Dugaan Mark Up Pembangunan Jalan Rabat Beton Desa Rantau Benar Jadi Sorotan Warga

Avatar

- Redaksi

Kamis, 19 Juni 2025 - 00:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJAB BARAT – Warga Desa Rantau Benar, Kecamatan Renah Mandaluh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat menyoroti pembangunan jalan Rabat Beton di Jalan Poros Pesantren Al-Fatah yang diduga memiliki mark up anggaran yang fantastis. Pembangunan jalan sepanjang 85 meter dan lebar 4 meter tersebut menghabiskan anggaran Dana Desa Rantau Benar Tahun 2025 sebesar Rp165.000.000.

Salah satu warga, M, mengungkapkan bahwa pembangunan jalan Rabat Beton tersebut sarat akan korupsi dan merugikan keuangan desa. Ia menghitung bahwa biaya per meter jalan Rabat Beton dengan lebar 4 meter mencapai Rp1,9 juta, yang dianggap sangat tinggi dan tidak wajar.

BACA JUGA :  Bupati Pimpin Pembangunan Jargas Rumah Tangga di Tanjab Barat

“Saya meyakini Kades Rantau Benar mengkorupsi Anggaran dengan Modus adanya Mark Up Dana yang amat Pantastis,” ungkap M. Pada Rabu (18/6/2025)

M juga mempertanyakan kualitas dan kuantitas pembangunan jalan Rabat Beton tersebut. Beberapa jalan Rabat Beton yang sudah dikerjakan dilaporkan sudah mengalami kerusakan, yang menunjukkan bahwa ketebalan dan mutu bangunan tidak sesuai standar.

BACA JUGA :  Bupati Tanjab Barat Kunjungi LAN Bandung Untuk Persiapan Seleksi Jabatan Eselon ll

“Cek ketebalan serta Kualitas, dan Kuantitas Jalan Rabat Beton tersebut tentu jauh dari kata Standar,” ungkapnya mengakhiri.

Warga mendesak instansi terkait untuk mengaudit keuangan Desa Rantau Benar selama dijabat oleh Kades Nyalim dan mengambil tindakan hukum jika ditemukan adanya penyalahgunaan dana desa.

“Pihak Hukum seharusnya cross chek terkait Dugaan Korupsi yang dilakukan Kepala Desa selama menjabat,” cetus warga lainnya.

BACA JUGA :  Diduga Kasat Lantas Polres Tanjung Jabung Barat Prank Jurnalis Tungkal Ulu, Oh! Terlalu

Warga berharap adanya tindakan nyata dari pihak hukum untuk menindaklanjuti dugaan korupsi tersebut.

“Warga Desa berharap betul ada Tindakan nyata dari pihak Hukum terhadap Nyalim, jika ada temuan jebloskan ke Dalam Sel,” tutupnya keras.

Kades Rantau Benar, Nyalim, belum bisa dikonfirmasi terkait dugaan penyalahgunaan dana desa selama menjabat.

Berita Terkait

Monetisasi Gas Sengeti, Tonggak Baru Ketahanan Energi dan Investasi Jambi
Mursyid Yusmar Sonsang Ukir Prestasi Diplomasi Pers Internasional di Undangan ACJA Tiongkok
Bupati Anwar Sadat Tegaskan Komitmen Tuntaskan Temuan BPK Seiring Disahkannya Pertanggungjawaban APBD 2025
Paripurna DPRD Tanjab Barat Sahkan Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemkab Siap Tuntaskan Temuan BPK
Bupati Anwar Sadat Resmikan Posyandu 6 SPM, Ubah Jadi Pusat Layanan Terpadu di Tanjab Barat
Bupati Tanjab Barat Tinjau Dermaga Apung Ambruk, Janji Perbaikan Segera
PETI Menggurita di Sungai Buluh Sejak 1998, Penegakan Hukum Dipertanyakan
Lima Personel Polsek Tungkal Ulu Berhasil Naik Pangkat Periode Juli 2026
Berita ini 140 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:16

Monetisasi Gas Sengeti, Tonggak Baru Ketahanan Energi dan Investasi Jambi

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:03

Mursyid Yusmar Sonsang Ukir Prestasi Diplomasi Pers Internasional di Undangan ACJA Tiongkok

Senin, 13 Juli 2026 - 23:30

Bupati Anwar Sadat Tegaskan Komitmen Tuntaskan Temuan BPK Seiring Disahkannya Pertanggungjawaban APBD 2025

Senin, 13 Juli 2026 - 23:25

Paripurna DPRD Tanjab Barat Sahkan Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemkab Siap Tuntaskan Temuan BPK

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:47

Bupati Anwar Sadat Resmikan Posyandu 6 SPM, Ubah Jadi Pusat Layanan Terpadu di Tanjab Barat

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:49

PETI Menggurita di Sungai Buluh Sejak 1998, Penegakan Hukum Dipertanyakan

Selasa, 30 Juni 2026 - 20:02

Lima Personel Polsek Tungkal Ulu Berhasil Naik Pangkat Periode Juli 2026

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:23

Firmansyah Ketua DPD GERAK INDONESIA Jambi Laporkan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan ke Polda Jambi

Berita Terbaru