Konflik Warga dan PT. KMH di Pintu Air PLTA Danau Kerinci Berakhir Damai

Avatar

- Redaksi

Selasa, 12 Agustus 2025 - 20:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci , inspirasi jambi – Upaya meredam konflik sosial terkait pembangunan pintu air (Regulating Weir) Danau Kerinci membuahkan hasil. Tim Terpadu (Timdu) Penanganan Konflik Sosial Kabupaten Kerinci bersama Polda Jambi menggelar rapat koordinasi (Rakor) di Aula Hotel Grand Kerinci, Senin (11/8/2025), yang menghasilkan sejumlah kesepakatan penting.

Rakor yang dipimpin langsung Ketua Timdu sekaligus Bupati Kerinci, Monadi, dihadiri Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol M. Edi Faryadi, Dir Intelkam Polda Jambi, Kapolres Kerinci, Kejari Sungai Penuh, Kodim 0417/Kerinci, Humas PT Kerinci Merangin Hidro (KMH), serta perwakilan masyarakat Desa Pulau Pandan dan Desa Karang Pandan.
Fokus pembahasan tertuju pada tuntutan kompensasi dan dampak lingkungan proyek yang digarap PT KMH.

BACA JUGA :  SMPN 9 Batanghari Latihan Persiapan Piala GSI Tahun 2024

Dalam berita acara yang ditandatangani bersama, disepakati tiga poin utama:
1. Kompensasi – Tuntutan Rp300 juta per kepala keluarga dari sebagian warga tidak dapat dipenuhi. PT KMH hanya menyanggupi Rp5 juta per kepala keluarga, yang akan disalurkan Timdu paling lambat 19 Agustus 2025.
2. Lingkungan – PT KMH berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan selama operasional Regulating Weir.
3. Kamtibmas – Warga diminta menjaga keamanan dan ketertiban, menghindari provokasi, dan mendukung kelancaran proyek.

BACA JUGA :  Penertiban PETI di Bungo, 2 Excavator Berhasil Diamankan

Bupati Kerinci Monadi menegaskan pentingnya stabilitas di tengah pembangunan strategis ini.
“Kami berharap kondisi tetap kondusif, terutama di Pulau Pandan dan Karang Pandan. Jangan sampai ada pihak yang terprovokasi isu menyesatkan. Mari bersama-sama mendukung pembangunan demi kemajuan Kerinci,” ujar Bupati Monadi.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Provinsi Jambi Kecam Keras Truk Batubara Pelanggar Aturan di Tanjab Barat, Minta Penertiban Tegas, Keselamatan Publik Jadi Prioritas

Dengan tercapainya kesepakatan ini, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat diharapkan dapat bergandeng tangan, memastikan proyek pintu air Danau Kerinci berjalan lancar dan membawa manfaat luas bagi daerah.(NAZARDIN SPN)

Berita Terkait

Bupati Anwar Sadat Dorong UMKM Naik Kelas, Produk Lokal Tembus Pasar Nasional
Bupati Anwar Sadat Buka Verifikasi DTSEN 2026: Pastikan Data Akurat, Bantuan Sosial Tepat Sasaran
Polres Tanjab Barat Sabet Tiga Penghargaan Humas Terbaik, Bukti Nyata Komitmen Polri Presisi
Gudang Berpagar Seng di Jambi Diduga Jadi Sarang BBM Ilegal, Warga Resah Terancam Bahaya Kebakaran!
SEKDA Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat
BUMDesa Lampisi Fakum, Ekskavator Tak Masuk Kas: PMD Akan Turun Gunung
Ketua BUMDesa Lampisi Mengaku Fakum 2 Tahun, Sewa Ekskavator Diduga Tidak Masuk Kas!
Bersama Ketua DPRD, Bupati Anwar Sadat Kukuhkan Prestasi: Tanjab Barat Raih WTP ke-8 Kali Berturut-turut
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:02

Bupati Anwar Sadat Dorong UMKM Naik Kelas, Produk Lokal Tembus Pasar Nasional

Senin, 8 Juni 2026 - 23:00

Bupati Anwar Sadat Buka Verifikasi DTSEN 2026: Pastikan Data Akurat, Bantuan Sosial Tepat Sasaran

Senin, 8 Juni 2026 - 22:56

Polres Tanjab Barat Sabet Tiga Penghargaan Humas Terbaik, Bukti Nyata Komitmen Polri Presisi

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:02

Gudang Berpagar Seng di Jambi Diduga Jadi Sarang BBM Ilegal, Warga Resah Terancam Bahaya Kebakaran!

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:37

SEKDA Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:40

Ketua BUMDesa Lampisi Mengaku Fakum 2 Tahun, Sewa Ekskavator Diduga Tidak Masuk Kas!

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:13

Bersama Ketua DPRD, Bupati Anwar Sadat Kukuhkan Prestasi: Tanjab Barat Raih WTP ke-8 Kali Berturut-turut

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:09

Sitaan Lobster Rp7 Miliar: Pelepasan Misterius, Media Pertanyakan Keterbukaan

Berita Terbaru