Hindari Serangan KKB, Pratu F Tewas Usai Terjun Ke Jurang 140 Meter.

Avatar

- Redaksi

Minggu, 23 April 2023 - 19:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta – Pratu F ditemukan gugur usai diserang kelompok kriminal bersenjata (KKB), dalam operasi pencarian pilot Susi Air Capt Philip Mark Marthens di Nduga, Papua Pengungan.

Ternyata Pratu F tidak tewas tertembak, melainkan terjun ke jurang sedalam 140 meter saat menghindari serangan KKB.

Kapuspen TNI Laksda Julius Widjojono mengatakan saat itu Pratu F bersama 35 prajurit lainnya dikepung KKB, saat mencoba menyelamatkan pilot Susi Air.

BACA JUGA :  Miris! Diduga Dua Warga Tanjab Barat di Tahan di Rutan Polsek Tebing Tinggi gegara Berondolan PT. Trimitra Lestari

” Dikepung dari atas, kiri, kanan, samping tebing. Nah mencoba menyerang, yang bawah itu ternyata ada surprise ” kata Julius (23/4/2023).

Sesaat setelahnya, para prajurit diserang KKB. Untuk menghindari serangan, pratu F pun terjun ke jurang setinggi 140 meter hingga meninggal dunia.

BACA JUGA :  GMNI Jambi dan Petani Mandiri Desa Purwodadi Bersatu : Lawan Dominasi PT TML dalam Sengketa Lahan yang Mengakar!

” Jadi escape-nya dia itu lompat ke jurang, tapi tidak ada luka tembak, senjata masih ada. Penyebab meninggalnya karena mencoba untuk escape dari serangan ” ujarnya.

Dalam peristiwa tersebut, dilaporkan lima prajurit gugur. Mereka yakni Pratu F, Pratu Ibrahim, Pratu M Arifin, Pratu Kurniawan, dan Prada Syukra.

BACA JUGA :  KPU Umumkan DSC Anggota DPRD TANJABBAR Pada Pemilu Tahun 2024.

Julius mengatakan, setelah insiden tersebut operasi pencarian pilot Susi Air masih terus dilanjutkan, hanya saja, status operasi di sana berubah menjadi siaga tempur seperti yang sudah disampaikan Panglima TNI (..)

Berita Terkait

GEDUNG DPRD BATANGHARI MEMANAS, RATUSAN BURUH PT MSS KEPUNG DEWAN, TOLAK PEMUTUSAN KONTRAK SEPIHAK BERAROMA INTERVENSI POLITIK
RATUSAN BURUH PT MSS MENGEPUNG PABRIK: BONGKAR INTERVENSI BUPATI & ANGGOTA DEWAN, IZIN PABRIK DIJADIKAN UTAK UTIK GANTI PIMPINAN SERIKAT!
Mobil Camat Muara Papalik Dikejar Anak Harimau, Warga Dihimbau Waspada! Diperkirakan Induknya Ada di sekitar
Waspada! Dua Pengendara Motor Diduga Coba Lakukan Aksi Jambret di Wilayah Tungkal Ulu
BUMDes Badang Sepakat Jual Elpiji di Atas HET, Pangkalan Atas Nama Anak Pengelola, Tak Transparan
PLN ULP KUALA TUNGKAL Lakukan Perluasan Jaringan, Pasokan Listrik Padam Terjadwal Demi Pelayanan Lebih Andal
Dugaan Manipulasi Tera & Penyimpangan Distribusi BBM, AWaSI Jambi Gelar Aksi Unjuk Rasa di SPBU Kebun Handil
Bawa BBM Ilegal, Pelaku Cabut Golok dan Aniaya Polisi Saat Patroli, Terancam 6 Tahun Penjara
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:35

GEDUNG DPRD BATANGHARI MEMANAS, RATUSAN BURUH PT MSS KEPUNG DEWAN, TOLAK PEMUTUSAN KONTRAK SEPIHAK BERAROMA INTERVENSI POLITIK

Senin, 25 Mei 2026 - 10:12

RATUSAN BURUH PT MSS MENGEPUNG PABRIK: BONGKAR INTERVENSI BUPATI & ANGGOTA DEWAN, IZIN PABRIK DIJADIKAN UTAK UTIK GANTI PIMPINAN SERIKAT!

Senin, 25 Mei 2026 - 08:09

Mobil Camat Muara Papalik Dikejar Anak Harimau, Warga Dihimbau Waspada! Diperkirakan Induknya Ada di sekitar

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:09

Waspada! Dua Pengendara Motor Diduga Coba Lakukan Aksi Jambret di Wilayah Tungkal Ulu

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:53

BUMDes Badang Sepakat Jual Elpiji di Atas HET, Pangkalan Atas Nama Anak Pengelola, Tak Transparan

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:42

Warga Desa Sungai Buluh Unjuk Rasa di DPRD Batang Hari, Tuntut PT JDR Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:40

DPRD Batang Hari Sambut Kunjungan Kerja DPRD Kapuas, Pererat Kerja Sama dan Bertukar Pengalaman

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:38

Komisi I dan II DPRD Batang Hari Gelar RDP, Pendalaman Pembahasan LKPJ Tahun Anggaran 2025

Berita Terbaru