Penyidik Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat Bidik Mafia Pupuk Subsidi Di Batang Asam

Avatar

- Redaksi

Selasa, 11 Juni 2024 - 08:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATANG ASAM – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Jabung Barat membidik dugaan penyimpangan dalam penggunaan Pupuk bersubsidi di Kecamatan Batang Asam Tahun 2023.

Tidak tanggung-tanggung dugaan penyimapangan dalam penggunaan Pupuk bersubsidi ini berpotensi mengakibatkan kerugian Keuangan Negara (KN) diperkirakan mencapai Rp1 Milyar baru di 1 (Satu) Pengecer.

Kajari Tanjung Jabung Barat Marcelo Bellah melalui Kasi Pidsus Sudarmanto mengatakan Bulan Mei 2024 Kejari Tanjung Jabung Barat sudah menerbitkan Surat perintah penyidikan.

“Surat perintah penyidikan tersebut terkait dugaan penyimpangan dalam penggunaan Pupuk bersubsidi di Kecamatan Batang Asam Tahun 2023,” kata Kasi Pidsus Sudarmanto, Senin (10/6/24).

BACA JUGA  PLN ULP Kuala Tungkal Perkuat Sinergi Guna Memberikan Pelayanan Dan Keamanan

Untuk kerugian Keuangan Negara sebut Sudarmanto belum dihitung. Tetapi berpotensi mengakibatkan kerugian diperkirakan Rp1 Milyar di 1 (Satu) Pengecer. Dimana pendistribusian Pupuk bersubsidi ini dari distributor ke Pengecer secara langsung.

“Jadi dari Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) penerima Pupuk yang tidak tepat sasaran dan harga yang tidak sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Kementerian Pertanian,” jelasnya.

Modusnya dicontohkan Sudarmanto, penerima Pupuk terdaftar di RDKK yang mendapat jatah 100 Kilogram kemudian hanya mengambil 50 Kilogram tetapi dalam aplikasinya penerima mengambil 100 Kilogram.

BACA JUGA  Fikirman Halawa Pelaku Kriminal Diburu Ratusan Warga Desa Taman Raja, Begini Nasib Orang Tua Pelaku

“Sehingga yang 50 Kilogram lagi tidak tahu siapa yang mengambilnya,” ujarnya.

Sudarmanto menuturkan, dari tingkat pengecer harga Puluk dinaikkan yang semestinya Rp115 Ribu per Satu Karung 50 Kilogram dan dijual di Lapangan Rp160 Ribu.

“Harga jual nya sudah tidak sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi. Indikasi seperti itu baru ditemukan di 1 (Satu) Kecamatan dan tidak menutup kemungkinan di Kecamatan lainnya juga ada,” sebutnya.

Kata Dia pihak penyidik baru menemukan penyimpangan ini pada Tahun 2023 dan akan melakukan pendalaman apakah di Tahun sebelumnya juga terjadi.

BACA JUGA  Update Peningkatan Potensi Kejadian Bencana Hidrometeorologi Provinsi Jambi

“Kalau jumlahnya secara skala di Kecamatan Batang Asam ini ada 2 (Dua) jenis Pupuk. Pupuk Urea 500 Ton dan Pupuk NPK 900 Ton untuk Satu Tahun,” bebernya.

Sudarmanto menghimbau, jika ada Petani yang menemukan praktik penyimpangan seperti itu silahkan melapor ke Kejari Tanjung Jabung Barat

“Kita di Kejari Tanjung Jabung Barat ada Satuan Tugas yang menangani perihal mafia Pupuk,” katanya. (..)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Diduga Security Hina Wartawan, Kini Tidak di Pekerjakan Lagi di PT. Palma Abadi
Diduga Mobil Gren Max Pelangsir Minyak Di SPBU Merlung Terbakar
Warga Inhil Nahrowi Sebut Pihak Kontraktor PT Duta Rama Pembangunan SMA Negeri 1 Tanah Merah Rugikan Dirinya Ratusan Juta Rupiah
Limbah Kelapa Sawit PT Fortius Cemari Sungai Tantang, Nasib Sawah Di Trans Suban Terancam
Usir Wartawan, PJs Kades Merlung Diganjar Sanksi Etik
Guru Honorer Bersama Anaknya Menjadi Korban Begal Di Jalan Pelayang Dusun Peninjauan, Pelaku Belum Terungkap
Sekda Tanjung Jabung Barat Sorot Persoalan Pengusiran Wartawan Yang Dilakukan PJS Kades Merlung
Bermental Pereman, PJS Kades Merlung Tinju Pintu Seraya Usir Dan Menantang Wartawan Berkelahi Usai Diajukan Pertanyaan
Berita ini 138 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 14:00

DPRD Gelar Paripurna Penyampaian Bupati Nota Pengantar Rancangan Perubahan KUA dan PPAS APBD TA 2024

Kamis, 11 Juli 2024 - 13:51

Bersama Ketua DPRD, Bupati Tanjabbar Hadiri Penyerahan LHP LKPP 2023

Kamis, 11 Juli 2024 - 13:37

Bupati Tanjabbar Minta OPD Tindaklanjuti Hasil Evaluasi Reformasi Birokrasi

Kamis, 11 Juli 2024 - 13:32

Bupati Dorong Dekranasda Tingkatkan Promosi Ekonomi Kreatif di Tanjabbar

Kamis, 11 Juli 2024 - 10:46

Buah Transformasi, PLN Raih Kinerja Terbaik Pada Tahun 2023

Senin, 8 Juli 2024 - 11:36

Tim U-15 Marosebo Ulu Berhasil Meraih Juara 1 Piala Askab PSSI Batanghari

Minggu, 7 Juli 2024 - 15:46

Kades Penyabungan bersama Putra Kandung Tampil Memukau di Kemeriahan Pesta Pernikahan di Renah Mandaluh

Minggu, 7 Juli 2024 - 00:32

Dr. Ir. H. Safrial, MS Beserta Istri Hj. Cici Halimah, SE Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 H

Berita Terbaru