Ketua BUMDesa Lampisi Mengaku Fakum 2 Tahun, Sewa Ekskavator Diduga Tidak Masuk Kas!

Avatar

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJAB BARAT – Wajah ekonomi Desa Lampisi, Kecamatan Renah Mandaluh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yang seharusnya diwakili Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa), ternyata menyimpan kisah kelam dan dugaan kebocoran keuangan yang sangat serius. Alih-alih menjadi penyangga ekonomi warga, BUMDesa Lampisi justru terungkap mandek total, aset bernilai ratusan juta mangkrak, dan beredar isu kuat bahwa keuntungannya hanya dinikmati segelintir orang berkuasa.

Pantauan media ini di lapangan memaparkan fakta pahit. Aset andalan berupa layanan keuangan BRI Link yang dulunya mengucurkan pendapatan rutin setiap tahun, kini terbengkalai tak bernyawa, tak ada lagi aktivitas pelayanan. Lebih memilukan, alat berat strategis berupa Ekskavator yang dibeli menggunakan anggaran desa dalam jumlah besar, nyatanya sama sekali tidak memberi dampak ekonomi bagi masyarakat. Justru muncul tudingan tajam dari warga bahwa aset mahal itu dijadikan sapi perah pribadi.

“Hasil kerja ekskavator dan pendapatan BRI Link itu diduga kuat hanya jadi santapan pengurus BUMDesa dan oknum Kepala Desa. Warga tidak pernah merasakan manfaatnya sama sekali,” tuding salah satu warga yang sudah lama mempertanyakan kinerja lembaga tersebut.

BACA JUGA :  Pelayanan Terpadu di Desa Merlung, Kemudahan Pembuatan Dokumen Kependudukan dan Apresiasi Masyarakat

Suara warga itu makin menguat setelah Ketua BUMDesa Lampisi, Agus Rusmin, angkat bicara secara mengejutkan saat dikonfirmasi via WhatsApp, Selasa (2/6/2026). Agus secara blak-blakan mengakui kegagalannya sekaligus membongkar kekacauan manajemen yang terjadi selama dua tahun berjalan.

“Saya nyatakan terus terang, selama 2 tahun ini BUMDesa fakum, mati suri, tidak ada anggaran sepeser pun yang masuk ke kas. Parahnya lagi, ekskavator milik desa yang saat ini dikontrakkan ke warga bernama Narko, sampai detik ini saya selaku ketua BELUM PERNAH TERIMA SERUPIAH PUN uang sewanya,” akui Agus Rusmin dengan nada pasrah.

Bahkan, di tengah kekisruhan ini, Agus sudah tak sanggup lagi memimpin dan berniat meletakkan jabatan. “Saya sudah tidak mampu meneruskan tugas ini. Saya mau mundur saja, karena sistem dan kondisinya seperti ini, sulit bergerak,” keluhnya, seolah memberi kode bahwa ada kendala besar atau campur tangan pihak tertentu yang membuatnya tak berkutik.

BACA JUGA :  Bisnis Kerikil Menjadi Perusak Jalan Penghubung Simp Sungai Rengas Menuju Peninjauan

Namun, pengakuan Ketua BUMDesa itu terbantahkan keras oleh fakta di lapangan. Warga justru menilai alasan “fakum dan tidak ada uang” hanyalah akal-akalan untuk menutupi penyimpangan.

Menurut warga yang enggan disebutkan namanya, BUMDesa sama sekali tidak kekurangan dana. Aset utamanya, ekskavator, diketahui masih aktif bekerja melayani proyek, namun uangnya raib tak berbekas.

“Kalau ada pengurus atau Pak Kades bilang BUMDesa tidak ada hasil atau fakum, itu BOHONG BESAR! Ekskavator itu jalan terus, kerjanya banyak, uangnya ada. Tapi kemana perginya uang itu? Pasti sudah masuk kantong mereka. Hasilnya diputar di kalangan pengurus dan oknum saja, kas BUMDesa kosong melompong,” tegas warga itu dengan penuh kemarahan.

BACA JUGA :  PLN ULP Kuala Tungkal Lakukan Pemeliharaan Jaringan Listrik di Dua Kecamatan di Wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat

Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar: Ke mana aliran uang sewa alat berat bernilai miliaran itu menghilang? Apakah laporan ‘tidak ada pemasukan’ itu bentuk laporan palsu untuk menutupi korupsi?

Ironisnya, hingga berita ini diturunkan, pihak pengawas internal desa belum memberikan penjelasan apa pun. Begitu juga Camat Renah Mandaluh selaku atasan pembina, pesan konfirmasi media hanya berbalas tanda centang biru (sudah dibaca), namun TIDAK DIBALAS SAMA SEKALI.

Pembiaran ini makin menguatkan dugaan publik bahwa ada sesuatu yang ditutup-tutupi. Warga pun mendesak Inspektorat dan aparat penegak hukum segera turun melakukan audit mendalam, agar misteri uang sewa ekskavator yang raib dan kemana larinya pendapatan BRI Link bisa terungkap, dan siapa saja yang telah memakan hak ekonomi warga bisa bertanggung jawab.

Pewarta: Jangcik

Berita Terkait

SEKDA Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat
BUMDesa Lampisi Fakum, Ekskavator Tak Masuk Kas: PMD Akan Turun Gunung
Bersama Ketua DPRD, Bupati Anwar Sadat Kukuhkan Prestasi: Tanjab Barat Raih WTP ke-8 Kali Berturut-turut
Sitaan Lobster Rp7 Miliar: Pelepasan Misterius, Media Pertanyakan Keterbukaan
Peringatan 80 Tahun Pemkot Jambi, Bupati Anwar Sadat Resmikkan Sinergi Strategis : Tanjab Barat dan Kota Jambi Melangkah Bersama Wujudkan Kesejahteraan
Berdiri Sekian Tahun, BUMDesa Lampisi Diduga Tak Beri Manfaat Nyata, Aset dan Pendapatan Diduga Dikuasai Sepihak
Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkab Tanjab Barat Tekankan Pengamalan Nilai Luhur Sebagai Kekuatan Hadapi Tantangan Global
Kapolres Tanjab Barat Silaturahmi Bersama Jurnalis Tungkal Ulu
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:37

SEKDA Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:36

BUMDesa Lampisi Fakum, Ekskavator Tak Masuk Kas: PMD Akan Turun Gunung

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:40

Ketua BUMDesa Lampisi Mengaku Fakum 2 Tahun, Sewa Ekskavator Diduga Tidak Masuk Kas!

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:13

Bersama Ketua DPRD, Bupati Anwar Sadat Kukuhkan Prestasi: Tanjab Barat Raih WTP ke-8 Kali Berturut-turut

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:09

Sitaan Lobster Rp7 Miliar: Pelepasan Misterius, Media Pertanyakan Keterbukaan

Senin, 1 Juni 2026 - 19:06

Berdiri Sekian Tahun, BUMDesa Lampisi Diduga Tak Beri Manfaat Nyata, Aset dan Pendapatan Diduga Dikuasai Sepihak

Senin, 1 Juni 2026 - 14:30

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkab Tanjab Barat Tekankan Pengamalan Nilai Luhur Sebagai Kekuatan Hadapi Tantangan Global

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:50

Kapolres Tanjab Barat Silaturahmi Bersama Jurnalis Tungkal Ulu

Berita Terbaru