Dugaan Mark Up Anggaran DAU Kelurahan Rantau Badak: Camat Akui Beri Teguran Berulang Kali

Avatar

- Redaksi

Senin, 8 Desember 2025 - 11:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjab Barat – Dugaan praktik mark up anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) kembali mencuat di Kelurahan Rantau Badak, Kecamatan Muara Papalik, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Proyek jalan rigid beton senilai Rp 483.975.000 yang berlokasi di RT.04, dengan volume 239×4,52×0,2x/1075 meter, diduga kuat tidak sesuai dengan Rincian Anggaran Belanja (RAB) yang telah ditetapkan.

Indikasi mark up semakin menguat setelah ditemukannya penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi.

Alih-alih menggunakan semen Padang seperti yang seharusnya, proyek tersebut justru menggunakan semen Tiga Roda. Selain itu, sirtu yang digunakan juga bercampur tanah, sebagaimana terekam dalam video yang diambil oleh seorang wartawan saat melakukan kontrol sosial di lokasi proyek.

BACA JUGA :  Masyarakat Kerinci Tumpah Ruah hadiri Pelantikan Tim Pemenangan Romi-Sudirman

A. Yani, Pelaksana Tugas (PLT) Kelurahan Rantau Badak, menunjukkan reaksi berang saat dikonfirmasi di kantornya. Ia bahkan mengancam akan melaporkan wartawan yang mengambil video tersebut ke Polsek Merlung dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Camat Muara Papalik, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Senin, 8 Desember 2025, mengakui bahwa dirinya telah berulang kali memberikan teguran terkait penggunaan anggaran yang tidak sesuai. “Jika ada temuan penggunaan anggaran yang tidak sesuai di kelurahan maupun desa, saya selalu memberikan teguran. Namun, terkadang teguran saya tidak diindahkan. Jika ada penggunaan anggaran yang tidak efisien dan tidak sesuai RAB, itu menjadi tanggung jawab mereka yang mengelola anggaran pemerintah,” ujarnya.

BACA JUGA :  Himbau masyarakat! Danramil Dan Kapolsek Tungkal Ulu Dikabarkan Lakukan Ini.

LSM Pusat Studi Pembangunan Republik Indonesia (PUSPA-RI) wilayah Provinsi Jambi menyatakan akan segera membuat laporan resmi ke dinas terkait mengenai dugaan mark up anggaran DAU tahun 2025 ini. Selain itu, LSM tersebut juga akan melaporkan temuan BPK-RI Jambi pada tahun 2024 terkait pengembalian anggaran sebesar Rp 200.000.000 yang dilakukan tanpa berita acara.

BACA JUGA :  Tok-Tok! AT Didenda Kambing, Atas Dugaan Pencemaran Nama Baik Ponpes Sholeh Al-Mubarok dan MWC NU Tungkal Ulu

Kasus ini menambah daftar panjang permasalahan pengelolaan anggaran di daerah. Masyarakat berharap pihak berwenang dapat segera bertindak tegas untuk menindaklanjuti dugaan penyimpangan ini dan memastikan anggaran negara digunakan secara efektif dan efisien untuk pembangunan. (JANGCIK)

Berita Terkait

Kualitas Udara Suban Sangat Tidak Sehat, Pelabuhan Dagang & Lubuk Kambing Tidak Sehat — Asap Sudah Masuk ke Dalam Rumah
Kabut Asap Meluas: Suban Dekati Zona Berbahaya, Pelabuhan Dagang Resmi Masuk Tidak Sehat
Klinik Keluarga Bertuah Hadirkan Layanan Kesehatan Lengkap & Perawatan Kecantikan Terkini di Tungkal Ulu
PLN ULP Kuala Tungkal Hadirkan Promo Tambah Daya Diskon 50%, Berlaku Hingga 31 Agustus 2026
Kualitas Udara Tanjab barat Sudah Berbahaya, SMK Negeri Libur Tapi SD Tetap Sekolah – Warga : Anak Kecil Justru Lebih Rentan!
Wakapolda & Danrem Turun Langsung Tinjau Posko Karhutla Tanjab Barat, Pastikan Semua Unsur Siaga Sedia
BMKG Catat 134 Titik Hotspot se-Jambi, Kabut Asap Tebal Selimuti Tungkal Ulu-Batang Asam
Kualitas Udara Pelabuhan Dagang Sekitar Masih di Ambang Tidak Sehat
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:16

Kualitas Udara Suban Sangat Tidak Sehat, Pelabuhan Dagang & Lubuk Kambing Tidak Sehat — Asap Sudah Masuk ke Dalam Rumah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:49

Kabut Asap Meluas: Suban Dekati Zona Berbahaya, Pelabuhan Dagang Resmi Masuk Tidak Sehat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:43

Klinik Keluarga Bertuah Hadirkan Layanan Kesehatan Lengkap & Perawatan Kecantikan Terkini di Tungkal Ulu

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:04

Kualitas Udara Tanjab barat Sudah Berbahaya, SMK Negeri Libur Tapi SD Tetap Sekolah – Warga : Anak Kecil Justru Lebih Rentan!

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:13

Wakapolda & Danrem Turun Langsung Tinjau Posko Karhutla Tanjab Barat, Pastikan Semua Unsur Siaga Sedia

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:33

BMKG Catat 134 Titik Hotspot se-Jambi, Kabut Asap Tebal Selimuti Tungkal Ulu-Batang Asam

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:35

Kualitas Udara Pelabuhan Dagang Sekitar Masih di Ambang Tidak Sehat

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:43

50 Titik Hotspot Terdeteksi di Tanjung Jabung Barat, Potensi Kebakaran SANGAT MUDAH

Berita Terbaru