Mark Up Anggaran Revitalisasi SMAN 12 Tanjab Barat, Penggunaan BOS Tak Transparan dan Rangkap Jabatan Menimbulkan Pertanyaan

Avatar

- Redaksi

Senin, 5 Januari 2026 - 11:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAnjab Barat  – Program Revitalisasi SMAN 12 Tanjab Barat yang dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2025 diduga mengalami mark up anggaran, sementara penggunaan Dana Operasional Sekolah (BOS) juga menjadi sorotan karena kurang transparansi.

Papan informasi penggunaan BOS di dinding luar sekolah hanya disajikan secara global, tanpa rincian, membuat wali siswa dan masyarakat sulit melakukan pengawasan.

BACA JUGA :  Kades Lubuk Bernai Hadiri Buka Bersama Forkopimcam di Polsek Tungkal Ulu

Selain itu, pelaksanaan program revitalisasi dinilai melanggar aturan.

Ketua Panitia Revitalisasi dipilih secara individu oleh Kepala Sekolah tanpa proses yang terbuka. Lebih lanjut, posisi tersebut dipegang oleh orang yang merangkap Ketua Komite Sekolah dan Sekretaris Desa – tiga jabatan sekaligus – yang dinilai bertentangan dengan Peraturan Pemerintah, menurut seorang sumber dari LSM yang enggan disebutkan nama.

BACA JUGA :  Kader PKK Desa Sungai Ruan Ilir Budayakan Tradisi Berkebun Sayuran

Upaya konfirmasi kepada Kepala Sekolah dan Ketua Panitia belum membuahkan hasil, karena tidak ada tanggapan melalui WhatsApp.

BACA JUGA :  Gala Dinner Bersama Bupati Batang Hari: JSFL Wadah Lindungi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba dan Judi Online

Masyarakat mengimbau Dinas Pendidikan terkait untuk segera mengambil tindakan terkait ketidakstabilan penggunaan BOS dan ketidakpatuhan dalam pelaksanaan program revitalisasi.

Berita Terkait

Gudang Berpagar Seng di Jambi Diduga Jadi Sarang BBM Ilegal, Warga Resah Terancam Bahaya Kebakaran!
SEKDA Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat
BUMDesa Lampisi Fakum, Ekskavator Tak Masuk Kas: PMD Akan Turun Gunung
Ketua BUMDesa Lampisi Mengaku Fakum 2 Tahun, Sewa Ekskavator Diduga Tidak Masuk Kas!
Bersama Ketua DPRD, Bupati Anwar Sadat Kukuhkan Prestasi: Tanjab Barat Raih WTP ke-8 Kali Berturut-turut
Sitaan Lobster Rp7 Miliar: Pelepasan Misterius, Media Pertanyakan Keterbukaan
Peringatan 80 Tahun Pemkot Jambi, Bupati Anwar Sadat Resmikkan Sinergi Strategis : Tanjab Barat dan Kota Jambi Melangkah Bersama Wujudkan Kesejahteraan
Berdiri Sekian Tahun, BUMDesa Lampisi Diduga Tak Beri Manfaat Nyata, Aset dan Pendapatan Diduga Dikuasai Sepihak
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:02

Gudang Berpagar Seng di Jambi Diduga Jadi Sarang BBM Ilegal, Warga Resah Terancam Bahaya Kebakaran!

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:37

SEKDA Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:36

BUMDesa Lampisi Fakum, Ekskavator Tak Masuk Kas: PMD Akan Turun Gunung

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:40

Ketua BUMDesa Lampisi Mengaku Fakum 2 Tahun, Sewa Ekskavator Diduga Tidak Masuk Kas!

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:13

Bersama Ketua DPRD, Bupati Anwar Sadat Kukuhkan Prestasi: Tanjab Barat Raih WTP ke-8 Kali Berturut-turut

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:04

Peringatan 80 Tahun Pemkot Jambi, Bupati Anwar Sadat Resmikkan Sinergi Strategis : Tanjab Barat dan Kota Jambi Melangkah Bersama Wujudkan Kesejahteraan

Senin, 1 Juni 2026 - 19:06

Berdiri Sekian Tahun, BUMDesa Lampisi Diduga Tak Beri Manfaat Nyata, Aset dan Pendapatan Diduga Dikuasai Sepihak

Senin, 1 Juni 2026 - 14:30

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkab Tanjab Barat Tekankan Pengamalan Nilai Luhur Sebagai Kekuatan Hadapi Tantangan Global

Berita Terbaru