Pengerjaan Proyek Drainase di Merlung Dipertanyakan Banyak Pihak

Avatar

- Redaksi

Jumat, 25 April 2025 - 17:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJABBAR – Pengerjaan proyek drainase di Kelurahan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, patut dipertanyakan. Proyek yang menggunakan dana APBD Tanjab Barat TA 2025 ini tidak mencantumkan volume, kepanjangan, kedalaman, dan lebar proyek. (25/4/2025)

Hal ini diduga sebagai indikasi korupsi oleh kontraktor, karena tidak adanya informasi tentang panjang dan lebar proyek di papan informasi pekerjaan. Ketidaktransparan ini menimbulkan kecurigaan bahwa anggaran tersebut dianggap sebagai anggaran pribadi kontraktor.

BACA JUGA :  Pemerintah Kecamatan dan Desa di Wilayah Tanjab Barat Enggan Bermitra dengan Wartawan dan Kurangnya Keterbukaan ke Publik

Seorang pengawasan lapangan menyatakan bahwa tidak ada masalah jika panjang dan lebar tidak dituliskan karena tidak ada masyarakat yang komplain tentang hal ini. Namun, pernyataan ini patut dipertanyakan, karena transparansi dalam penggunaan anggaran daerah sangat penting.

BACA JUGA :  Patroli Unik, Kapolresta Jambi Tarik Rickshaw

Salah seorang warga Merlung berharap agar pengawasan yang berpotensi di bidang APBD memahami UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan transparansi dalam penggunaan anggaran daerah. Warga berharap agar pemerintah lebih transparan dalam penggunaan anggaran daerah dan mematuhi UU KIP.

BACA JUGA :  Tanjakan Maut di Tanjung Jabung Barat, Truk Trailer Melintang Lintas Timur Sempat Lumpuh

Pentingnya Transparansi
Dengan demikian, masyarakat dapat memantau dan mengawasi penggunaan anggaran daerah secara lebih efektif. Transparansi dalam penggunaan anggaran daerah sangat penting untuk mencegah korupsi dan memastikan bahwa anggaran digunakan untuk kepentingan masyarakat. (Jangcik)

Berita Terkait

ADA APA DENGAN DANA BOS SMPN 2 TANJAB BARAT? Dugaan Anggaran Boros Tak Berbekas, Mantan Kepsek Diduga Lakukan Pungli Ratusan Ribu Per Siswa!
BUMDESMA ASTAN JAYA BATANG ASAM BERASIL MENGELOLA KETAHANAN PANGAN.
Bendahara Desa Rawa Medang Akui Dana di Atas Rp 50 Juta Ditarik & Disimpan Langsung Oleh Kades
Dugaan Penyimpangan Dana Desa Rawa Medang, Kadis PMD Tegas: Kami Panggil Pekan Depan, Akan Selidiki & Libatkan Inspektorat!
Dugaan Penyimpangan Dana Desa Rawa Mefang, Kadis PMD Tegas: Kami Panggil Pekan Depan, Akan Selidiki & Libatkan Inspektorat!
Malam Perpisahan Kajari Anton Rahmanto, Pemkab Tanjab Barat Sampaikan Apresiasi Penuh Haru
Wabub Katamso Sambut Tim Kementerian Kehutanan, Mangrove Pangkal Babu Diproyeksikan Jadi Pilar Ketahanan Pesisir
Bupati Anwar Sadat Sambut Menkes dan Gubernur Jambi di RSUD kH Daud Arif, Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Daerah
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 15:33

ADA APA DENGAN DANA BOS SMPN 2 TANJAB BARAT? Dugaan Anggaran Boros Tak Berbekas, Mantan Kepsek Diduga Lakukan Pungli Ratusan Ribu Per Siswa!

Senin, 11 Mei 2026 - 13:07

BUMDESMA ASTAN JAYA BATANG ASAM BERASIL MENGELOLA KETAHANAN PANGAN.

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:04

Bendahara Desa Rawa Medang Akui Dana di Atas Rp 50 Juta Ditarik & Disimpan Langsung Oleh Kades

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:58

Dugaan Penyimpangan Dana Desa Rawa Medang, Kadis PMD Tegas: Kami Panggil Pekan Depan, Akan Selidiki & Libatkan Inspektorat!

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:55

Dugaan Penyimpangan Dana Desa Rawa Mefang, Kadis PMD Tegas: Kami Panggil Pekan Depan, Akan Selidiki & Libatkan Inspektorat!

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:59

Wabub Katamso Sambut Tim Kementerian Kehutanan, Mangrove Pangkal Babu Diproyeksikan Jadi Pilar Ketahanan Pesisir

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:55

Bupati Anwar Sadat Sambut Menkes dan Gubernur Jambi di RSUD kH Daud Arif, Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:16

PLN ULP Kuala Tungkal: Pekerjaan Peningkatan Jaringan, Pemadaman Terjadwal Sabtu 9 Mei 2026 Demi Layanan Lebih Andal

Berita Terbaru