Kualitas Udara Tanjab barat Sudah Berbahaya, SMK Negeri Libur Tapi SD Tetap Sekolah – Warga : Anak Kecil Justru Lebih Rentan!

Avatar

- Redaksi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJAB BARAT — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan kini sudah mencapai tingkat berbahaya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Hasil pengukuran resmi Dinas Kesehatan pada Rabu, 26 Agustus 2026, menunjukkan udara yang dihirup warga sudah tidak aman lagi, terutama di lima wilayah yang masuk kategori Berbahaya.

5 Wilayah Sudah BERBAHAYA

Kadar partikel debu halus (PM 2.5) di lima wilayah ini sudah melampaui ambang batas aman:

1. Bukit Indah — BERBAHAYA (angka tertinggi!)
2. Rantau Badak — BERBAHAYA
3. Merlung — BERBAHAYA
4. Suban — BERBAHAYA
5. Teluk Nilau — BERBAHAYA

Selain itu, wilayah lain juga tercatat Tidak Sehat hingga Sangat Tidak Sehat, Puwodadi, Pelabuhan Dagang, Sukarjo, dan Sungai Saren. Pusat kota Kuala Tunggal meski masih “Sedang”, angkanya terus naik dari pagi ke siang.

BACA JUGA :  Jhon Hendri Kepsek SDN Nomor 175/V Mengaku Takut Menindak Seorang Guru Yang Jual Laptop Sekolah

Sementara itu Renah Mendaluh dan Batang Asam — kecamatan yang setiap hari terdeteksi titik panas.

SMK Libur, SD Tetap Sekolah — Warga Bertanya-Tanya

Di tengah kondisi udara yang sudah berbahaya, muncul keanehan dalam kebijakan libur sekolah. Mulai 26 Agustus 2026, kegiatan belajar mengajar di SMK Negeri 6 Tanjab Barat dan disusul SMK Negeri lainnya diliburkan. Namun, Sekolah Dasar (SD Negeri) tetap berjalan seperti biasa.

Hal ini memicu pertanyaan besar di kalangan masyarakat, terutama para orang tua.

BACA JUGA :  Wabub Katamso Serahkan Bantuan Program GENTING Bagi Keluarga Beresiko Stunting di Kecamatan Muara Papalik

“Pelajar SMK itu kan sudah besar, badannya sudah kuat. Tapi pelajar SD itu anak-anak kecil, paru-parunya masih rentan! Yang diliburkan justru SMK, SD malah tetap sekolah. Ada apa sebenarnya? Apakah ada hubungannya dengan MBG?” ujar salah seorang warga.

Kadis Pendidikan: Masih Menunggu, dan Hanya Imbauan Pakai Masker

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Tanjung Jabung Barat saat dikonfirmasi mengaku belum menetapkan kebijakan libur, dan hanya mengeluarkan surat himbauan.

“Kami juga masih menunggu.” Katanya dan mengirimkan surat himbauan agar seluruh satuan pendidikan menggunakan masker untuk mengantisipasi dampak kabut asap, via whatsapp

BACA JUGA :  Pawai Gerak Jalan Meriahkan HUT RI Ke-79 di Marosebo Ulu

Anak-Anak Justru Paling Rentan

Secara medis, anak-anak usia SD justru lebih berisiko terkena dampak buruk kabut asap dibanding remaja atau dewasa. Paru-paru mereka masih berkembang, dan mereka bernapas lebih cepat sehingga menghirup lebih banyak polutan. Kebijakan yang membiarkan SD tetap sekolah sementara SMK diliburkan pun dinilai tidak konsisten dengan prinsip perlindungan kelompok paling rentan.

Warga berharap pemerintah segera mengambil keputusan yang adil dan bijak — melindungi seluruh warga, terutama anak-anak yang paling membutuhkan perlindungan dari udara yang sudah berbahaya ini.

Berita Terkait

PLN ULP Kuala Tungkal Hadirkan Promo Tambah Daya Diskon 50%, Berlaku Hingga 31 Agustus 2026
Wakapolda & Danrem Turun Langsung Tinjau Posko Karhutla Tanjab Barat, Pastikan Semua Unsur Siaga Sedia
BMKG Catat 134 Titik Hotspot se-Jambi, Kabut Asap Tebal Selimuti Tungkal Ulu-Batang Asam
Kualitas Udara Pelabuhan Dagang Sekitar Masih di Ambang Tidak Sehat
50 Titik Hotspot Terdeteksi di Tanjung Jabung Barat, Potensi Kebakaran SANGAT MUDAH
Kabut Asap Selimuti Kuala Tungkal, Bupati Anwar Sadat Turun Langsung Bagikan Masker Demi Lindungi Kesehatan Warga
Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat Desak Seluruh OPD Hingga Pemerintah Desa Diminta Bergerak Terpadu Sikapi Karhutla
Diduga Galian C Milik Tono Beroperasi di Lahan Pemerintah Bulian, Legalitas Dipertanyakan
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:37

PLN ULP Kuala Tungkal Hadirkan Promo Tambah Daya Diskon 50%, Berlaku Hingga 31 Agustus 2026

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:04

Kualitas Udara Tanjab barat Sudah Berbahaya, SMK Negeri Libur Tapi SD Tetap Sekolah – Warga : Anak Kecil Justru Lebih Rentan!

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:13

Wakapolda & Danrem Turun Langsung Tinjau Posko Karhutla Tanjab Barat, Pastikan Semua Unsur Siaga Sedia

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:33

BMKG Catat 134 Titik Hotspot se-Jambi, Kabut Asap Tebal Selimuti Tungkal Ulu-Batang Asam

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:35

Kualitas Udara Pelabuhan Dagang Sekitar Masih di Ambang Tidak Sehat

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:48

Kabut Asap Selimuti Kuala Tungkal, Bupati Anwar Sadat Turun Langsung Bagikan Masker Demi Lindungi Kesehatan Warga

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:14

Ketua Komisi II DPRD Tanjab Barat Desak Seluruh OPD Hingga Pemerintah Desa Diminta Bergerak Terpadu Sikapi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:58

Diduga Galian C Milik Tono Beroperasi di Lahan Pemerintah Bulian, Legalitas Dipertanyakan

Berita Terbaru