Diduga jalankan Perintah Kepsek, Security SMP Negeri 1/V Merlung Larang Wartawan Masuk

Avatar

- Redaksi

Selasa, 15 Oktober 2024 - 12:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJABBAR – Terkait Dana Bantuan Operasional Sekolah ( BOS ) yang tidak transparan digunakan oknum Kepsek SMP Negeri 1/V Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi

seorang Security/satpam yang tidak beretika dan tidak memahami UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Sehingga ia melarang wartawan yang ingin konfirmasi tentang Dana BOS.

BACA JUGA :  Polda Jambi Peduli, Gelar Sunatan Massal Untuk 150 Anak di Jambi

“Jangan masuk, ada perlu apa? mau masuk, dan dari mana? ” Katanya setengah membentak.

Sambung Security ini “ibu Kepsek lagi ada acara, Observasi dengan para guru lainnya, katanya” Sebutnya seraya mengusir awak media

Sikap yang tidak beretika yang diperagakan oleh Security sekolah ini diduga atas perintah dan arahan dari kepsek agar para wartawan tidak dapat menemuinya, terlebih mempertanyakan tentang tranparansi penggunaan dana BOS.

BACA JUGA :  Wabub Drs. HA. Khafid Ikuti Zoom Meeting Mingguan Bersama TIm Pengendalian Inflasi Daerah

Kendati demikian, hal tersebut menjadi sorotan banyak pihak.

Seorang anggota Lembaga PUSPA RI menilai hal tersebut akibat kurangnya pengawasan dari Inspektorat sehingga tempat Pendidikan menempatkan orang yang kurang berpendidikan.

BACA JUGA :  Bupati MFA Melantik Kepala Desa Penyesuaian Masa Jabatan di Batanghari

“mungkin ada dugaan kolaborasi Inspektorat dengan Kepsek untuk menikmati anggaran Dana BOS, sehingga Kepsek bebas untuk mengelola Dana BOS, dan telah kangkangi UU Keterbukaan Informasi Publik ( KIP ) Nomor 14 tahun 2008” tandasnya .( Jangcik )

Berita Terkait

Gudang Berpagar Seng di Jambi Diduga Jadi Sarang BBM Ilegal, Warga Resah Terancam Bahaya Kebakaran!
SEKDA Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat
BUMDesa Lampisi Fakum, Ekskavator Tak Masuk Kas: PMD Akan Turun Gunung
Ketua BUMDesa Lampisi Mengaku Fakum 2 Tahun, Sewa Ekskavator Diduga Tidak Masuk Kas!
Bersama Ketua DPRD, Bupati Anwar Sadat Kukuhkan Prestasi: Tanjab Barat Raih WTP ke-8 Kali Berturut-turut
Sitaan Lobster Rp7 Miliar: Pelepasan Misterius, Media Pertanyakan Keterbukaan
Peringatan 80 Tahun Pemkot Jambi, Bupati Anwar Sadat Resmikkan Sinergi Strategis : Tanjab Barat dan Kota Jambi Melangkah Bersama Wujudkan Kesejahteraan
Berdiri Sekian Tahun, BUMDesa Lampisi Diduga Tak Beri Manfaat Nyata, Aset dan Pendapatan Diduga Dikuasai Sepihak
Berita ini 114 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:02

Gudang Berpagar Seng di Jambi Diduga Jadi Sarang BBM Ilegal, Warga Resah Terancam Bahaya Kebakaran!

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:37

SEKDA Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:36

BUMDesa Lampisi Fakum, Ekskavator Tak Masuk Kas: PMD Akan Turun Gunung

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:40

Ketua BUMDesa Lampisi Mengaku Fakum 2 Tahun, Sewa Ekskavator Diduga Tidak Masuk Kas!

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:13

Bersama Ketua DPRD, Bupati Anwar Sadat Kukuhkan Prestasi: Tanjab Barat Raih WTP ke-8 Kali Berturut-turut

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:04

Peringatan 80 Tahun Pemkot Jambi, Bupati Anwar Sadat Resmikkan Sinergi Strategis : Tanjab Barat dan Kota Jambi Melangkah Bersama Wujudkan Kesejahteraan

Senin, 1 Juni 2026 - 19:06

Berdiri Sekian Tahun, BUMDesa Lampisi Diduga Tak Beri Manfaat Nyata, Aset dan Pendapatan Diduga Dikuasai Sepihak

Senin, 1 Juni 2026 - 14:30

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkab Tanjab Barat Tekankan Pengamalan Nilai Luhur Sebagai Kekuatan Hadapi Tantangan Global

Berita Terbaru