Proyek Migas Mandala Jaya Picu Amarah Petani, Tanaman Produktif Diduga Dibabat Tanpa Izin

Avatar

- Redaksi

Senin, 17 November 2025 - 11:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjab Barat – Rencana proyek pengeboran migas di Desa Mandala Jaya, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjab Barat, Provinsi Jambi memicu gelombang protes dari warga.

Para petani meradang akibat aktivitas lapangan yang diduga terkait persiapan proyek oleh pihak subkontraktor, yakni PT Citra Nusantara Gemilang (CNG) dan PT ENECAL Indonesia, yang dituding telah merusak tanaman produktif mereka tanpa izin.

Sejumlah petani mengungkapkan bahwa tanaman kelapa sawit dan pinang mereka diduga ditebang oleh alat berat secara sepihak, tanpa pemberitahuan atau musyawarah.

BACA JUGA :  Inspektorat Tindaklanjuti Mantan Kepsek di Marosebo Ulu Gelapkan Uang Temuan Capai Puluhan Juta

“Kami merasa diperlakukan seperti tidak ada harganya,” ujar seorang petani dengan nada geram.

Sambunya “Tanaman yang menjadi sumber penghidupan kami dirusak begitu saja. Kami akan menuntut keadilan sampai titik darah penghabisan!” Katanya setengah memekik

Pemerintah Desa Mandala Jaya mengaku tidak pernah dilibatkan dalam sosialisasi atau koordinasi terkait aktivitas proyek tersebut.

BACA JUGA :  PJs Bupati Batanghari Tutup Event Trail Atab 4

“Kami tidak pernah mendapatkan pemberitahuan resmi. Jika benar ada aktivitas perusahaan yang berdampak pada lahan masyarakat, tentu harus ada prosedur yang jelas,” kata seorang perangkat desa.

Pengamat kebijakan energi daerah menyatakan bahwa insiden ini harus diusut tuntas.

“Setiap aktivitas perusahaan migas harus transparan dan melibatkan masyarakat. Jika tidak, potensi sengketa akan terus membesar,” tegasnya.

Warga Desa Mandala Jaya menuntut PT CNG dan PT ENECAL Indonesia untuk bertanggung jawab penuh atas kerugian yang mereka alami.

BACA JUGA :  Wabub Tanjab Barat disambut Ratusan Pendekar di Wisuda Tingkat 1 Warga PSHT

“Kami hanya ingin hak kami dihargai. Kalau memang lahannya dipakai, harus ada musyawarah dan ganti rugi yang jelas,” tegas warga.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari PT CNG maupun PT ENECAL Indonesia terkait dugaan kerugian tersebut.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polres Tanjab Barat Bekuk Dua Pengedar di Batang Asam, 208 Gram Sabu Disita
Hadiri Fit and Proper Test, Dudi Purwadi Ingatkan Pentingnya Integritas Kader
Kopri PMII Jambi di Garda Depan: Tuntut Keadilan atas Penetapan Tersangka Kader Perempuan
Waspada Pencurian Kabel PLN! Laporkan Langsung Lewat 123 atau Aplikasi PLN Mobile
PLN ULP Kuala Tungkal Gelar Edukasi Keamanan Listrik: dari Rumah Tangga Hingga Penanganan Musim Hujan
BONGKAR! Pengurus dan Bendahara KUD Karya Jaya Diduga Menggelapkan Dana Replanting 2025, Bendahara Bungkam
Kandang Ayam Tanpa Izin di Tanjab Barat: Bau Busuk dan Lalat Mengganggu, Masyarakat Merlung Terganggu
Polres Tanjab Barat Gelar Bakti Sosial Jelang Lebaran, Berikan Bantuan dan Baju Lebaran untuk Anak Panti Asuhan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 10:15

Polres Tanjab Barat Bekuk Dua Pengedar di Batang Asam, 208 Gram Sabu Disita

Sabtu, 11 April 2026 - 19:09

Hadiri Fit and Proper Test, Dudi Purwadi Ingatkan Pentingnya Integritas Kader

Sabtu, 11 April 2026 - 10:51

Kopri PMII Jambi di Garda Depan: Tuntut Keadilan atas Penetapan Tersangka Kader Perempuan

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:02

Waspada Pencurian Kabel PLN! Laporkan Langsung Lewat 123 atau Aplikasi PLN Mobile

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:05

BONGKAR! Pengurus dan Bendahara KUD Karya Jaya Diduga Menggelapkan Dana Replanting 2025, Bendahara Bungkam

Senin, 23 Maret 2026 - 12:57

Kandang Ayam Tanpa Izin di Tanjab Barat: Bau Busuk dan Lalat Mengganggu, Masyarakat Merlung Terganggu

Rabu, 18 Maret 2026 - 21:43

Polres Tanjab Barat Gelar Bakti Sosial Jelang Lebaran, Berikan Bantuan dan Baju Lebaran untuk Anak Panti Asuhan

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:52

Ramadhan Penuh Berkah: PLN ULP Kuala Tungkal Bagikan Santunan untuk Anak Yatim di Panti Asuhan Budiman Tebing Tinggi

Berita Terbaru