapat apa-apa,” tegas warga itu.

BACA JUGA :  Gelar Patroli, Babinsa Desa Baru Sosialisasi Cegah Karhutla di Musim Kemarau

Hingga berita ini diturunkan, awak media berupaya meminta keterangan kepada Ketua BUMDesa Agus maupun pihak Badan Permusyawaratan Desa (BPD), namun keduanya tidak dapat ditemui atau dikonfirmasi. Demikian pula saat mendatangi kediaman Kepala Desa H. Mustofa, istri beliau menyampaikan bahwa suaminya sedang menghadiri undangan pernikahan di wilayah Jalan Bangau, sehingga belum dapat dimintai tanggapan.

Tanggapan pihak terkait akan disajikan pada edisi mendatang (Bersambung..)

Pewarta: Jangcik

Berita Terkait

Pasca Dugaan Pelubangan Pipa di Kenali Asam, Pertamina EP Jambi Imbau Warga Jauhi Koridor Jalur Migas
Lembaga Adat Melayu Batang Asam Secara Tegas Menolak Segala Bentuk Prilaku LGBT
Sambut 17 Agustus, PLN ULP Kuala Tungkal Edukasi Keselamatan Pasang Bendera Dekat Jaringan Listrik
Pemkab Tanjab Barat Himbau Warga Kibarkan Bendera Merah Putih Serentak
Kades Fauzi Resmi Buka Pemdes Cup 2026, Semarak Kemerdekaan Lewat Sepak Bola
Didampingi Istri, Personel dan Staf Polsek Tungkal Ulu Rayakan Ulang Tahun Kapolsek AKP WINDY TRIAS KUMORO
Tegakkan Disiplin dan Kerapian, Kepsek Septa Diano Tetapkan Standar Potongan Rambut Siswa SMAN 9 Tanjab Barat
Delapan Unit Asrama Polisi Belakang Polda Jambi Ludes Dilalap Api
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:55

Kolaborasi Genting dan Pelayanan KB, Fadhil Audiensi Bersama BKKBN Jambi

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:30

Bupati Fadhil Lantik PAW dan PJ Kades

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:24

Sekda Buka Kegiatan Sosialisasi KIE

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:06

Wabup Bakhtiar Hadiri Pekan Budaya Jambi Elok Nian

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:59

Bupati MFA Hadiri Penandatangan Nota Kesepakatan Bersama Ombudsman RI

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:12

Bupati Buka Kejurnas Pencak Silat Batanghari Super Tangguh

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:32

Bupati MFA Buka Acara Diseminasi PPID Sekabupaten Batanghari

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:22

Bupati MFA Hadiri Pemberian Pengurangan Masa Pidana di LPKA

Berita Terbaru