Jalan Rigit Beton Seumur Jagung di Tebing Tinggi Retak, Kualitas Pembangunan Dipertanyakan

Avatar

- Redaksi

Kamis, 11 Desember 2025 - 15:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANJABBAR – Proyek pembangunan jalan rigit beton di Desa Sungai Keruh, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi yang baru saja selesai dikerjakan, kini menjadi sorotan.

Jalan yang baru seumur jagung justru mengalami kerusakan berupa retakan yang cukup signifikan. (11/12/2025)

Proyek yang bernama “Peningkatan Jalan Produksi Pertanian Kawasan Tebing Tinggi” ini, dengan nomor kontrak 03/PKS-PISEW/Cb651/2025, baru saja diresmikan pada 31 Desember 2025. Namun, pantauan di lapangan menunjukkan bahwa jalan sepanjang 222,36 meter dengan lebar 4 meter ini sudah mengalami retak di beberapa titik.

BACA JUGA :  Bupati MFA Hadiri Panen Raya Padi Sawah di Rantau Gedang

Menurut keterangan warga setempat, retaknya jalan ini sangat disayangkan. “Padahal jalan ini baru selesai dibangun, tapi sudah retak. Kami khawatir ini akan semakin parah kalau tidak segera diperbaiki,” ujar seorang petani yang enggan disebutkan namanya.

BACA JUGA :  DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna ke-lV, Tetapkan RPJMD 2025-2029 "Berkah Madani"

Proyek ini sendiri menelan anggaran sebesar Rp 500.000.000 (Lima Ratus Juta Rupiah) yang bersumber dari APBN. Dengan anggaran yang cukup besar, kualitas pengerjaan jalan ini pun dipertanyakan.

Pihak terkait, termasuk Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan Jambi serta Satuan Kerja Pelaksanaan Cipta Karya Provinsi Jambi, diharapkan segera mengambil tindakan untuk melakukan investigasi dan perbaikan.

BACA JUGA :  HUT Ke-79 Kemerdekaan RI, Pemkab Tanjab Barat Gelar Upacara di Alun-Alun Kota Kuala Tungkal

Masyarakat berharap agar jalan ini dapat segera diperbaiki agar aktivitas pertanian dan perekonomian di kawasan Tebing Tinggi tidak terganggu.

Pembangunan jalan ini merupakan bagian dari program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi (PISEW) yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan infrastruktur.

Namun, jika kualitas pengerjaan tidak diperhatikan, tujuan tersebut sulit untuk dicapai.

Berita Terkait

Kebakaran Lahan 4 Hektar di Pemayung Berhasil Dipadamkan, Tim Manggala Agni Batanghari Kembali ke Markas
Bupati Fadhil Arief Pastikan Gaji ke-13 dan ke-14 Cair untuk Seluruh ASN serta PPPK Batang Hari
Kapolres Muaro Jambi Turun Langsung Cek Karhutla Sungai Gelam, Penegakan Hukum Tetap Dijalankan
Mantan Kades Usman Fauzi Unggul Telak, Pemilihan BPD Lubuk Lawas Berjalan Luber-Jurdil
Kapolsek Tungkal Ulu Pimpin Langsung Pengecekan Titik Panas di Batang Asam
Pasca Dugaan Pelubangan Pipa di Kenali Asam, Pertamina EP Jambi Imbau Warga Jauhi Koridor Jalur Migas
Lembaga Adat Melayu Batang Asam Secara Tegas Menolak Segala Bentuk Prilaku LGBT
Sambut 17 Agustus, PLN ULP Kuala Tungkal Edukasi Keselamatan Pasang Bendera Dekat Jaringan Listrik
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:42

Kebakaran Lahan 4 Hektar di Pemayung Berhasil Dipadamkan, Tim Manggala Agni Batanghari Kembali ke Markas

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:05

Bupati Fadhil Arief Pastikan Gaji ke-13 dan ke-14 Cair untuk Seluruh ASN serta PPPK Batang Hari

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:20

Kapolres Muaro Jambi Turun Langsung Cek Karhutla Sungai Gelam, Penegakan Hukum Tetap Dijalankan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:04

Mantan Kades Usman Fauzi Unggul Telak, Pemilihan BPD Lubuk Lawas Berjalan Luber-Jurdil

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:02

Kapolsek Tungkal Ulu Pimpin Langsung Pengecekan Titik Panas di Batang Asam

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:27

Lembaga Adat Melayu Batang Asam Secara Tegas Menolak Segala Bentuk Prilaku LGBT

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:43

Sambut 17 Agustus, PLN ULP Kuala Tungkal Edukasi Keselamatan Pasang Bendera Dekat Jaringan Listrik

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:11

Pemkab Tanjab Barat Himbau Warga Kibarkan Bendera Merah Putih Serentak

Berita Terbaru