Camat Ismail Hadiri Pelepasan Siswa SDN 33/I Sungai Rengas

Avatar

- Redaksi

Rabu, 29 Mei 2024 - 09:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Marosebo Ulu Ismail Berikan Sambutan pada Pelepasan Siswa-siswi Kelas VI SDN 33/I Sungai Rengas Tahun Ajaran 2023-2024 (Foto/Istimewa)

Camat Marosebo Ulu Ismail Berikan Sambutan pada Pelepasan Siswa-siswi Kelas VI SDN 33/I Sungai Rengas Tahun Ajaran 2023-2024 (Foto/Istimewa)

BATANGHARI – Camat Marosebo Ulu Ismail menghadiri acara pelepasan siswa-siswi Kelas VI SDN 33/I Sungai Rengas tahun ajaran 2023/2024, pada Selasa (28/05/2024).

Sebanyak 74 Siswa-siswi SD Negeri 33/I dilepas, Acara digelar dihalaman sekolah yang berlangsung meriah.

Camat Marosebo Ulu Ismail dalam sambutannya mengucapkan selamat atas telah terlaksananya ujian anak kelas 6 yang telah dilaksanakan oleh para guru yang ada di SD Negeri 33/I Sungai Rengas ini.

“Semoga anak yang melaksanakan ujian akhir tersebut harapan kita, harapan para guru, harapan para orang tua dan harapan anak-anak kita sendiri mereka lulus semuanya dan dapat menindaklanjuti pendidikannya ke jenjang selangkah lebih tinggi yaitu bisa di tingkat SLTP sederajat,” Ujar Camat.

Lanjut Camat, dari pendidikan dasar ini tentu Besar harapan itu semua, kepada anak-anak yang telah selesai melaksanakan pendidikan dasarnya untuk terus meningkatkan kemampuan, dan sebagai orang tua selalu mendukung bagaimana bisa memahami apa yang menjadi cita-cita anak dan apa yang menjadi bakat anak-anak.

BACA JUGA :  Terciduk! Aksi Jual-Beli Minyak Dexlite Gunakan Puluhan Drum di SPBU Tebo Ilir

“Kita sebagai orang tua berharap berkoordinasi dengan anak berbicara dan hati ke hati, anak ini seharusnya mau sekolah dimana untuk tingkat yang lebih tingginya dan mau di arahkan kemana. Apalagi anak kita masuk pesantren, apa nanti masuk MTS, apa anak itu masukkan ke SMP, yang terpenting sedapat mungkin bicarakan dulu bagaimanapun pendidikan anak yang dipaksakan atas dasar kehendak orang tua kadang-kadang anak itu tidak akan mampu bertahan,” Kata Camat.

Dia menuturkan, banyak sekali anak-anak baru masuk sekolah, masuk pesantren banyak anak-anak itu setengah perjalanan di pesantren ujung-ujungnya minta dipulangkan namun tidak sanggup.

BACA JUGA :  Heboh! Warga Bungo Temukan Mayat Pria Tergantung di Pohon Karet

“Karena memang anak-anak pada awalnya tidak ingin masuk pesantren dia ingin masuk ke jenjang yang lain. Nah kalau memang anak-anak itu ingin masuk pesantren kita beri pengarahan agar anak-anak itu memang betah, di manapun jenjang pendidikan pada intinya semuanya baik yang penting bagaimana anak itu sekolah dan dapat menerima pembelajaran yang diberi oleh guru-guru,” Tuturnya.

Selain itu, Camat Ismail menyebutkan tema pelepasan siswa-siswi ini sangat bermakna, temanya perpisahan mengajar kita untuk menghargai bahwa setiap detik kebersamaan adalah anugerah yang tidak boleh disia-siakan.

“Kalau kita baca tema ini sangat mendalam, sangat-sangat mendalam, perpisahan mengajarkan kita untuk menghargai. Jadi dari tema ini kita berharap walaupun perpisahan ini terjadi pada hari ini Namun kita tetap menghargai bahwa perpisahan ini bukanlah akhir dari segalanya tapi dari mana anak-anak itu memulai kehidupan yang lebih kedepan lagi, bagaimana anak-anak itu mampu untuk berkolaborasi dengan kawan-kawannya yang nanti bertemu kemungkinan dan insya Allah itu pasti tidak semuanya dari murid-murid yang ada banyak campuran,” Ucapnya.

BACA JUGA :  Tidak Transparan, Anggota Koperasi Jelutih Makmur Merasa Dirugikan

Camat meyakini, apa yang telah diberikan guru-gurunya menempuh pendidikan di SD Negeri 33/I Sungai Rengas ini, guru-gurunya memberi dengan sebaik-baik mungkin orang tua mampu mengajar anak tapi belum tentu mampu mendidikkan anak.

“Guru yang sukses adalah guru yang mampu mendidik karena setiap manusia pasti mampu mengajar tapi belum tentu mampu untuk mendidik. Para guru ini kita serahkan anak kita, kita serahkan bulat-bulat kami yakin tidak ada yang namanya guru benci, semua guru itu sayang dengan anak-anak kita semua,” Ujar Camat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Waspada Pencurian Kabel PLN! Laporkan Langsung Lewat 123 atau Aplikasi PLN Mobile
PLN ULP Kuala Tungkal Gelar Edukasi Keamanan Listrik: dari Rumah Tangga Hingga Penanganan Musim Hujan
BONGKAR! Pengurus dan Bendahara KUD Karya Jaya Diduga Menggelapkan Dana Replanting 2025, Bendahara Bungkam
Kandang Ayam Tanpa Izin di Tanjab Barat: Bau Busuk dan Lalat Mengganggu, Masyarakat Merlung Terganggu
Polres Tanjab Barat Gelar Bakti Sosial Jelang Lebaran, Berikan Bantuan dan Baju Lebaran untuk Anak Panti Asuhan
Pemudik Terjebak Macet di Pasar Sungai Rengas, Petugas Berjuang Buka Titik Kunci
Ramadhan Penuh Berkah: PLN ULP Kuala Tungkal Bagikan Santunan untuk Anak Yatim di Panti Asuhan Budiman Tebing Tinggi
SKK Migas – Jindi South Jambi Perkuat Sinergi Dengan Media Lewat Buka Bersama
Berita ini 112 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:02

Waspada Pencurian Kabel PLN! Laporkan Langsung Lewat 123 atau Aplikasi PLN Mobile

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:10

PLN ULP Kuala Tungkal Gelar Edukasi Keamanan Listrik: dari Rumah Tangga Hingga Penanganan Musim Hujan

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:05

BONGKAR! Pengurus dan Bendahara KUD Karya Jaya Diduga Menggelapkan Dana Replanting 2025, Bendahara Bungkam

Senin, 23 Maret 2026 - 12:57

Kandang Ayam Tanpa Izin di Tanjab Barat: Bau Busuk dan Lalat Mengganggu, Masyarakat Merlung Terganggu

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:52

Ramadhan Penuh Berkah: PLN ULP Kuala Tungkal Bagikan Santunan untuk Anak Yatim di Panti Asuhan Budiman Tebing Tinggi

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:07

Jelang IdulFitri 2026, Pemkab Tanjab Barat Gelar Pasar Murah untuk Jaga Stabilitas Harga

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:02

Wabub Katamso Pastikan Kesiapan Tanjab Barat Sambut Idul Fitri 1447 H dalam Rakor Bersama Pemprov Jambi

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:27

Himbau Keras: Pedagang Pasar Sungai Rengas Dilarang Berjualan Dekat Jalan Aspal, Minimal 1,5 Meter dari Tepi!

Berita Terbaru