Sigap! Pertamina EP Bantu Padamkan Lima Titik Kebakaran Lahan di Jambi

Avatar

- Redaksi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi masih membutuhkan kewaspadaan tinggi di tengah puncak musim kemarau. Kondisi ini mendorong berbagai pihak memperkuat kesiapsiagaan, termasuk Pertamina EP Jambi.

Dalam sepekan terakhir, tim Pertamina EP Jambi turut bergerak membantu pemadaman kebakaran lahan di sejumlah lokasi yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Field Manager Pertamina EP Jambi, Kurniawan Triyo Widodo mengatakan, respons cepat dilakukan sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk menjaga keselamatan masyarakat, lingkungan, serta memastikan fasilitas operasi tetap aman dari ancaman kebakaran.

“Kami terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi kemarau dan potensi kebakaran lahan. Ketika ada laporan maupun temuan titik api di sekitar wilayah operasi, tim kami langsung melakukan pengecekan dan berkoordinasi untuk membantu proses pemadaman agar api tidak meluas dan membahayakan masyarakat maupun fasilitas,” ujar Kurniawan.

BACA JUGA :  HUT Batanghari Ke 76, Bupati MFA Buka Ajang Nigh Fun Run

Dalam sepekan terakhir, tim Pertamina EP Jambi membantu melakukan pemadaman di sejumlah lokasi, yakni Purnama Kota Jambi, Kamis (20/8), Jalan Lintas Sumatera KM 34 dan di kawasan SMA 5 Bajubang, Kabupaten Batanghari, Sabtu (22/8). Selanjutnya di KM 29 Tempino serta Sebapo Kecamatan Mestong, pada Senin (24/8).

Kebakaran yang ditangani umumnya terjadi pada lahan berupa semak dan kebun. Sejumlah titik berada di sekitar fasilitas operasional Pertamina, sehingga membutuhkan respon cepat untuk mencegah api mendekati area fasilitas dan menimbulkan risiko yang lebih besar.

“Patroli menjadi salah satu kunci deteksi dini. Selain melalui pemantauan lapangan, kami juga menerima laporan dari masyarakat. Setiap informasi yang masuk kami tindak lanjuti dengan cepat karena dalam kondisi kemarau seperti sekarang, api dapat berkembang dengan cepat apabila tidak segera ditangani,” kata Kurniawan.

Untuk memperkuat respons terhadap potensi Karhutla, fungsi Health, Safety, Security and Environment (HSSE) Pertamina EP Jambi menyiagakan tiga unit fire truck di tiga titik strategis, yakni Kenali Asam, Bajubang, dan Petaling. Masing-masing titik ditempatkan satu unit fire truck yang dalam kondisi siap digunakan.

BACA JUGA :  DPRD Batang Hari Melakukan Studi Banding Ke Lintas Komisi Disnaker Tanjab Barat

Di tengah kondisi kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran, armada tersebut dipastikan selalu dalam kondisi siaga, termasuk ketersediaan air dan bahan bakar. “Fire truck kami siagakan dengan tangki air terisi dan bahan bakar dalam kondisi penuh. Tujuannya agar ketika ada laporan kebakaran, armada dapat segera bergerak tanpa menunggu persiapan ulang. Kecepatan respons sangat penting untuk mencegah api meluas,” ujar Kurniawan.

Kurniawan menegaskan bahwa penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, aparat, dan masyarakat menjadi faktor penting untuk mempercepat deteksi serta mencegah kebakaran berkembang menjadi bencana yang lebih luas.

BACA JUGA :  Instead of a Sports Fan, Become a Sports Participant

“Karhutla merupakan tantangan bersama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula langkah penanganan dapat dilakukan,” tutur Kurniawan.

Dengan kesiapsiagaan personel, patroli, serta penempatan armada pemadam di sejumlah titik, Pertamina EP Jambi memastikan dukungan terhadap upaya penanganan kebakaran lahan terus dilakukan, khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Tentang Pertamina EP (PEP) Jambi

PT Pertamina EP (PEP) Jambi Field merupakan salah satu wilayah kerja di bawah Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 yang menjalankan kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi di Provinsi Jambi. Kegiatan operasional PEP Jambi berada di bawah koordinasi dan pengawasan SKK Migas Perwakilan Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel). Area operasional PEP Jambi tersebar di tiga kabupaten/kota yang mencakup delapan kecamatan dan 26 desa.

Berita Terkait

Jumat Berkah, Perkumpulan Rengas Manfaat Sejahtera Salurkan Bagi Hasil Kebun Kelapa Sawit kepada 200 Anggota
Pereman Buntal Pelaku Pemerkosaan dan Perampokan Gadis Dibawah Umur Ditangkap Polisi Merlung
Kebakaran Lahan Perkebunan Sawit Koperasi Mitra PT Makin di Batang Asam Belum Padam Total, Kapten Inf M. Azhar Pimpin Pemadaman Pagi Ini
Cegah Ispa, Puskesmas Sungai Rengas Bagikan Masker Gratis Kepada Pengguna Jalan
Pemdes Sungai Puar Resmi Umumkan Pemenang Lomba Keindahan RT
Dipimpin Kapolsek AKP Gegar, Penurunan Bendera HUT RI Ke-81 Berjalan Lancar dan Khidmat
Pemandangan Memukau, Seribu Bendera Merah Putih Hiasi Jalanan Desa Sungai Puar
Meriahkan HUT RI Ke-81, Turnamen Domino Sukses Digelar di Simpang Sungai Rengas
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:37

Hadir di Bungo, Wabup Bakhtiar Lihat Potensi Wisata

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:24

Pemkab Batanghari Komitmen Perlindungan Hukum Kepada Tenaga Pendidik

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:53

Pemkab Batanghari Komitmen Cegah dan Percepatan Penurunan Stunting

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:24

Malam Penuh Kekhusyukan: Bupati Fadhil Arief Hadiri Renungan Suci di TMP Sridadi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:13

Khidmat di Bawah Terik Matahari, Pemkab Batanghari Sukses Gelar Upacara Pengibaran Bendera HUT RI ke-81

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:02

Sikapi Geng Motor, Pemkab Batanghari Gelar Rakor

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:05

Gubernur Al Haris: Museum Sriwijaya Dharmakirti Rekam Jejak Peradaban Masa Lalu Provinsi Jambi Secara Utuh

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:00

Gubernur Al Haris Dampingi Menteri Kebudayaan RI Beri Kuliah Umum di UNJA

Berita Terbaru

Advertorial

Hadir di Bungo, Wabup Bakhtiar Lihat Potensi Wisata

Senin, 31 Agu 2026 - 18:37