Diduga Penjualan diatas HET, Warga Merlung antri Setiap Membeli Gas LPG 3 Kg

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 12:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI – Penjualan diduga diatas Harga Eceran Tertinggi ( HEt ) Warga Kecamatan Merlung setiap saat harus antri menunggu giliran agar mendapatkan Gas LPG 3 Kg di Pangkalan SPBU Merlung.

Salah seorang Warga yang lagi Antri mengatakan, Sabtu 12/10/2024, mereka bukan cuma antri untuk mendapat Gas LPG tersebut, namun kami juga harus membayar diatas HET.

BACA JUGA :  Kuasa Hukum Korban Penganiayaan Sebut Penangguhan Penahanan Terdakwa Chodizah Saragih Klasik Sekali

Lanjutnya, jika pangkalan Gas lainnya, aktif untuk melayani kami sebagai penguna rutin Gas LPG 3 kg, maka kami tidak antri setiap saat seperti ini, karena butuh ya mau tidak mau kami ikut antri, dan membeli diatas HET.

Satu tabung gas tersebut itu kami bayar dengan nominal Rp.22.000, jika ambil dua gas, maka kami bayar itu dengan nominal Rp. 45.000, sudah antri, mahal pula, jadi dimana pengawasan yang sudah digaji oleh Pemerintah jika ini terus berlarut, katanya

BACA JUGA :  Jelang Pilpres 2024, "Serikat Pekerja Batang Hari Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden"

Harapan masyarakat agar Tim Pengawasan yang membidangi hal ini, yang sudah menerima gaji tiap bulan dari Pemerintah, tolong untuk di stabilkan Harga Eceran Tertinggi, jangan masyarakat terus jadi korban.

BACA JUGA :  Diduga Pasar Malam di Tebo Dijadikan Ajang Tempat Perjudian

Orang Pangkalan Gas saat dikonfirmasi berberapa waktu lalu,  ianya mengakui bahwa mereka menjual diatas Harga yang sudah ditentukan, tapi kalau mengikuti HET, kami cuma dapat capek nya aja, katanya.” ( Jangcik )

Berita Terkait

Bupati Anwar Sadat Buka Verifikasi DTSEN 2026: Pastikan Data Akurat, Bantuan Sosial Tepat Sasaran
Polres Tanjab Barat Sabet Tiga Penghargaan Humas Terbaik, Bukti Nyata Komitmen Polri Presisi
Gudang Berpagar Seng di Jambi Diduga Jadi Sarang BBM Ilegal, Warga Resah Terancam Bahaya Kebakaran!
SEKDA Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat
BUMDesa Lampisi Fakum, Ekskavator Tak Masuk Kas: PMD Akan Turun Gunung
Ketua BUMDesa Lampisi Mengaku Fakum 2 Tahun, Sewa Ekskavator Diduga Tidak Masuk Kas!
Bersama Ketua DPRD, Bupati Anwar Sadat Kukuhkan Prestasi: Tanjab Barat Raih WTP ke-8 Kali Berturut-turut
Sitaan Lobster Rp7 Miliar: Pelepasan Misterius, Media Pertanyakan Keterbukaan
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 23:00

Bupati Anwar Sadat Buka Verifikasi DTSEN 2026: Pastikan Data Akurat, Bantuan Sosial Tepat Sasaran

Senin, 8 Juni 2026 - 22:56

Polres Tanjab Barat Sabet Tiga Penghargaan Humas Terbaik, Bukti Nyata Komitmen Polri Presisi

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:02

Gudang Berpagar Seng di Jambi Diduga Jadi Sarang BBM Ilegal, Warga Resah Terancam Bahaya Kebakaran!

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:37

SEKDA Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:36

BUMDesa Lampisi Fakum, Ekskavator Tak Masuk Kas: PMD Akan Turun Gunung

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:13

Bersama Ketua DPRD, Bupati Anwar Sadat Kukuhkan Prestasi: Tanjab Barat Raih WTP ke-8 Kali Berturut-turut

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:09

Sitaan Lobster Rp7 Miliar: Pelepasan Misterius, Media Pertanyakan Keterbukaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:04

Peringatan 80 Tahun Pemkot Jambi, Bupati Anwar Sadat Resmikkan Sinergi Strategis : Tanjab Barat dan Kota Jambi Melangkah Bersama Wujudkan Kesejahteraan

Berita Terbaru