DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Pertama Penyampaian Nota Pengantar Ranperda

Avatar

- Redaksi

Selasa, 21 Mei 2024 - 07:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJABBAR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (DPRD Tanjabbar) menggelar Rapat Paripurna Pertama dalam rangka Penyampaian Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025 – 2045, Senin (20/05/24).

Kegiatan ini menjadi momen penting dalam upaya penyusunan RPJPD, yang akan menjadi landasan strategis bagi visi dan misi Kabupaten Tanjabbar dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Penyusunan RPJPD untuk periode 20 tahun ini disusun dengan berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) dan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), serta dijabarkan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

BACA JUGA :  Geruduk Polsek Marosebo Ulu, Koramil Mersam Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke 78 Tahun

Rapat terbuka untuk umum tersebut dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Ahmad Jahfar SH, serta dihadiri para Unsur Forkopimda, Pj Sekretaris Daerah, Pejabat Tinggi Pratama, Administrator dan Fungsional Lingkup Pemkab Tanjab, anggota DPRD dan insan pers.

Dalam sambutannya, Bupati Tanjab Barat, Anwar Sadat menyampaikan bahwa pembahasan Ranperda RPJPD bersama DPRD bertujuan untuk mendapatkan saran dan masukan guna mempertajam visi, misi, arah kebijakan, sasaran pokok beserta target pembangunan.

“Berdasarkan hasil pembahasan ini, yang dimuat dalam persetujuan bersama DPRD dan Kepala Daerah, akan menjadi bahan penyempurnaan Ranperda tentang RPJPD,” ujar Bupati.

BACA JUGA :  Kandang Ayam Tanpa Izin di Tanjab Barat: Bau Busuk dan Lalat Mengganggu, Masyarakat Merlung Terganggu

RPJPD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2025-2045 adalah dokumen perencanaan yang memberikan arah dan pedoman dalam merencanakan pembangunan jangka panjang di daerah. Dokumen ini diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam pengalokasian sumber daya secara efektif dan efisien, serta memastikan pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Bupati Tanjab Barat juga menekankan pentingnya kerja keras, kesatuan, dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta, untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

“Mewujudkan Indonesia Emas 2045, menjadikan Indonesia sebagai negara nusantara yang berdaulat, maju, dan berkelanjutan, adalah cita-cita besar bangsa Indonesia. Untuk mewujudkan visi ini, diperlukan sinergi dari semua pihak,” tegasnya.

BACA JUGA :  Ketua Dekranasda Batang Hari Zulva Fadhil Arief Tampil Di Fashion Show Wastra Jambi.

Penyusunan RPJPD di tingkat pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota, menjadi momen strategis yang hanya terjadi setiap 20 tahun sekali. Dokumen ini akan menjadi dasar bagi Kabupaten Tanjung Jabung Barat untuk mencapai kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan dalam jangka panjang.

Dalam kesempatan tersebut dilaksanakan juga Rapat Paripurna Kedua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam rangka penyampaian pemandangan umum anggota DPRD dengan membawakan suara fraksi – fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun Anggaran 2023. (..)

Berita Terkait

Kualitas Udara Suban Sangat Tidak Sehat, Pelabuhan Dagang & Lubuk Kambing Tidak Sehat — Asap Sudah Masuk ke Dalam Rumah
Kabut Asap Meluas: Suban Dekati Zona Berbahaya, Pelabuhan Dagang Resmi Masuk Tidak Sehat
Klinik Keluarga Bertuah Hadirkan Layanan Kesehatan Lengkap & Perawatan Kecantikan Terkini di Tungkal Ulu
PLN ULP Kuala Tungkal Hadirkan Promo Tambah Daya Diskon 50%, Berlaku Hingga 31 Agustus 2026
Kualitas Udara Tanjab barat Sudah Berbahaya, SMK Negeri Libur Tapi SD Tetap Sekolah – Warga : Anak Kecil Justru Lebih Rentan!
Wakapolda & Danrem Turun Langsung Tinjau Posko Karhutla Tanjab Barat, Pastikan Semua Unsur Siaga Sedia
BMKG Catat 134 Titik Hotspot se-Jambi, Kabut Asap Tebal Selimuti Tungkal Ulu-Batang Asam
Kualitas Udara Pelabuhan Dagang Sekitar Masih di Ambang Tidak Sehat
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:16

Kualitas Udara Suban Sangat Tidak Sehat, Pelabuhan Dagang & Lubuk Kambing Tidak Sehat — Asap Sudah Masuk ke Dalam Rumah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:49

Kabut Asap Meluas: Suban Dekati Zona Berbahaya, Pelabuhan Dagang Resmi Masuk Tidak Sehat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:43

Klinik Keluarga Bertuah Hadirkan Layanan Kesehatan Lengkap & Perawatan Kecantikan Terkini di Tungkal Ulu

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:04

Kualitas Udara Tanjab barat Sudah Berbahaya, SMK Negeri Libur Tapi SD Tetap Sekolah – Warga : Anak Kecil Justru Lebih Rentan!

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:13

Wakapolda & Danrem Turun Langsung Tinjau Posko Karhutla Tanjab Barat, Pastikan Semua Unsur Siaga Sedia

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:33

BMKG Catat 134 Titik Hotspot se-Jambi, Kabut Asap Tebal Selimuti Tungkal Ulu-Batang Asam

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:35

Kualitas Udara Pelabuhan Dagang Sekitar Masih di Ambang Tidak Sehat

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:43

50 Titik Hotspot Terdeteksi di Tanjung Jabung Barat, Potensi Kebakaran SANGAT MUDAH

Berita Terbaru