TUNGKAL ULU – Tidak butuh waktu lama bagi Unit Resintel Polsek Tungkal Ulu untuk memecahkan kasus pencurian. Berbekal bukti rekaman kamera pengawas (CCTV), seorang pria berinisial TE (37) berhasil diringkus setelah mencuri sepeda listrik milik warga di Kelurahan Pelabuhan Dagang.
Peristiwa naas itu menimpa korban LI (36), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di RT 01 setempat. Pada Rabu pagi, 22 April 2026, sekitar pukul 06.00 WIB, korban terkejut saat menemukan sepeda listrik warna hijau tosca miliknya yang diparkir di teras rumah sudah raib tak berbekas. Kerugian yang diderita korban diperkirakan mencapai Rp 4.800.000.
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Tungkal Ulu, AKP Windy TK., S.H., M.H., langsung menggerakkan pasukan. Kanit Reskrim Ipda Geri Dave La Sitio beserta tim segera diturunkan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TPK) dan penyelidikan.
Langkah kepolisian membuahkan hasil manis setelah tim melakukan penelusuran rekaman CCTV di sekitar Masjid Aulya Pelabuhan Dagang. Dari rekaman tersebut, terlihat jelas gerak-gerik dua orang pria yang diduga kuat sebagai pelaku, yakni TE dan rekannya berinisial HI.
“Identitas sudah terpetakan jelas lewat CCTV. Kami langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan TE di wilayah Pelabuhan Dagang beserta barang bukti curiannya,” tegas AKP Windy.
Dalam penggerebekan tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti berupa satu unit sepeda listrik warna hijau tosca dan nota pembeliannya.
Saat ini, TE sudah diamankan di kantor Polsek Tungkal Ulu untuk menjalani proses hukum. Pelaku dijerat dengan Pasal 477 Ayat (1) huruf g UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP, yang mengatur tentang pencurian yang dilakukan secara bersama-sama, dengan ancaman hukuman yang cukup berat.
Pihak kepolisian juga tidak tinggal diam. Saat ini, tim penyidik terus melakukan pengembangan kasus untuk mengejar dan menangkap rekan pelaku lainnya yang masih buron.
Polisi mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan meningkatkan keamanan lingkungan, serta segera melapor jika melihat adanya aktivitas mencurigakan.







