Wabub Katamso Sambut Tim Kementerian Kehutanan, Mangrove Pangkal Babu Diproyeksikan Jadi Pilar Ketahanan Pesisir

Avatar

- Redaksi

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJAB BARAT, – Komitmen Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir kembali mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, S.A., S.E., M.E., menyambut langsung kedatangan Tim Verifikasi dan Asistensi Kementerian Kehutanan Republik Indonesia di Kawasan Wisata Mangrove Pangkal Babu, Desa Tungkal I, Kecamatan Tungkal Ilir, Selasa (05/05/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari proses verifikasi lapangan terhadap proposal usulan pengelolaan mangrove berkelanjutan yang diajukan Pemkab Tanjab Barat, sebagai upaya memperkuat ketahanan wilayah pesisir dari ancaman abrasi dan perubahan iklim.

Tim verifikasi dipimpin oleh Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga, Fahrizal Fitri, bersama Staf Ahli Menteri Bidang Revitalisasi Industri Kehutanan, Novia Widyaningtyas. Kehadiran tim ini disambut hangat oleh jajaran pemerintah daerah yang turut mendampingi peninjauan langsung ke area mangrove.

BACA JUGA :  Bupati HM. Syukur Berupaya Pengaspalan dan Pengerasan Jalan dari Desa ke Kota Secara Bertahap

Dalam sambutannya, Wabup Katamso menyampaikan apresiasi atas perhatian dan keseriusan pemerintah pusat dalam mendukung pengembangan mangrove di daerahnya.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran tim kementerian yang telah menempuh perjalanan panjang untuk melihat langsung kondisi di Pangkal Babu. Ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap daerah kami,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, daerah, akademisi, serta masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pengelolaan mangrove yang berkelanjutan dan berdampak luas.

BACA JUGA :  Bupati Sebut Pemda Komitmen Dukung Kemajuan Olahraga

“Kami berharap, melalui kunjungan ini, program pengembangan mangrove dapat segera direalisasikan. Ini bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga menyangkut kesejahteraan masyarakat pesisir,” tambahnya.

Sementara itu, Fahrizal Fitri mengaku terkesan dengan kondisi mangrove di Pangkal Babu yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan.

“Apa yang kami lihat di lapangan sesuai dengan paparan yang telah disampaikan sebelumnya. Kami sangat mendukung upaya ini, dan dalam waktu dekat akan ada keputusan terkait kelanjutan program ini,” ungkapnya.

Program yang diusulkan mencakup berbagai aspek strategis, mulai dari penguatan kebijakan dan kelembagaan, rehabilitasi ekosistem mangrove, hingga peningkatan ekonomi masyarakat sekitar melalui pengelolaan berbasis lingkungan.

BACA JUGA :  Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat Pemkab Tanjab Barat Bakal Rotasi Pejabat Secara Besar-besaran

Kunjungan ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya akademisi dari Universitas Jambi yang juga Kepala Pusat Lingkungan Hidup LPPM UNJA, Prof. Dr. Ir. Rosyani, M.S, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Disparpora, Sekretaris Dinas Perikanan, serta Ketua GOW Tanjung Jabung Barat.

Dengan adanya verifikasi ini, Mangrove Pangkal Babu diharapkan tidak hanya menjadi destinasi wisata unggulan, tetapi juga menjadi benteng alami yang mampu menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Berita Terkait

Diduga Surat Hibah Palsu, Firmansyah Serahkan Bukti ke Ditreskrimum Polda Jambi
PLN ULP Kuala Tungkal Tegaskan Bayar Listrik Tepat Waktu! Setiap Tanggal 20
Diduga Kayu Ilegal Melintas Bebas di Kenali Asam Bawah, Dikawal Udin
Asap Pekat Selimuti Lubuk Bernai, Kebakaran Diduga di Kawasan PT RHM Ancam Kesehatan Warga
Bumdesma Astan Jaya, Mitra BPJS ketenagakerjaan Tanjab Barat, Salurkan Santunan Jaminan Kematian RP42 Juta untuk Mustapa
Resmi Menjabat, Kasus Kematian Sifa Jadi PR Besar Kapolres Batanghari yang Baru
Tim Karhutla Polsek Tungkal Ulu Lakukan Groundcheck Hotspot di Desa Suban Batang Asam
Diduga Tanpa RKAB, Aktivitas Tambang ‘Pengusaha Lokal’ di Batanghari Ditengarai ‘NEMPEL’ AMDAL Perusahan Lain
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 13:05

Diduga Surat Hibah Palsu, Firmansyah Serahkan Bukti ke Ditreskrimum Polda Jambi

Kamis, 24 September 2026 - 09:05

PLN ULP Kuala Tungkal Tegaskan Bayar Listrik Tepat Waktu! Setiap Tanggal 20

Sabtu, 19 September 2026 - 15:40

Diduga Kayu Ilegal Melintas Bebas di Kenali Asam Bawah, Dikawal Udin

Jumat, 18 September 2026 - 20:49

Asap Pekat Selimuti Lubuk Bernai, Kebakaran Diduga di Kawasan PT RHM Ancam Kesehatan Warga

Jumat, 18 September 2026 - 13:36

Bumdesma Astan Jaya, Mitra BPJS ketenagakerjaan Tanjab Barat, Salurkan Santunan Jaminan Kematian RP42 Juta untuk Mustapa

Selasa, 15 September 2026 - 08:01

Tim Karhutla Polsek Tungkal Ulu Lakukan Groundcheck Hotspot di Desa Suban Batang Asam

Jumat, 11 September 2026 - 18:37

Diduga Tanpa RKAB, Aktivitas Tambang ‘Pengusaha Lokal’ di Batanghari Ditengarai ‘NEMPEL’ AMDAL Perusahan Lain

Jumat, 11 September 2026 - 07:38

Dugaan Pemalsuan Surat Tanah, DPD Gerak Indonesia Jambi Firmansyah Desak Polda Jambi Usut Tuntas

Berita Terbaru