Kapolres Tanjab Barat Tegaskan Peran Strategis Desa dalam Ketahanan Pangan

Avatar

- Redaksi

Senin, 4 Agustus 2025 - 21:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJABBAR – Kapolres Tanjab Barat, AKBP . Agung Basuki .S.IK. MM, menggelar Rapat Koordinasi Ketahanan Pangan Tahun 2025 yang digelar di Balai Pertemuan Kantor Bupati, Senin (4/8). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, bersama Kapolres Tanjab Barat, serta dihadiri Jajaran Polres Tanjab Barat, para kepala OPD terkait, Kepala Bulog, Camat, Kepala Desa/Lurah dan penyuluh pertanian.

Dalam arahannya, Kapolres Tanjab Barat AKBP. AGUNG BASUKI S.I.K.,M.Mmenegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama lintas sektor. Ia menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Polres Tanjab Barat dan Pemerintah Tanjung Jabung Barat dalam menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia mengenai pentingnya memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat desa.

BACA JUGA :  DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar 2 Raperda Pemkab dan 3 Raperda Inisiatif DPRD

“Rapat ini merupakan, sebagai bentuk nyata dari Jajaran Polres Tanjab Barat bersama instansi Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat , dalam mendukung instruksi Presiden terkait ketahanan pangan. Program ini tidak akan berhasil tanpa kolaborasi yang kuat antar lintas sektor, termasuk dunia usaha dan masyarakat desa,” ungkap Kapolres Agung Basuki.S.I.K.,M.M

Ia juga menekankan bahwa desa memegang peran strategis dalam keberhasilan program ketahanan pangan. Oleh karena itu, ia mengingatkan para kepala desa untuk serius mengawasi dan mengelola program-program ketahanan pangan yang ada di wilayahnya.

BACA JUGA :  Bupati Tanjung Jabung Barat Pimpin Langkah Strategis Tingkatkan SDM Melalui Kerja Sama Dengan PPSDM Migas

“Saya tegaskan, petani kita harus untung. Jangan sampai mereka hanya diberi bantuan lahan, tapi tidak didukung dengan sarana pendukung seperti alat pertanian, bibit, pupuk, bahkan alat berat. Kita juga minta Bulog untuk menetapkan harga dasar agar saat panen melimpah, harga tidak jatuh,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan bahwa lahan-lahan kosong di desa harus dimanfaatkan semaksimal mungkin, baik melalui sistem tumpang sari maupun pola tanam lainnya, khususnya untuk komoditas jagung yang saat ini menjadi salah satu fokus ketahanan pangan daerah.

Sementara itu, Kapolres Tanjab Barat dalam paparannya menjelaskan bahwa pihaknya telah merancang berbagai program konkret untuk mendukung ketahanan pangan. Program-program tersebut antara lain yakni Program Pekarangan Pangan Bergizi yang dilaksanakan di seluruh jajaran Polsek, Pemanfaatan Lahan Produktif Komoditas Jagung melalui metode tumpang sari bersama perusahaan mitra.

BACA JUGA :  Kabar Duka! Tokoh Pramuka Kwarcab Tebo Tutup Usia.

Selain itu Program “1 Desa 1 Hektare” penanaman jagung secara monokultur, Pemanfaatan Dana CSR dari perusahaan untuk mendukung kelompok tani (Poktan) di sekitar wilayah operasional perusahaan. Kapolres juga menekankan pentingnya pemanfaatan minimal 20% dari dana desa untuk program ketahanan pangan, sesuai dengan kebijakan pusat.

“Kita wajib menyukseskan program ini. Ini adalah uang negara yang harus kita kembalikan manfaatnya kepada rakyat. Maka dari itu, mari kita jalankan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Berita Terkait

Pemkab Batang Hari Tegaskan Perizinan Pembangunan PKS PT Akhtar Cahaya Agung Telah Sesuai Regulasi
Polsek Jambi Selatan Ungkap Dugaan Bakar Rumah Sekaligus Curi HP, Tersangka GS (17) Diamankan di Paal Merah
Diduga Tanpa Izin? Galian C Milik Oki di Sungai Gelam Disorot, APH dan DLH Muaro Jambi Diminta Tak Diam Saja
Izin Pabrik Sawit di Simpang Sungai Rengas Diduga Langgar Perda Tata Ruang, Pemda Batanghari Dinilai Kontradiktif
Polres Batang Hari Bongkar Praktik Niaga BBM Pertalite Bersubsidi Ilegal
Truk Bara Milik Asril Diduga Nekat Melintas Meski Dokumen Belum Lengkap
PLN ULP Kuala Tungkal Hadirkan Diskon Tambah Daya 50% Sambut Hari Listrik Nasional ke-81
Ludes dalam Hitungan Menit, 1.000 Masker Gratis Ormas Pemuda Mudik Bersatu Diserbu Warga
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:36

Pemkab Batang Hari Tegaskan Perizinan Pembangunan PKS PT Akhtar Cahaya Agung Telah Sesuai Regulasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:39

Polsek Jambi Selatan Ungkap Dugaan Bakar Rumah Sekaligus Curi HP, Tersangka GS (17) Diamankan di Paal Merah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:40

Diduga Tanpa Izin? Galian C Milik Oki di Sungai Gelam Disorot, APH dan DLH Muaro Jambi Diminta Tak Diam Saja

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:32

Izin Pabrik Sawit di Simpang Sungai Rengas Diduga Langgar Perda Tata Ruang, Pemda Batanghari Dinilai Kontradiktif

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:43

Truk Bara Milik Asril Diduga Nekat Melintas Meski Dokumen Belum Lengkap

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:49

PLN ULP Kuala Tungkal Hadirkan Diskon Tambah Daya 50% Sambut Hari Listrik Nasional ke-81

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:28

Ludes dalam Hitungan Menit, 1.000 Masker Gratis Ormas Pemuda Mudik Bersatu Diserbu Warga

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:35

Turun ke Jalan, SKK Migas-KKKS Jindi South Jambi B Bersama Ormas PMB Bagikan Masker di Pasar Sungai Rengas

Berita Terbaru