Ramadhan di Batanghari: Kemacetan Jalur Batu Bara Mencekik, Warga Terjebak dari Sahur hingga Pagi, Pihak Berwenang Diam Saja?

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 07:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batanghari – Pertengahan bulan suci Ramadan yang seharusnya menjadi momen ketenangan dan ibadah bagi umat Muslim, justru berubah menjadi siksaan tak berujung bagi warga Kabupaten Batanghari, Jambi. (7/3/2026)

Kemacetan panjang yang kembali melanda jalur angkutan batu bara di wilayah Muara Bulian bukan sekadar gangguan lalu lintas, melainkan sebuah ketidakadilan yang terus berulang dan tak kunjung ada solusi.

Antrean kendaraan mengular panjang membentang berkilometer, mulai dari Kelurahan Sridadi hingga Desa Tenam. Truk-truk angkutan batu bara memenuhi seluruh jalur, bercampur aduk dengan kendaraan pribadi hingga membentuk antrean tiga lapis yang padat sesak. Arus lalu lintas tidak berjalan lambat, melainkan hampir terhenti total—seolah-olah jalan raya ini bukan milik publik, melainkan milik eksklusif industri batu bara yang tak peduli pada penderitaan orang lain.

BACA JUGA :  Bupati Fadhil Arief Lepas 175 Calon Jama'ah Haji Kabupaten Batanghari

Salah satu pengendara kendaraan pribadi menceritakan penderitaannya yang menyayat hati: ia sudah terjebak dalam kemacetan sejak pukul 03.00 WIB, saat waktu sahur yang seharusnya dinikmati dengan tenang bersama keluarga, hingga pagi hari tiba. Di dalam kendaraan yang terperangkap di antara deretan truk raksasa, sahur menjadi makanan yang dimakan dengan perasaan frustrasi, dan aktivitas pagi hari pun hancur lebur. “Kendaraan hampir tidak bergerak sama sekali. Kami terjebak di sini tanpa tahu kapan bisa keluar,” keluhnya dengan nada putus asa.

BACA JUGA :  Dugaan Mark Up Pembangunan Jalan Rabat Beton Desa Rantau Benar Jadi Sorotan Warga

Situasi ini bukan kejadian baru, melainkan masalah yang terus berulang dan menimbulkan kemarahan yang meledak-ledak dari para pengguna jalan. Warga yang hendak beraktivitas di pagi hari selama Ramadan merasa hak mereka atas akses jalan yang layak dan lancar telah diinjak-injak. Mereka tidak lagi hanya sekadar mengeluh, melainkan menuntut jawaban yang tegas.

Di mana pihak berwenang saat warga Batanghari tersiksa oleh kemacetan ini? Mengapa pengaturan lalu lintas yang seharusnya menjadi tanggung jawab mereka begitu lemah dan tidak konsisten? Apakah kepentingan industri batu bara lebih penting daripada kenyamanan dan hak hidup warga, terutama di bulan suci yang penuh berkah ini?

BACA JUGA :  Buntut Lakalantas Maut Yang Melibatkan PS dan Truk Logging di Tebing Tinggi, Warga Protes

Masyarakat tidak akan lagi menerima alasan yang tidak jelas. Mereka menuntut tindakan nyata dan segera: pengaturan lalu lintas yang tegas, terukur, dan berkeadilan.

Jika pihak berwenang tetap diam dan membiarkan masalah ini terus berlanjut, maka itu adalah bukti nyata ketidakpedulian mereka terhadap penderitaan rakyat. Kapan kemacetan mencekik ini akan berakhir? Warga Batanghari menunggu jawaban yang nyata, bukan janji kosong yang tak pernah terpenuhi.

Berita Terkait

Kabut Asap Meluas: Suban Dekati Zona Berbahaya, Pelabuhan Dagang Resmi Masuk Tidak Sehat
Klinik Keluarga Bertuah Hadirkan Layanan Kesehatan Lengkap & Perawatan Kecantikan Terkini di Tungkal Ulu
PLN ULP Kuala Tungkal Hadirkan Promo Tambah Daya Diskon 50%, Berlaku Hingga 31 Agustus 2026
Kualitas Udara Tanjab barat Sudah Berbahaya, SMK Negeri Libur Tapi SD Tetap Sekolah – Warga : Anak Kecil Justru Lebih Rentan!
Wakapolda & Danrem Turun Langsung Tinjau Posko Karhutla Tanjab Barat, Pastikan Semua Unsur Siaga Sedia
BMKG Catat 134 Titik Hotspot se-Jambi, Kabut Asap Tebal Selimuti Tungkal Ulu-Batang Asam
Kualitas Udara Pelabuhan Dagang Sekitar Masih di Ambang Tidak Sehat
50 Titik Hotspot Terdeteksi di Tanjung Jabung Barat, Potensi Kebakaran SANGAT MUDAH
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:49

Kabut Asap Meluas: Suban Dekati Zona Berbahaya, Pelabuhan Dagang Resmi Masuk Tidak Sehat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:43

Klinik Keluarga Bertuah Hadirkan Layanan Kesehatan Lengkap & Perawatan Kecantikan Terkini di Tungkal Ulu

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:37

PLN ULP Kuala Tungkal Hadirkan Promo Tambah Daya Diskon 50%, Berlaku Hingga 31 Agustus 2026

Rabu, 26 Agustus 2026 - 23:04

Kualitas Udara Tanjab barat Sudah Berbahaya, SMK Negeri Libur Tapi SD Tetap Sekolah – Warga : Anak Kecil Justru Lebih Rentan!

Selasa, 25 Agustus 2026 - 19:33

BMKG Catat 134 Titik Hotspot se-Jambi, Kabut Asap Tebal Selimuti Tungkal Ulu-Batang Asam

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:35

Kualitas Udara Pelabuhan Dagang Sekitar Masih di Ambang Tidak Sehat

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:43

50 Titik Hotspot Terdeteksi di Tanjung Jabung Barat, Potensi Kebakaran SANGAT MUDAH

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:48

Kabut Asap Selimuti Kuala Tungkal, Bupati Anwar Sadat Turun Langsung Bagikan Masker Demi Lindungi Kesehatan Warga

Berita Terbaru