Dugaan Penyimpangan Dana Desa Rawa Mefang, Kadis PMD Tegas: Kami Panggil Pekan Depan, Akan Selidiki & Libatkan Inspektorat!

Avatar

- Redaksi

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJAB BARAT – Isu pengelolaan keuangan Desa Rawa Medang, Kecamatan Batang Asam, yang diduga penuh penyimpangan mulai dari anggaran staf senilai Rp 134,4 juta yang dicurigai fiktif, pungutan iuran ke warga meski kas desa masih ada sisa, hingga hak guru ngaji yang tak dibayar selama 3 tahun, akhirnya mendapat tanggapan resmi dan tegas dari pihak berwenang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Muhammad Natsir, S. IP, angkat bicara secara langsung dan memastikan tak akan membiarkan masalah ini berlarut-larut tanpa kejelasan. Ia mengaku sudah bergerak cepat menindaklanjuti seluruh laporan dan pemberitaan yang mengguncang publik tersebut.

BACA JUGA :  LAM Kota Jambi Kecam Pembagian Kondom Gratis di Festival Indomaret: Tidak Sesuai dengan Norma dan Etika

Menurut penuturan Muhammad Natsir, S. IP, pihaknya sudah berkomunikasi dengan jajaran Pemerintah Desa Rawa Medang. “Kemarin saya sudah telepon, Pak Sekdes menjawab bahwa Kabid terkait sudah menghubungi Pak Kades. Dari informasi yang disampaikan pihak desa, mereka menyatakan apa yang dimuat di media itu tidak benar,” ujar Muhammad Natsir, S. IP, mengutip keterangan yang diterimanya.

Meski demikian, Muhammad Natsir, S. IP, menegaskan dirinya dan jajarannya tidak akan serta-merta percaya begitu saja pada penyangkalan tersebut. Ia menekankan, kebenaran harus dibuktikan lewat data dan dokumen nyata, bukan sekadar ucapan lisan.

“Kalau menurut informasi dari Pak Kabid, apa yang disampaikan di media itu tidak benar. Tapi jika ternyata faktanya benar terjadi, kami tetap akan proses tegas sesuai aturan yang berlaku!” seru Nasir dengan nada mantap. Saat dikonfirmasi pada Ahad (10/5/2026)

BACA JUGA :  Ngopi Bareng Jadi Ikon SWI, Diharapkan Diterapkan di Jambi

Lebih jauh ia menjelaskan, Dinas PMD memiliki fungsi utama sebagai pembina dan pengawas pengelolaan dana desa. Jika nanti ditemukan celah kecurangan, penyelewengan, atau ketidaksesuaian data, langkah hukum dan pemeriksaan mendalam tak akan ditunda.

“Kami dari Dinas PMD akan melaksanakan fungsi pembinaan untuk menelusuri lebih dalam nanti. Jika terbukti ada kecurangan, kami akan segera berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Inspektorat untuk dilakukan investigasi,” tegasnya.

Poin paling krusial disampaikan Nasir: Pemerintah Desa Rawa Medang sudah dipastikan akan dipanggil secara resmi dalam waktu dekat untuk mempertanggungjawabkan semua laporan keuangan yang menjadi sorotan.

BACA JUGA :  Zaila Zhafira, Siswi SD Al-Falah raih Juara Lomba Duta Pelajar Kota Jambi 2024

“Kami jadwalkan minggu depan akan memanggil langsung. Kami minta semua bukti, pertanggungjawaban, hingga SPG-SPG yang dimaksud dalam isu ini harus diperlihatkan dan dijelaskan secara rinci di hadapan kami,” pungkas Nasir.

Pernyataan tegas ini menjadi titik terang bagi masyarakat. Kini seluruh mata tertuju pada proses pemeriksaan yang akan digelar, serta menanti apakah kebenaran benar-benar akan terungkap utuh.

Narasumber yang mengetahui fakta sebenarnya terkait pengelolaan keuangan Desa Rawa Medang, menyatakan siap tampil untuk membuktikan kebenaran serta mendukung proses pengungkapan fakta sampai tuntas.

Berita Terkait

Dugaan Penyimpangan Dana Desa Rawa Medang, Kadis PMD Tegas: Kami Panggil Pekan Depan, Akan Selidiki & Libatkan Inspektorat!
Malam Perpisahan Kajari Anton Rahmanto, Pemkab Tanjab Barat Sampaikan Apresiasi Penuh Haru
Wabub Katamso Sambut Tim Kementerian Kehutanan, Mangrove Pangkal Babu Diproyeksikan Jadi Pilar Ketahanan Pesisir
Bupati Anwar Sadat Sambut Menkes dan Gubernur Jambi di RSUD kH Daud Arif, Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Daerah
PLN ULP Kuala Tungkal: Pekerjaan Peningkatan Jaringan, Pemadaman Terjadwal Sabtu 9 Mei 2026 Demi Layanan Lebih Andal
Bupati dan Wabub Tanjab Barat Dampingi Gubernur Jambi Tinjau Lokasi Kebakaran Teluk Nilau : Bantuan Mengalir
Dugaan Cabul di Tanjab Barat, Pria 34 Tahun Jadi Tersangka, Korban Remaja 19 Tahun
PT Velindo Aneka Tani Serahkan Rp 2,7 Miliar untuk Pembangunan Kebun Masyarakat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:58

Dugaan Penyimpangan Dana Desa Rawa Medang, Kadis PMD Tegas: Kami Panggil Pekan Depan, Akan Selidiki & Libatkan Inspektorat!

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:55

Dugaan Penyimpangan Dana Desa Rawa Mefang, Kadis PMD Tegas: Kami Panggil Pekan Depan, Akan Selidiki & Libatkan Inspektorat!

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:03

Malam Perpisahan Kajari Anton Rahmanto, Pemkab Tanjab Barat Sampaikan Apresiasi Penuh Haru

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:59

Wabub Katamso Sambut Tim Kementerian Kehutanan, Mangrove Pangkal Babu Diproyeksikan Jadi Pilar Ketahanan Pesisir

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:55

Bupati Anwar Sadat Sambut Menkes dan Gubernur Jambi di RSUD kH Daud Arif, Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Daerah

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:53

Bupati dan Wabub Tanjab Barat Dampingi Gubernur Jambi Tinjau Lokasi Kebakaran Teluk Nilau : Bantuan Mengalir

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:09

Dugaan Cabul di Tanjab Barat, Pria 34 Tahun Jadi Tersangka, Korban Remaja 19 Tahun

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:15

PT Velindo Aneka Tani Serahkan Rp 2,7 Miliar untuk Pembangunan Kebun Masyarakat

Berita Terbaru