Kades Tanah Tumbuh Punggut Biaya Program Sertifikat Redistribusi Tanah

Avatar

- Redaksi

Minggu, 19 November 2023 - 17:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJABBAR – Kades Tanah Tumbuh, Kecamatan Renah Mendalauh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi akan dilaporkan kepada pihak berwajib lantaran secara nyata telah memunggut biaya pembuatan sertipikat redistribusi yang amat pantastis sebesar Rp 450.000/Porsil.

Yogi Kardila DPC LSM Panglima Junet Tanjab Barat membeberkan program redistribusi yang dikucurkan pemerintah melalui BPN Tanjung Jabung Barat seharusnya tidak dipungut biaya sebab semua alokasi anggaran sudah dibebankan Pada APBN.

BACA JUGA  Sejumlah Aktivis Sambangi Kantor SMK Negeri 4 Tanjung Jabung Barat ! Miris, Pihak Sekolah Terkesan Menghindar

“Kades Tanah Tumbuh ini sudah jelas lakukan pungli serta tak mengsukseskan Program Pemerintah,” katanya.

Dijelaskannya Pihak BPN sudah mensosialisakan ke setiap desa penerima redistribusi yang melibatkan semua unsur pemerintah tentu dengan harapan tak terjadi kesalahan.

“BPN Tanjab Barat secara tegas sudah mensosialisakan redistribusi kalau desa penerima dan terlibat langsung dengan warga dan unsur masyarakat setempat, ” Terang Yogi.

BACA JUGA  Tindak Lanjut Informasi Masyarakat, Kapolsek Tungkal Ulu Tutup Lokasi Judi Ikan

Kendati demikian Yogi akan membuat laporan secara resmi kepada pihak berwajib terkait punggutan yang memberatkan warga

“kita akan laporkan dengan berkas Dokumentasi penyalahgunaan dan Pungli yang dilakukan Kades Tanah Tumbuh ini” tutupnya.

Sementara itu salah satu warga Desa Tanah Tumbuh yang berinisial M membenarkan dipunggut Biaya sebesar Rp 450.000 ditambah pembuatan Sporadik Rp 150.000 dimana Pembayaran sudah dilakukan saat pengukuran.

BACA JUGA  Gawat! Pelaku Maling Di Rumah Warga Desa Lubuk Bernai Masih Berkeliaran

“Saya dan warga lainnya bayar, cuma saja saya harus lebih mahal lantaran tak memiliki Sporadik, jika punya hanya bayar Rp 450000/porsil” tuturnya.

Sampai berita ini diterbitkan kepala Desa Tanah Tumbuh Fendi tidak dapat dihubungi meski tim media ini sudah berkali-kali mendatangi kantor desa.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Diduga Security Hina Wartawan, Kini Tidak di Pekerjakan Lagi di PT. Palma Abadi
Diduga Mobil Gren Max Pelangsir Minyak Di SPBU Merlung Terbakar
Warga Inhil Nahrowi Sebut Pihak Kontraktor PT Duta Rama Pembangunan SMA Negeri 1 Tanah Merah Rugikan Dirinya Ratusan Juta Rupiah
Limbah Kelapa Sawit PT Fortius Cemari Sungai Tantang, Nasib Sawah Di Trans Suban Terancam
Usir Wartawan, PJs Kades Merlung Diganjar Sanksi Etik
Guru Honorer Bersama Anaknya Menjadi Korban Begal Di Jalan Pelayang Dusun Peninjauan, Pelaku Belum Terungkap
Penyidik Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat Bidik Mafia Pupuk Subsidi Di Batang Asam
Pemadaman Listrik Di Wilayah Ini, PLN ULP Kuala Tungkal Lakukan Pemeliharaan Jaringan
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 14:00

DPRD Gelar Paripurna Penyampaian Bupati Nota Pengantar Rancangan Perubahan KUA dan PPAS APBD TA 2024

Kamis, 11 Juli 2024 - 13:51

Bersama Ketua DPRD, Bupati Tanjabbar Hadiri Penyerahan LHP LKPP 2023

Kamis, 11 Juli 2024 - 13:37

Bupati Tanjabbar Minta OPD Tindaklanjuti Hasil Evaluasi Reformasi Birokrasi

Kamis, 11 Juli 2024 - 13:32

Bupati Dorong Dekranasda Tingkatkan Promosi Ekonomi Kreatif di Tanjabbar

Kamis, 11 Juli 2024 - 10:46

Buah Transformasi, PLN Raih Kinerja Terbaik Pada Tahun 2023

Senin, 8 Juli 2024 - 11:36

Tim U-15 Marosebo Ulu Berhasil Meraih Juara 1 Piala Askab PSSI Batanghari

Minggu, 7 Juli 2024 - 15:46

Kades Penyabungan bersama Putra Kandung Tampil Memukau di Kemeriahan Pesta Pernikahan di Renah Mandaluh

Minggu, 7 Juli 2024 - 00:32

Dr. Ir. H. Safrial, MS Beserta Istri Hj. Cici Halimah, SE Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 H

Berita Terbaru