Rakor Camat dan Lurah di Betara, Bupati Anwar Sadat Tekankan Sinkronisasi Program hingga Penanganan Sampah

Avatar

- Redaksi

Sabtu, 18 April 2026 - 09:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUALA TUNGKAL, – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), terus memperkuat koordinasi lintas wilayah dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Camat dan Lurah se-Kabupaten di Aula Bumdesma Kecamatan Betara, Jumat (17/04/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan program pembangunan daerah berjalan selaras hingga ke tingkat paling bawah.

Rakor tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat Anwar Sadat bersama Wakil Bupati Katamso, jajaran Asisten, staf ahli, pimpinan OPD, serta unsur Forkopimda dari Polres Tanjab Barat dan Kodim 0419/TJB.

Pelaksanaan rakor triwulanan kali ini terasa istimewa karena untuk pertama kalinya digelar di tingkat kecamatan. Langkah ini merupakan bagian dari strategi “jemput bola” pemerintah daerah dalam mempercepat realisasi program kerja hingga menyentuh masyarakat di tingkat kelurahan dan desa.

BACA JUGA :  Angka Kemiskinan di Tanjab Barat Tinggi, Cawabub Paslon 03 Hairan-Amin Sebut Mengelola Negara wajib Mengutamakan mengelola perut-perut Rakyat

Dalam arahannya, Bupati menegaskan pentingnya sinkronisasi antara visi dan misi daerah dengan program pembangunan nasional. Ia menyebut berbagai program prioritas seperti ketahanan pangan, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus dipahami dan dijalankan secara selaras oleh seluruh jajaran pemerintahan.

“Kita ingin memastikan seluruh program berjalan satu arah, mulai dari pusat hingga daerah, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Isu pengelolaan sampah menjadi salah satu fokus utama dalam rakor tersebut. Bupati mengungkapkan bahwa Tanjung Jabung Barat kini telah keluar dari status darurat sampah dan memasuki tahap pengawasan yang lebih terukur.

BACA JUGA :  Diduga Puluhan Tahun Gunakan Jalan Masyarakat, PT. MSJ enggan Perbaiki Jalan hingga Truk milik Masyarakat Jadi Korban

Sebagai langkah konkret, pemerintah daerah akan menutup sistem pembuangan akhir terbuka (open dumping) yang ditargetkan mulai Agustus mendatang. Selain itu, edukasi kepada masyarakat terkait pemilahan sampah dari sumber terus digencarkan, baik di lingkungan rumah tangga, perkantoran, hingga fasilitas umum.

Masyarakat juga didorong untuk mengelola sampah organik secara mandiri, salah satunya melalui metode pembuatan lubang kompos yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk alami bagi sektor pertanian.

Tak hanya itu, Pemkab Tanjab Barat juga memperkenalkan inovasi program 3K (Kandang, Kebun, dan Kolam) sebagai solusi terpadu dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memaksimalkan pemanfaatan lahan tidur di masyarakat.

BACA JUGA :  Jalan Lintas Timur Merlung Tanjab Barat Rusak Parah, Satu Truk Alami Kerugian

“Melalui program 3K, kita ingin mendorong kemandirian pangan berbasis potensi lokal di setiap wilayah,” tambah Bupati.

Menutup rakor, Bupati mengajak seluruh camat dan lurah untuk menjaga komitmen dan konsistensi dalam mengawal setiap program pembangunan. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh sinergi dan keseriusan seluruh jajaran pemerintahan di lapangan.

Dengan rakor yang semakin dekat ke wilayah kecamatan, diharapkan koordinasi dan implementasi program semakin efektif, sehingga manfaat pembangunan benar-benar dirasakan secara merata oleh masyarakat Tanjung Jabung Barat.

Berita Terkait

TNI dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Dasal-Pematang Pauh yang Rusak Parah
TANGGAPAN KETUA DPRD: Masalah Jalan Dasal-Pematang Pauh Akan Disampaikan ke Dinas PU, Diupayakan Masuk APBD-P 2026
JALAN LINTAS DASAL-PEMATANG PAUH Prioritas! Rusak Parah, Warga Banyak Jadi Korban Jatuh
SIDANG KI JAMBI: Kades Olak Mengaku Tak Terima Surat, LSM Gerak Banting Bawa Bukti Resi & Tanda Terima!
TERJADWAL! Kadis PMD Pastikan Pemanggilan Pemdes Rawa Medang Dilaksanakan Kamis-Jumat
ADA APA DENGAN DANA BOS SMPN 2 TANJAB BARAT? Dugaan Anggaran Boros Tak Berbekas, Mantan Kepsek Diduga Lakukan Pungli Ratusan Ribu Per Siswa!
BUMDESMA ASTAN JAYA BATANG ASAM BERASIL MENGELOLA KETAHANAN PANGAN.
Bendahara Desa Rawa Medang Akui Dana di Atas Rp 50 Juta Ditarik & Disimpan Langsung Oleh Kades
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 13:21

TNI dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Dasal-Pematang Pauh yang Rusak Parah

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:06

TANGGAPAN KETUA DPRD: Masalah Jalan Dasal-Pematang Pauh Akan Disampaikan ke Dinas PU, Diupayakan Masuk APBD-P 2026

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:38

JALAN LINTAS DASAL-PEMATANG PAUH Prioritas! Rusak Parah, Warga Banyak Jadi Korban Jatuh

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:38

SIDANG KI JAMBI: Kades Olak Mengaku Tak Terima Surat, LSM Gerak Banting Bawa Bukti Resi & Tanda Terima!

Senin, 11 Mei 2026 - 15:33

ADA APA DENGAN DANA BOS SMPN 2 TANJAB BARAT? Dugaan Anggaran Boros Tak Berbekas, Mantan Kepsek Diduga Lakukan Pungli Ratusan Ribu Per Siswa!

Senin, 11 Mei 2026 - 13:07

BUMDESMA ASTAN JAYA BATANG ASAM BERASIL MENGELOLA KETAHANAN PANGAN.

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:04

Bendahara Desa Rawa Medang Akui Dana di Atas Rp 50 Juta Ditarik & Disimpan Langsung Oleh Kades

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:58

Dugaan Penyimpangan Dana Desa Rawa Medang, Kadis PMD Tegas: Kami Panggil Pekan Depan, Akan Selidiki & Libatkan Inspektorat!

Berita Terbaru