PLT Lurah Rantau Badak Ancam Wartawan Saat Dikritik Soal Dugaan Mark Up Proyek Jalan Beton

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 6 Desember 2025 - 14:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJABBAR — Suasana memanas saat wartawan mencoba mengonfirmasi dugaan mark up anggaran proyek jalan rigit beton di Kelurahan Rantau Badak, Kecamatan Muara Papalik, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

A. Yani, Pelaksana Tugas (PLT) Lurah Rantau Badak, secara tiba-tiba mengeluarkan ancaman yang cukup keras, bahkan mengintimidasi wartawan yang tengah melakukan tugas peliputan.

Dalam suasana yang cukup tegang, A. Yani menegaskan akan melaporkan wartawan ke Polsek Merlung jika terus merekam proses pembangunan jalan tersebut.

“Kalau mau ambil video lagi, saya akan laporkan ke polisi, itu sudah mencemarkan nama baik saya,” ancamnya dengan nada keras.

BACA JUGA :  Indahnya Berbagi !! Kapolsek Tungkal Ulu, Gelar Pembagian Takjil Kepada Masyarakat.

Sikap tersebut menimbulkan kekhawatiran akan adanya upaya menghalang-halangi tugas jurnalistik yang seharusnya dilindungi oleh undang-undang.

Selain mengancam, A. Yani juga mengakui adanya temuan BPK-RI terkait pengembalian dana sebesar Rp. 200 juta ke kas negara.

“Dana itu sudah dikembalikan dan diketahui inspektorat, jadi tidak ada masalah.” kilahnya.

Namun, pertanyaan publik berita acara resmi pengembalian dana tersebut apakah sudah diterima pihak inspektorat? Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan tentang transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran.

BACA JUGA :  Bupati Fadhil Arief Hadiri Pengukuhan Dan Rapat Kerja Pimpinan Daerah Muhammadiyah.

“Jika uang tersebut sudah dikembalikan, harusnya masyarakat tau” sebut warga. Pada Sabtu (6/12/2025)

Sementara itu, media ini mendapatkan informasi dari pekerja di lokasi bahwa proyek jalan beton tersebut diduga mengalami mark up yang cukup mencolok.

Nilai anggaran sebesar Rp. 483.975.000 dengan volume 239 meter ini diduga tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.

Material semen yang digunakan, dikabarkan tidak memenuhi standar nasional, menggunakan semen Tiga Roda yang kualitasnya diragukan, bukan semen Padang yang lebih terpercaya. Bahkan, campuran sirtu bercampur tanah yang digunakan dipastikan tidak mampu menjamin kekuatan jalan dalam jangka panjang.

BACA JUGA :  PLN ULP Kuala Tungkal Kembali Salurkan Bantuan Sembako Jelang Idul Fitri, Wujudkan Kepedulian Dan Kebersamaan

Sementara itu Inspektorat Tanjab Barat belum dapat dikonfirmasi

Kasus ini menimbulkan pertanyaan besar tentang integritas pengelolaan anggaran dan keberanian pejabat setempat dalam menghadapi kritik.

Masyarakat menuntut agar aparat penegak hukum dan inspektorat segera melakukan penyelidikan menyeluruh agar tidak terjadi penyimpangan yang merugikan rakyat dan merusak kepercayaan publik.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan ketat terhadap penggunaan anggaran negara demi memastikan pembangunan yang transparan, akuntabel, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Pewarta: Jangcik

Berita Terkait

Gudang Berpagar Seng di Jambi Diduga Jadi Sarang BBM Ilegal, Warga Resah Terancam Bahaya Kebakaran!
SEKDA Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat
BUMDesa Lampisi Fakum, Ekskavator Tak Masuk Kas: PMD Akan Turun Gunung
Ketua BUMDesa Lampisi Mengaku Fakum 2 Tahun, Sewa Ekskavator Diduga Tidak Masuk Kas!
Bersama Ketua DPRD, Bupati Anwar Sadat Kukuhkan Prestasi: Tanjab Barat Raih WTP ke-8 Kali Berturut-turut
Sitaan Lobster Rp7 Miliar: Pelepasan Misterius, Media Pertanyakan Keterbukaan
Peringatan 80 Tahun Pemkot Jambi, Bupati Anwar Sadat Resmikkan Sinergi Strategis : Tanjab Barat dan Kota Jambi Melangkah Bersama Wujudkan Kesejahteraan
Berdiri Sekian Tahun, BUMDesa Lampisi Diduga Tak Beri Manfaat Nyata, Aset dan Pendapatan Diduga Dikuasai Sepihak
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:02

Gudang Berpagar Seng di Jambi Diduga Jadi Sarang BBM Ilegal, Warga Resah Terancam Bahaya Kebakaran!

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:37

SEKDA Hermansyah Letakkan Batu Pertama Pembangunan Mushola SMKN 1 Tanjab Barat

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:36

BUMDesa Lampisi Fakum, Ekskavator Tak Masuk Kas: PMD Akan Turun Gunung

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:40

Ketua BUMDesa Lampisi Mengaku Fakum 2 Tahun, Sewa Ekskavator Diduga Tidak Masuk Kas!

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:13

Bersama Ketua DPRD, Bupati Anwar Sadat Kukuhkan Prestasi: Tanjab Barat Raih WTP ke-8 Kali Berturut-turut

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:04

Peringatan 80 Tahun Pemkot Jambi, Bupati Anwar Sadat Resmikkan Sinergi Strategis : Tanjab Barat dan Kota Jambi Melangkah Bersama Wujudkan Kesejahteraan

Senin, 1 Juni 2026 - 19:06

Berdiri Sekian Tahun, BUMDesa Lampisi Diduga Tak Beri Manfaat Nyata, Aset dan Pendapatan Diduga Dikuasai Sepihak

Senin, 1 Juni 2026 - 14:30

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkab Tanjab Barat Tekankan Pengamalan Nilai Luhur Sebagai Kekuatan Hadapi Tantangan Global

Berita Terbaru