PLTA Kerinci Selain Menghasilkan Listrik Juga Bisa Menjadi Pencegah Banjir

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 20 Januari 2024 - 07:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI, Inspirasijambi.com – Selain menghasilkan energi listrik, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Kecamatan Batang Merangin Kabupaten kerinci dinilai juga bisa mengatur aliran air, yang juga bisa menjadi pencegah banjir.

Berdasarkan data yang dibeberkan PT. KMH (Kerinci Merangin Hidro,) dimana bendungan PLTA yang terletak di Batang Merangin, nantinya dapat difungsikan sebagai pengendali banjir (reduksi banjir) di hilir Sungai Batang Merangin dan sekitarnya untuk mengendalikan serta mencegah risiko banjir, pihaknya telah memasang sistem peringatan banjir di daerah hilir.

BACA JUGA :  Kades Hayat Hadiri Kegiatan Latihan Ceramah di Masjid Baitul Rahman Marosebo Ulu

Terkait hal itu, Manager PT KMH ASLORI ILHAM dikonfirmasi Rabu (17/1/2024) menegaskan, keterangan tersebut tak menjelaskan detail bagaimananya soal rencana konservasi air dan mitigasi risiko banjirnya.

BACA JUGA :  44 Pejabat Dilantik Bupati Batanghari, Berikut Nama-namanya

Menurutnya, jangan sampai ke depan malah menyebabkan konflik dan merusak lingkungan.

“Akhirnya terjadi bencana ekologis, seperti banjir, meski mereka mengklaim bisa menangkal, tetapi mestinya harus disebutkan maksudnya menangkal banjir tersebut,” Cetusnya.

Terpisah, salah satu pakar Hukum di kerinci Pahrudin Kasim juga mengatakan bahwa banjir yang melanda di kabupaten kerinci dan Sungai Penuh tiada lain sungai Batang Merao harus di kuras sampai ke Hulu.

BACA JUGA :  Hesti Haris Dorong Kreativitas dan Kualitas Produk Olahan Pangan

“Selain itu, sungai harus di Dam kiri kanan sehingga air bisa mengalir maksimal ke dalam Danau,” Katanya. (Merliyah)

Berita Terkait

Hari Ketujuh Karhutla Taman Nasional Berbak Sembilang: Medan Sulit dan Keterbatasan Air Uji Ketangguhan Tim Gabungan
Spesialis Curanmor Parkiran Masjid Dibekuk di Sarolangun
Petani Pematang Rahim Klaim Kuasai 25 Hektar Sejak 2009, Tegaskan Bukan Penyerobotan dan Tidak Tumpang Tindih HGU
Laporan Ketua LSM Gerak Indonesia Jambi Dugaan Pemalsuan Surat di Sarolangun Ditindaklanjuti, Polda Jambi Panggil Saksi
Narasi Medsos Keliru, Isu Ibadah di Sungai Rengas Sudah Selesai
PLN ULP Kuala Tungkal Bagian Ulu Lakukan Pemeliharaan Trafo, Warga Dihimbau Hindari Aktivitas di Bawah Jaringan Listrik
Sat Binmas Polda Jambi Sambangi Pemuda Merlung, Pererat Kemitraan Jaga Kamtibmas Desa
175 Titik Panas Terdeteksi di Jambi, Asap Karhutla Mengganggu Masyarakat
Berita ini 199 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:17

Hari Ketujuh Karhutla Taman Nasional Berbak Sembilang: Medan Sulit dan Keterbatasan Air Uji Ketangguhan Tim Gabungan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:05

Spesialis Curanmor Parkiran Masjid Dibekuk di Sarolangun

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:43

Petani Pematang Rahim Klaim Kuasai 25 Hektar Sejak 2009, Tegaskan Bukan Penyerobotan dan Tidak Tumpang Tindih HGU

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:31

Laporan Ketua LSM Gerak Indonesia Jambi Dugaan Pemalsuan Surat di Sarolangun Ditindaklanjuti, Polda Jambi Panggil Saksi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:02

Narasi Medsos Keliru, Isu Ibadah di Sungai Rengas Sudah Selesai

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:45

Sat Binmas Polda Jambi Sambangi Pemuda Merlung, Pererat Kemitraan Jaga Kamtibmas Desa

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:56

175 Titik Panas Terdeteksi di Jambi, Asap Karhutla Mengganggu Masyarakat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:47

Program Revitalisasi dan Dana BOS SLBN Merlung Diduga Dikelola Tidak Efisien, Material Kualitas Dipertanyakan

Berita Terbaru