TANJAB BARAT — Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Thaha Jambi, BMKG, merilis data pemantauan titik panas (hotspot). Pada Senin, (24/8/2026), pukul 00.00–16.00 WIB.
Kabupaten Tanjung Jabung Barat tercatat sebagai salah satu wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak di Provinsi Jambi, dengan total 50 titik yang tersebar di tujuh kecamatan.
Sebaran Hotspot per Kecamatan:
1. Renah Mendaluh → 21 titik
2. Geragai → 9 titik
3. Batang Asam → 5 titik
4. Bram Itam → 4 titik
5. Pengabuan → 4 titik
6. Senyerang → 4 titik
7. Betara → 3 titik
Potensi Kebakaran: SANGAT MUDAH
Peta potensi kemudahan kebakaran BMKG menunjukkan seluruh wilayah Tanjung Jabung Barat berwarna MERAH — kategori SANGAT MUDAH terbakar. Kondisi cuaca panas, kering, dan berangin membuat api dapat menjalar dengan sangat cepat dan sulit dikendalikan. Beberapa titik tercatat di sekitar lokasi penambangan minyak dan perkebunan.
Data Pemantauan: Tingkat kepercayaan: Sebagian besar Sedang (30–79%), beberapa titik Tinggi (≥80%)
Sumber satelit: SNPP & NOAA20. Waktu deteksi: Pukul 01.34 hingga 15.37 WIB
BMKG mengingatkan Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat, Satgas Karhutla, Manggala Agni, TNI/Polri, perusahaan perkebunan, serta seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan tertinggi.
Patroli dinilai wajib diperketat, dan setiap titik api sekecil apa pun harus segera dipadamkan. Jangan menunggu api membesar — di kategori “Sangat Mudah”, kebakaran bisa meluas dalam hitungan menit.
Sumber: Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Thaha Jambi, BMKG — Forecaster: Benedy Fajar, S.Tr. Met







