Heboh! Warga Desa Rantau Benar Sebut Kades Mark Up Anggaran Pengerasan Jalan Tani Hingga Ratusan Juta Rupiah

Avatar

- Redaksi

Senin, 13 Mei 2024 - 00:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJAB BARAT – Diduga Kepala Desa Rantau Benar sengaja menggelembung dana anggaran Pengerasan jalan tani yang Berlokasi di Seberang Sungai Pengabuan, Desa Rantau Benar, Kecamatan Renah Mandaluh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi.

Selain melakukan pengelembungan Dana, Pengerasan jalan tersebut juga dikerjakan asal jadi, tampak menggunakan Alat Berat jenis Bomax.

Mirisnya lagi, jalan tersebut dibuat asal jadi tanpa memperhatikan hasil pengerjaan.

Disisi lain pengerjaan atas jalan tersebut, kades menggunakan jasa kontraktor selayaknya proyek APBD.

Sejatinya Dana Desa digunakan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di Desa itu sendiri, sebab itu pembangunan yang menggunakan Dana Desa (DD) wajib menggunakan tenaga kerja dari masyarakat itu sendiri bukan memakai jasa kontraktor.

BACA JUGA :  Warga Resah, Oknum Diduga Pungli Program Sertifikat Gratis di Sungai Rengas

Kendati demikian membuat masyarakat setempat berang dan mempertanyakan kebijakan kades yang dianggap merugikan masyarakat.

Menurut salah seorang warga setempat mengungkapkan pengerasan jalan tersebut dianggarkan dari tahun 2023 yang mana sewaktu itu masa jabatan kepala Desa dipegang oleh pak Muli, dikarenakan berahir jabatannya, pengerjaan atas jalan tersebut dikerjakan kepala desa sekarang yang bernama Nyalim dengan volume 800X3 meter. Dengan dana Desa (DD) yang di angggarkan Rp 250 juta

“Panjang 800 meter, lebarnya 3 meter untuk ketebalan jalan tidak diketahui bang,” ujar warga ini ke awak media. Pada Minggu (12/5/2024).

BACA JUGA :  Pemkab Batanghari Siapkan Sejumlah Paket Sembako Bantuan Korban Banjir

“Pengerjaan jalan itu dari dana desa dengan anggaran 250 juta. Tapi anggaran segitu besar tidak mungkin habis bang kalau dibangun kan diatas pengerjaan jalan segitu,” Katanya.

Menurut masyarakat Desa Rantau Benar ini, jika pengerjaan dengan anggaran 250 juta volume jalan 800X3 meter masih bersisa ratusan juta

“Beli batu hanya menghabiskan dana sekitar 90 jutaan. Untuk alat berat sekitar Rp 30-40 jutaan, jadi dana yang dianggarkan bersisa ratusan juta. Sebab itu perlu dipertanyakan ke kades,” harapnya ke awak media.

BACA JUGA :  PJ Sekda Resmi Tutup MTQ Ke 54 Tingkat Kabupaten Batanghari

Anggaran pantastis hasil pengerjaan asal jadi. Hal itu sangat terlihat dari hasil pengerjaan, pengerasan jalan Tampa di Bomax membuat batu yang dikumpulkan berserak ke mana-mana.

Meski sudah beberapa bulan selesai dikerjakan, Kepala Desa malah berdalih akan kembali melakukan pemadatan jalan tersebut, dengan alasan di waktu itu tidak ada alat berat (Bomax).

Kepala Desa Nyalim dikonfirmasi mengakui pengerjaan jalan belum dilakukan pemadatan jalan pakai alat berat (Bomax), katanya pada saat itu belum ada Bomax.

“Ini saya mau jumpai Oman untuk rental alat Bomax,” Kilahnya. (Jangcik).

Berita Terkait

Gudang Berpagar Seng di Jambi Diduga Jadi Sarang BBM Ilegal, Warga Resah Terancam Bahaya Kebakaran!
SEKDA Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat
BUMDesa Lampisi Fakum, Ekskavator Tak Masuk Kas: PMD Akan Turun Gunung
Ketua BUMDesa Lampisi Mengaku Fakum 2 Tahun, Sewa Ekskavator Diduga Tidak Masuk Kas!
Bersama Ketua DPRD, Bupati Anwar Sadat Kukuhkan Prestasi: Tanjab Barat Raih WTP ke-8 Kali Berturut-turut
Sitaan Lobster Rp7 Miliar: Pelepasan Misterius, Media Pertanyakan Keterbukaan
Peringatan 80 Tahun Pemkot Jambi, Bupati Anwar Sadat Resmikkan Sinergi Strategis : Tanjab Barat dan Kota Jambi Melangkah Bersama Wujudkan Kesejahteraan
Berdiri Sekian Tahun, BUMDesa Lampisi Diduga Tak Beri Manfaat Nyata, Aset dan Pendapatan Diduga Dikuasai Sepihak
Berita ini 118 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:02

Gudang Berpagar Seng di Jambi Diduga Jadi Sarang BBM Ilegal, Warga Resah Terancam Bahaya Kebakaran!

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:37

SEKDA Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:36

BUMDesa Lampisi Fakum, Ekskavator Tak Masuk Kas: PMD Akan Turun Gunung

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:40

Ketua BUMDesa Lampisi Mengaku Fakum 2 Tahun, Sewa Ekskavator Diduga Tidak Masuk Kas!

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:13

Bersama Ketua DPRD, Bupati Anwar Sadat Kukuhkan Prestasi: Tanjab Barat Raih WTP ke-8 Kali Berturut-turut

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:04

Peringatan 80 Tahun Pemkot Jambi, Bupati Anwar Sadat Resmikkan Sinergi Strategis : Tanjab Barat dan Kota Jambi Melangkah Bersama Wujudkan Kesejahteraan

Senin, 1 Juni 2026 - 19:06

Berdiri Sekian Tahun, BUMDesa Lampisi Diduga Tak Beri Manfaat Nyata, Aset dan Pendapatan Diduga Dikuasai Sepihak

Senin, 1 Juni 2026 - 14:30

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkab Tanjab Barat Tekankan Pengamalan Nilai Luhur Sebagai Kekuatan Hadapi Tantangan Global

Berita Terbaru