Diduga Limbah PKS PTPN 4 Regional 3 Cemari Sungai Kalo-kalo Puing, Masyarakat Tuntut Ganti Ikan Sungai

Avatar

- Redaksi

Jumat, 6 Desember 2024 - 13:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIAK – Akibat Limbah Pabrik PKS  beberapa waktu lalu cemari sungai kalo-kalo puing diduga kuat membuat ikan mati. Masyarakat Pangkalan Pisang desak pihak management PKS PTPN 4 Regional 3 Lubuk Dalam tuntut tabur ulang bibit ikan.

Pihak management PKS PTPN 4 Regional 3 Lubuk Dalam, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, diduga lalai dalam pengawasan limbah dari pabrik pengolahan buah sawit atau PKS pada tanggal 1& 4 September 2024. Sehingga limbah cemari sungai kalo-kalo puing.

Atas ke lalaian pihak PKS tersebut membuat limbah mengalir selama empat hari tanpa henti. Akibatnya selain membuat ikan-ikan mati juga membuat air sungai Kalo-kalo puing berbau busuk.

BACA JUGA :  Jargon Batanghari Tangguh 'Nyata', Terbukti Sektor Pertanian Meningkat

“Akibat itu membuat ikan di sungai Kalo-Kalo Puing musnah, dan kami selaku masyarakat desa Pangkalan Pisang mendesak pihak PKS PTPN 4 Ragional 3 Lubuk Dalam agar tabur ulang ikan kembali. Namun tuntutan kami ini sudah lama, berbulan berjalan namun pihak PKS PTPN 4 Ragional 3 Lubuk Dalam tidak menghiraukan, malahan senyap begitu saja” ungkap lelaki jangkung ini ke awak media. Pada Jumat (6/12/2024)

“Anehnya lagi pihak menejement PKS PTPN 4 Ragional 3 Lubuk Dalam pada tanggal 15 Oktober 2024 menabur bibit ikan lele sebanyak empat kantong ke salah satu danau Telkom, padahal danau Telkom bukan ada berdampak pencemaran limbah malahan bibit ikan ditabur ke danau Telkom tersebut, mestinya penaburan bibit ikan itu seharusnya kesungai Kalo-Kalo bukan ke danau Telkom” katanya

BACA JUGA :  Waspada! Dua Pengendara Motor Diduga Coba Lakukan Aksi Jambret di Wilayah Tungkal Ulu

Manager PKS PTPN 4 Regional 3 Iskandar mengaku lagi cuti saat dilakukan penaburan ikan ke Danau Telkom.

“Minggu kemarin ada penaburan ikan, saat penaburan ikan itu saya lagi cuti, mungkin ditempat lain, saya cuti waktu penaburan itu,” katanya

Sambung Iskandar “Saya tanya anggota dulu, ok. Jika seandainya belum ada penaburan, giliran berikutnya kami full kan penaburan nya di sungai kalo-kalo oke. Terimakasih atas pemberitahuannya. Perihal ini akan kami sampaikan kembali ke kantor Pekanbaru,” imbuhnya

BACA JUGA :  Tragis! Peristiwa Naas di KM 85 Dusun Mudo Telan Korban Jiwa

Tidak berselang lama Iskandar memberikan tanggapan ulang dan mengaku sudah melakukan penaburan ikan.

“kita juga sudah tabur ada lima ribu ekor, coba silahkan konfirmasi kan kepada penghulu lubuk dalam Golkar” katanya

Kepala Desa Pangkalan Pisang Budianto membenarkan penaburan ikan dari pihak perusahaan tersebut, namun yang di tabur bukan di sungai kalo-kalo Puing melainkan di Danau Telkom.

“memang ada penaburan bibit ikan lele di danau Telkom. Saya juga ikut menaburkan bibit ikan lele itu, kalau penaburan bibit ikan ke sungai Kalo-Kalo puing saya tidak tau,” jelasnya

Penulis : indrasyarial,s,
Editor : Ciptra

Berita Terkait

Gudang Berpagar Seng di Jambi Diduga Jadi Sarang BBM Ilegal, Warga Resah Terancam Bahaya Kebakaran!
SEKDA Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat
BUMDesa Lampisi Fakum, Ekskavator Tak Masuk Kas: PMD Akan Turun Gunung
Ketua BUMDesa Lampisi Mengaku Fakum 2 Tahun, Sewa Ekskavator Diduga Tidak Masuk Kas!
Bersama Ketua DPRD, Bupati Anwar Sadat Kukuhkan Prestasi: Tanjab Barat Raih WTP ke-8 Kali Berturut-turut
Sitaan Lobster Rp7 Miliar: Pelepasan Misterius, Media Pertanyakan Keterbukaan
Peringatan 80 Tahun Pemkot Jambi, Bupati Anwar Sadat Resmikkan Sinergi Strategis : Tanjab Barat dan Kota Jambi Melangkah Bersama Wujudkan Kesejahteraan
Berdiri Sekian Tahun, BUMDesa Lampisi Diduga Tak Beri Manfaat Nyata, Aset dan Pendapatan Diduga Dikuasai Sepihak
Berita ini 118 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:02

Gudang Berpagar Seng di Jambi Diduga Jadi Sarang BBM Ilegal, Warga Resah Terancam Bahaya Kebakaran!

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:37

SEKDA Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:36

BUMDesa Lampisi Fakum, Ekskavator Tak Masuk Kas: PMD Akan Turun Gunung

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:40

Ketua BUMDesa Lampisi Mengaku Fakum 2 Tahun, Sewa Ekskavator Diduga Tidak Masuk Kas!

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:13

Bersama Ketua DPRD, Bupati Anwar Sadat Kukuhkan Prestasi: Tanjab Barat Raih WTP ke-8 Kali Berturut-turut

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:04

Peringatan 80 Tahun Pemkot Jambi, Bupati Anwar Sadat Resmikkan Sinergi Strategis : Tanjab Barat dan Kota Jambi Melangkah Bersama Wujudkan Kesejahteraan

Senin, 1 Juni 2026 - 19:06

Berdiri Sekian Tahun, BUMDesa Lampisi Diduga Tak Beri Manfaat Nyata, Aset dan Pendapatan Diduga Dikuasai Sepihak

Senin, 1 Juni 2026 - 14:30

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkab Tanjab Barat Tekankan Pengamalan Nilai Luhur Sebagai Kekuatan Hadapi Tantangan Global

Berita Terbaru