TANJABBAR – Dugaan pencemaran sungai yang terjadi di Desa Suban, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang menjadi perbincangan hangat di masyarakat kini mendapat tanggapan resmi dari pihak Humas PT Fortius Ade. Pihak perusahaan membantah keras adanya keterlibatan dalam kasus tersebut dan memastikan tidak ada kebocoran limbah dari fasilitas mereka.
Menurut Humas PT Fortius Ade, saat ini 12 kolam penampungan limbah milik perusahaan berada dalam kondisi stabil dan terjaga dengan baik. “Kami sudah merespon terkait dugaan tersebut dan berkoordinasi melalui sekretaris Desa Suban, bahwasanya dari PT Fortius tidak ada membuang limbah ke sungai dan serta tidak ditemukan rembesan dari limbah kami dengan menyertakan dokumentasi sebagai pendukung informasi dari kami. Terimakasih,” ujarnya saat dikonfirmasi oleh awak media pada Ahad malam (1/3/2026).
Lebih lanjut, Humas PT Fortius Ade juga memaparkan bahwa perusahaan memiliki manajemen struktur pekerja yang baik dan terorganisir. Hal ini terlihat dari adanya tim khusus yang bertugas melakukan pengecekan rutin setiap hari terhadap level kolam limbah.
“Berikut pak, kita tiap hari ada tim yang mengecek level kolam limbah nya, jadi bisa kita pastikan tidak dari kami pak,” tutupnya







