Kabut Asap Meluas: Suban Dekati Zona Berbahaya, Pelabuhan Dagang Resmi Masuk Tidak Sehat

Avatar

- Redaksi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJAB BARAT — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin meluas dan mengkhawatirkan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Hasil pengukuran resmi dari dua Puskesmas pada Kamis, 27 Agustus 2026, menunjukkan kualitas udara di wilayah Suban mendekati zona Berbahaya, sementara Pelabuhan Dagang secara resmi telah masuk kategori Tidak Sehat.

SUBAN — PM 2.5 Capai 262 µg/m³, Hampir Berbahaya

Pengukuran yang dilakukan Kepala Puskesmas Suban pada pukul 10.30 WIB menunjukkan angka yang sangat mengkhawatirkan:

Lokasi PM 2.5 PM 10 Status
Luar Gedung 262 µg/m³ 336 µg/m³ Sangat Tidak Sehat → Dekati Berbahaya!
Dalam Gedung 262 µg/m³ 345 µg/m³ Asap Sudah Masuk ke Dalam Ruangan!

BACA JUGA :  Disnaker Tanjab Barat Panggil Darurat ke Manager SPBU Merlung Soal Gaji yang Melanggar UMR, Masyarakat Tuntut Sanksi

“Pengukuran jam 10.30 hari ini, kategori tidak sehat mendekati berbahaya” ujar Kepala Puskesmas Suban.

PELABUHAN DAGANG — Resmi TIDAK SEHAT

Sementara itu, pengukuran Puskesmas Rawat Inap Pelabuhan Dagang pada pukul 10.07 WIB juga mencatat penurunan kualitas udara yang signifikan:

Lokasi PM 2.5 PM 10 Status
Luar Gedung 98 µg/m³ 158 µg/m³ TIDAK SEHAT
Dalam Gedung 92 µg/m³ 145 µg/m³ Tidak Sehat (Populasi Sensitif)

Dari kedua hasil pengukuran, ditemukan satu fakta yang sama-sama mengkhawatirkan:

Angka polusi di DALAM gedung hampir sama dengan di LUAR gedung!

BACA JUGA :  Kades Fauzi Resmi Buka Pemdes Cup 2026, Semarak Kemerdekaan Lewat Sepak Bola

Artinya, menutup pintu dan jendela saja tidak cukup lagi. Partikel asap halus sudah meresap ke dalam bangunan dan rumah warga.

IMBAAUAN UNTUK SELURUH WARGA TANJAB BARAT:

1. Wajib pakai masker N95/FFP2 saat keluar rumah — masker medis mulai kurang efektif

2. Anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita asma/penyakit paru — TETAP DI DALAM RUANGAN

3. Tutup rapat pintu & jendela, gunakan kipas atau pembersih udara jika ada

4. Kurangi aktivitas fisik berat di luar — tarik napas lebih cepat = lebih banyak polutan masuk

5. Perbanyak minum air putih & makanan bergizi untuk menjaga daya tahan tubuh

BACA JUGA :  Lomba PKK, Zulva Fadhil Kunjungi Rumah Bunda Kecamatan Marosebo Ulu

6. Segera ke Puskesmas jika mengalami sesak napas, batuk, pusing, atau mata perih

7. Pemerintah & Satgas Karhutla diminta segera bertindak tegas — setiap hari yang berlalu, semakin banyak wilayah yang terancam

Kabut asap tidak lagi sekadar mengganggu pandangan — sudah masuk ke dalam rumah dan mengancam kesehatan nyata.

Suban hampir masuk zona Berbahaya, Pelabuhan Dagang sudah Tidak Sehat. Jika kebakaran lahan tidak segera diatasi diperkirakan wilayah lain di Tanjung Jabung Barat akan menyusul.

“Warga berhak menghirup udara bersih. Jangan tunggu sampai semua wilayah masuk zona Berbahaya.”

Berita Terkait

Diduga Tanpa Izin? Galian C Milik Oki di Sungai Gelam Disorot, APH dan DLH Muaro Jambi Diminta Tak Diam Saja
Izin Pabrik Sawit di Simpang Sungai Rengas Diduga Langgar Perda Tata Ruang, Pemda Batanghari Dinilai Kontradiktif
Polres Batang Hari Bongkar Praktik Niaga BBM Pertalite Bersubsidi Ilegal
Truk Bara Milik Asril Diduga Nekat Melintas Meski Dokumen Belum Lengkap
PLN ULP Kuala Tungkal Hadirkan Diskon Tambah Daya 50% Sambut Hari Listrik Nasional ke-81
Ludes dalam Hitungan Menit, 1.000 Masker Gratis Ormas Pemuda Mudik Bersatu Diserbu Warga
Turun ke Jalan, SKK Migas-KKKS Jindi South Jambi B Bersama Ormas PMB Bagikan Masker di Pasar Sungai Rengas
Tanggap Darurat Kabut Asap, SKK Migas – KKKS Jindi South Jambi Salurkan Bantuan Masker ke Ormas Pemuda Mudik Bersatu
Berita ini 57 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:22

SKK Migas dan Pertamina EP Jambi Ajak Masyarakat Jaga Objek Vital Nasional

Senin, 28 September 2026 - 19:50

Paripurna DPRD Batanghari Mengenai Pemandangan Umum Fraksi RAPBD 2027

Jumat, 25 September 2026 - 19:54

Bupati dan DPRD Batanghari Sepakati Perubahan APBD 2026

Selasa, 8 September 2026 - 19:56

Bapemperda DPRD Batang Hari Kaji Mendalam Kebutuhan Perda 2026–2027

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:37

Hadir di Bungo, Wabup Bakhtiar Lihat Potensi Wisata

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:30

Kolaborasi Pemkab Batanghari bersama Bank BTN, Dukung Layanan Kesehatan

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:24

Pemkab Batanghari Komitmen Perlindungan Hukum Kepada Tenaga Pendidik

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:53

Pemkab Batanghari Komitmen Cegah dan Percepatan Penurunan Stunting

Berita Terbaru